Panduan Diet Sebelum Menikah, Rahasia Tubuh Ideal Bagi Calon Pengantin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Persiapan sebelum menikah harus dilakukan dengan matang. Mungkin keperluan utama sudah terpenuhi dengan baik, tapi Anda tetap saja perlu mempersiapkan hal lain. Misalnya, mempercantik diri hingga melakukan diet sebelum menikah.

Ya, banyak calon pengantin yang melakukan berbagai diet supaya saat acara pernikahannya mereka tampak lebih menarik dan percaya diri. Lantas, bagaimana sih diet sebelum menikah yang sehat tapi bisa menjaga atau bahkan menurunkan berat badan dengan cepat? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Diet sebelum menikah yang bisa menurunkan berat badan

makanan terbaik untuk kesehatan jiwa

Semakin dekat dengan hari pernikahan, kadang membuat Anda tidak mau makan karena benar-benar menjaga makan. Namun, jangan sampai Anda mengurangi makan atau menerapkan diet ekstrem, sampai-sampai saat acara pernikahan Anda malah jatuh sakit.

Sebenarnya, untuk menurunkan berat badan dengan cara yang sehat dan aman, Anda harus melakukannya jauh-jauh hari. Tidak ada diet atau cara instan yang dapat membuat berat badan turun drastis.

Jadi, diet sebelum pernikahan memang harusnya dilakukan jauh-jauh hari. Lagi-lagi, tak ada diet khusus untuk para calon pengantin yang mau menurunkan berat badannya. Sama seperti diet untuk menurunkan berat badan lainnya, tentu Anda harus mengatur porsi makan sesuai dengan kebutuhan.

Hindari makanan berlemak, tinggi gula, serta kaya akan kalori. Alih-alih makan makanan tersebut, sebaiknya penuhi perut Anda dengan makanan yang penuh serat seperti buah, sayur, dan biji-bijian.

Bukan berarti Anda tidak boleh makan daging atau tiba-tiba menjadi penganut vegetarian, ya. Anda tetap bisa kok makan protein hewani, dengan syarat pilih yang renah lemak seperti ikan, daging ayam tanpa kulit, atau daging sapi tanpa lemak (gajih).

Tips supaya berat badan turun menjelang pernikahan

Pada dasarnya tidak ada patokan seperti apa diet sebelum menikah yang seharusnya. Tentu, apapun diet yang diterapkan dalam masa persiapan sebelum menikah, haruslah diet yang sehat dan aman.

Nah, berikut panduan diet sebelum menikah yang aman dan bisa Anda terapkan untuk membantu menurunkan berat badan.

Hindari makanan berkalori tinggi tetapi rendah zat gizi

Makanan tinggi lemak dan makanan tinggi gula yang ada dalam snack atau camilan biasanya mengandung kalori yang tinggi namun rendah zat gizi maupun serat. Makanan seperti inilah yang justru membuat Anda bukannya tambah langsing justru berat badan semakin meningkat.

Pilih makanan yang praktis dan cara mengolah yang praktis

Diet ini adalah rencana jangka pendek, Anda tidak punya banyak waktu untuk memilih milih sumber makanan baru yang tidak dikenal. Maka itu pilihlah makanan yang praktis. Makanan praktis ini bukan artinya makanan cepat saji atau makanan kemasan, melainkan makanan yang mudah ditemukan, dan mudah diolah.

Pilih saja makanan yang biasa Anda makan sehari-hari seperti wortel, pisang, mangga, apel, kangkung, tahu, tempe, dan lainnya masak dengan sederhana misalnya ditumis, direbus, dikukus. Selain itu, penting untuk Anda menerapkan makan dengan porsi sedikit tapi sering.

Makan buah dan sayur lebih banyak dari biasanya

Buah dan sayur merupakan sumber zat gizi penting bagi tubuh yang rendah kalori sehingga bisa menjaga berat badan Anda. Serat dalam sayur dan buah juga akan membuat Anda lebih tahan lapar, alhasil asupan yang masuk pun jadi tidak berlebihan.

Vitamin dan mineral dalam sayur dan buah juga bisa membantu melancarkan metabolisme di dalam tubuh sehingga proses pembakaran kalori bisa terjadi lebih optimal.

Bukan hanya membantu melancarkan metabolisme, vitamin dan mineral dalam sayur buah juga memberikan dampak yang lebih untuk kesehatan kulit Anda menjelang hari pernikahan.

Minum air putih, bukan minuman manis

Biarkan kalori Anda didapatkan dari makanan saja bukan dari minuman. Ini artinya, sebaiknya tidak usah memilih minuman manis atau berkalori, seperti minuman jus buah kemasan, teh manis kemasan, soft drink, dan lainnya.

Biarkan kalori diperoleh dari makanan Anda saja sehingga sebaiknya pilih air putih sebagai minuman Anda sehari-hari. Minum air putih minimal 8 gelas per hari.

Buat perencanaan tiap minggu

Agar tidak repot, buat perencanaan apa saja yang akan Anda makan. Setiap minggu sebaiknya isi dapur dengan bahan makanan yang sehat. Misalnya, isi camilan dengan kacang-kacangan, dan buah-buahan. Pastikan persedian protein rendah lemak seperti dada ayam, telur, ikan ada di dalam kulkas Anda.

Olahraga juga kunci dari persiapan sebelum menikah

manfaat olahraga tabata

Supaya diet sebelum menikah sukses bikin berat badan turun, Anda juga harus menerapkan pola hidup sehat, seperti olahraga rutin. Jangan hanya memangkas lemak dan kalori dari makanan saja, tapi juga dengan olahraga rutin setiap harinya.

Olahraga bukan hanya membantu membakar lemak tubuh, olahraga juga membantu mengurangi stres atau tekanan yang Anda dapatkan menjelang hari penting Anda. Dengan begitu, Anda merasa lebih bahagia dan lancar menjalani hari yang Anda nantikan.

Anda bisa bergabung di klub olahraga, berolahraga bersama teman, atau menggunakan personal trainer khusus.

Untuk mendapatkan penurunan berat badan yang lebih cepat, olahraga juga menjadi penentunya. Semakin intense olahraga yang Anda lakukan maka semakin besar peluangnya berat badan turun.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Langsung BAB Setelah Makan, Apakah Normal?

Banyak orang butuh waktu untuk mencerna makanan, namun ada juga yang langsung merasa ingin BAB setelah makan. Apakah ini normal? Benarkah bisa bikin kurus?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Berkebun Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Meski berpeluh keringat, berkebun ternyata punya segudang manfaat bagi kesehatan tubuh dan juga jiwa. Apa saja manfaat berkebun untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 31 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Dari Mana Lemak Dagu Berasal? Bisakah Dihilangkan?

Jika Anda berkaca, mungkin Anda melihat dagu Anda yang berlipat. Lipatan itu diakibatkan oleh lemak dagu. Sebenarnya, dari mana lemak dagu berasal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
diet alpukat

Mengenal Diet Alpukat, Betulkah Bermanfaat untuk Turun Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
pilihan beras untuk menurunkan berat badan

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit