Apakah Kembang Kol Warna Ungu dan Oranye Lebih Sehat Dari Kembang Kol Biasa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Umumnya kembang kol berwarna putih kekuningan atau kehijauan. Namun, tahukah Anda jika variasi kembang kol kini memiliki warna-warni lain yang lebih menarik hati? Ya, Bukan sulap bukan sihir, kenalkan kembang kol warna ungu dan orange.

Tapi tenang, keduanya adalah varian kembang kol alami bukannya produk rekayasa genetika atau sengaja dicelup pewarna berbahaya. Apa bedanya kol warna warni ini dengan kembang kol biasa? Baca terus untuk mengetahui jawabannya.

Dari mana asal kembang kol warna warni?            

Variasi warna ungu dan orange kembang kol ini sifatnya alami, bukan dari pewana makanan atau dicelup pewarna tekstil. Bukan pula merupakan produk “mutan” hasil kawin silang rekayasa genetik. Kembang kol warna warni mendapatkan warnanya yang indah dan menarik hati dari antosianin.

Antosianin adalah antioksidan flavonoid yang termasuk dalam kelompok antioksidan fenolat yang juga ditemukan pada kol ungu, wortel ungu, dan buah beri yang berwarna keunguan. Manfaatnya untuk melindungi pembuluh darah dari kerusakan dan mencegah destruksi kolagen, sebuah protein yang diperlukan untuk kulit sehat dan bercahaya.

Berbeda dengan kembang kol ungu, kembang kol oranye ini pertama kali ditemukan pada 1970 dan berasal dari rekayasa genetika antar bahan sayuran yang tinggi akan kandungan zat beta karoten atau vitamin A. Kandungan vitamin A dalam kembang kol orange 25 persen lebih tinggi daripada kol putih. Warna cerah yang dimiliki kembang kol oranye berasal dari karotenoid, yaitu nutrisi penting yang membantu menjaga kulit, selaput lendir, dan mata agar tetap sehat.

Bagaimana rasanya?

Kembang kol warna-warni pada dasarnya memiliki karakteristik yang sama dengan kembang kol putih dalam hal tekstur dan rasa. Dari segi rasa, kembang kol oranye memiliki julukan kol cheddar. Meskipun begitu, rasanya kembang kol jenis ini tidak seperti keju, tapi kol ini memiliki rasa yang sedikit manis dan bertekstur sedikit lebih creamy dan lembut dibanding kol putih biasa. Tidak jauh berbeda dengan kembang kol orange, kembang kol ungu memiliki rasa ringan dan sedikit manis dengan sedikit beraroma kacang.

Berbagai makanan bisa dibuat menggunakan kol ini. Kol berwarna ini bisa diolah dengan cara dikukus, direbus, dipanggang, dijadikan sup atau dijadikan olahan mashed kembang kol. Mainkan kreasi Anda dan hasilkan olahan kol berwarna ini jadi lebih menarik dan nikmat saat mengonsumsinya. 

Manfaat kesehatan kembang kol warna warni

Kandungan antosianin dan karotenoid yang berlimpah dalam kembang kol oranye maupun ungu dianggap sebagai salah satu nutrisi terpenting untuk kesehatan mata. Bahkan penelitian menunjukkan bahwa antosianin dapat membantu meringankan kondisi peradangan tertentu, seperti rheumatoid arthritis, karena sifat antiinflamasi dan antioksidannya yang kuat.

Namun perlu diingat, karotenoid dapat larut dalam lemak, artinya Anda akan mendapatkan manfaat kesehatan hanya jika makanan yang memiliki kandungan karotenoid juga mengandung beberapa lemak sehat tertentu.

Baik kembang kol biasa (putih), ungu, ataupun orange, ketiganya pada dasarnya sama-sama menawarkan manfaat baik untuk meningkatkan kesehatan Anda. Beberapa manfaat kesehatan kembang kol selain yang sudah disebutkan di atas adalah untuk melancarkan pecernaan, membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kekuatan tulang, menurunkan risiko kanker dan masih banyak lagi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Manfaat Terong untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

Terong sering disayur, digoreng, atau dijadikan sambal. Di balik nikmatnya, ternyata ada berbagai macam manfaat terong yang sayang jika dilewatkan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 30 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

10 Manfaat Beras Hitam, “Beras Terlarang” dari Cina

Jika Anda sudah beralih dari beras putih ke beras merah, selamat! Anda telah membuat perubahan sehat. Tapi tahukah Anda bahwa beras hitam lebih sehat lagi?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

6 Makanan Paling Sehat untuk Sarapan

Saat sarapan, yang penting bukan porsinya, tapi apa yang kita makan. Pastikan salah satu (atau lebih) makanan ini ada di menu makan Anda setiap pagi.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Tips Makan Sehat, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

6 Manfaat Asparagus Bagi Kesehatan, Termasuk untuk Pencernaan dan Diet

Pernah dengar sayur asparagus? Ternyata ada segudang manfaat asparagus yang baik untuk menunjang kesehatan tubuh di segala usia. Apa saja manfaatnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 16 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat buah stroberi

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makanan untuk penderita maag makanan untuk penderita asam lambung

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
bagaimana cara menghilangkan stres

9 Makanan yang Membantu Menghilangkan Stres

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
manfaat daun selada

6 Manfaat Daun Selada yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit