Bisakah Teknik Mewing Memperbaiki Struktur Rahang?

    Bisakah Teknik Mewing Memperbaiki Struktur Rahang?

    Apakah Anda pernah mendengar istilah mewing? Beberapa waktu belakangan, teknik ini sedang populer hingga banyak orang yang mencoba melakukannya. Mewing dipercaya bisa memperbaiki bentuk wajah dan rahang. Namun, apakah itu benar? Dan amankah melakukan teknik ini?

    Apa itu mewing?

    dislokasi rahang

    Mewing adalah sebuah teknik yang diklain bermanfaat untuk memperbaiki gangguan muskuloskeletal pada bentuk rahang dan wajah.

    Teknik ini dilakukan dengan menempelkan lidah ke atas langit-langit mulut dan menahannya pada posisi tersebut sambil merapatkan bibir dan gigi.

    Dengan melakukan teknik tersebut, dipercaya bentuk rahang bisa telihat lebih tegas dan menjadi lebih sejajar dengan garis hidung.

    Ini karena posisi lidah yang berubah di dalam mulut bisa mengubah bentuk muka secara keseluruhan, terutama rahang.

    Beberapa orang juga mengklaim bahwa teknik mewing bisa membantu mengatasi rahang sakit, sleep apnea, sinusitis, dan kondisi kesehatan lainnya.

    Sementara itu, pada anak-anak, teknik ini dipercaya bisa membantu memperbaiki gangguan mengunyak dan berbicara.

    Istilah mewing berasal dari nama pencetus teknik ini, yaitu Dr. John Mew, seorang spesialis ortodonti atau praktisi ortotropik, beserta anaknya, Dr. Mike Mew, yang juga spesialis ortodonti.

    Ortotropik sendiri merupakan latihan yang berfokus pada mengatur bentuk rahang dan wajah melalui latihan wajah dan mulut.

    Mereka beranggapan bahwa jenis manusia modern memiliki rahang yang lebih kecil dibandingkan dengan nenek moyangnya atau manusia terdahulu.

    Maka dari itu, banyak yang memiliki gigi yang tidak rata dan menumpuk yang juga bisa menjadi penyebab rahang sakit. Bentuk wajah pun juga menjadi kurang indah.

    Keduanya berpendapat bahwa dengan melakukan teknik mewing, posisi gigi bisa menjadi lebih rata dan rahang lebih lebar, kuat, dan tegas.

    Cara aman melakukan mewing

    Cara melakukan teknik ini cukup beragam. Terlebih, sudah sangat banyak tutorial mewing wajah yang bisa dicari dengan mudah.

    Saat sedang tidak berbicara, kebanyakan orang melakukan teknik ini dengan membiasakan lidah mereka terus menempel pada langit-langit mulut, bukan berada di bawah bagian mulut.

    Orang yang sudah biasa melakukan teknik mewing lama-kelamaan akan secara otomatis meletakkan lidah pada posisi tersebut.

    Namun, perlu diingat bahwa teknik ini memiliki risiko, seperti yang telah disebutkan di atas. Untuk itu, sebaiknya pastikan cara mewing yang Anda lakukan aman dan benar.

    Berikut langkah-langkah melakukan mewing.

    1. Tutup mulut Anda.
    2. Gerakkan rahang Anda untuk agar posisi gigi bagian bawah berada di belakang gigi bagian atas.
    3. Tekan seluruh bagian lidah ke langit-langit mulut.
    4. Pastikan ujung lidah tepat berada di belakang gigi depat, tetapi tanpa menyentuh gigi

    Agar lebih mudah menemukan posisi yang tepat, beberapa orang menyarankan untuk coba membuat suara “ng”.

    Sementara beberapa orang lainnya juga ada yang mengatakan untuk lebih fokus membuang napas melalui hidung, bukan mulut.

    Adakah bahaya mewing?

    Rahang termasuk bagian tubuh dengan fungsi yang cukup rumit. Oleh karena itu, adanya perubahan pada rahang berisiko memengaruhi bagian tubuh lainnya.

    Artinya, meski teknik ini berhasil mengubah bentuk atau posisi rahang, perubahan ini juga bisa berpengaruh pada fungsi tubuh lainnya hingga dapat berbahaya dan menyebabkan gangguan lainnya, seperti berikut ini.

    Apakah ada manfaat mewing?

    rahang sakit saat makan

    Meski banyak orang yang telah mencobanya, belum ada penelitian resmi untuk membuktikan manfaat mewing dalam mengubah bentuk rahang atau manfaat lainnya.

    Bahkan, banyak peneliti meragukan adanya perubahan permanen yang dapat terjadi setelah melakukan mewing.

    Salah satu studi dalam Journal of Orofacial Pain menunjukkan bahwa perbedaan posisi lidah di dalam mulut cenderung tidak dapat memengaruhi aktivitas otot pada wajah.

    Beberapa penelitian memang menunjukan adanya hubungan posisi gigi dan lidah di dalam mulut dengan pertumbuhan rahang.

    Metode penanganan yang disarankan oleh para peneliti tersebut untuk memperbaiki bentuk rahang sebenarnya mirip dengan teknik mewing, tetapi dilakukan dengan makan makanan bertekstur keras atau mengunyah permen karet.

    Metode ini dipercaya efektif, terutama pada anak-anak. Latihan bernapas dan menelan juga disarankan untuk membantu meningkatkan pembentukan rahang pada anak-anak.

    American Association of Orthodontists juga tidak menyarankan teknik mewing, meski diketahui bahwa posisi lidah yang tepat di dalam mulut memang dapat mengubah bentuk wajah.

    Oleh karena belum adanya bukti untuk mendukung manfaat dan efektivitas teknik mewing, maka disarankan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter jika Anda ingin mencoba melakukan mewing.

    Alternatif cara yang lebih aman untuk memperbaiki rahang

    Agar lebih aman, Anda juga bisa mencoba teknik lain yang sudah terbukti dan aman untuk memperbaiki gigi dan rahang, di antaranya dengan penggunaan kawat gigi danalat latihan rahang.

    Beberapa dokter gigi atau spesialis ortodonti lainnya mungkin akan menyarankan teknik lain yang mirip dengan mewing.

    Namun, teknik tersebut biasanya merupakan tahap dari metode pengobatan tertentu yang sudah terbukti sehingga perlu dibarengi dengan cara pengobatan lain, bukan hanya melakukan teknik tersebut berulang kali

    Kesimpulan

    Mewing telah menjadi sangat populer di kalangan orang-orang yang ingin memperbaiki kesehatan pernapasan dan gigi, atau ingin memiliki rahang yang lebih menonjol. Meskipun beberapa penelitian memang membuktikan adanya masalah gigi dan rahang pada manusia modern, seperti rahang manusia menjadi lebih kecil, teknik ini belum terbukti secara ilmiah dapat mengatasi masalah tersebut. Oleh karena itu, lsebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter gigi sebelum Anda mencoba teknik mewing.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Damar Upahita

    General Practitioner · None


    Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 28/11/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan