Senang Melihat Orang Lain Menderita? Ini Alasannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Normalnya, Anda harusnya ikut senang melihat orang lain senang, dan sedih ketika melihat orang lain sedih. Namun, tidak dapat disangkal bahwa kita sering justru merasa senang melihat seseorang menderita atau tertimpa musibah. Contoh sederhananya saja kita yang mungkin kegirangan ketika melihat teman tiba-tiba tersandung dan jatuh di jalan. Apakah normal jika senang melihat orang lain susah?

Mengapa timbul rasa rasa senang melihat orang lain susah?

Perasaan senang saat melihat orang lain susah, menurut peneliti dari Department of Psychology Mercer University, dikenal dengan nama schadenfreudeSchadenfreude juga dapat diartikan sebagai “sukacita dalam kerugian”. Istilah ini diambil dari bahasa Jerman, yaitu “Schaden” yang berarti kerugian dan “Freude” berarti sukacita.  

Wilco W. van Dijk, dosen psikologi Universitas Leiden di Belanda, mengatakan bahwa orang yang menertawakan kesialan orang lain mungkin menganggap ada sesuatu dalam kejadian tersebut yang menguntungkan bagi dirinya sendiri. Mungkin juga mereka merasa lebih baik atau lebih beruntung daripada yang tertimpa kemalangan.

Contoh sederhananya adalah saat menonton komedi di televisi. Melihat pelawak yang mengolok-olok rekannya, Anda mungkin jadi tertawa terbahak-bahak karenanya. Reaksi ini muncul karena Anda merasa skenario itu sengaja dibuat untuk menghibur, yang tentu akan menguntungkan diri Anda sendiri. Di sisi lain, Anda juga merasa gembira dan lebih baik daripada si “korban” karena bukan Andalah yang menjadi target olok-olok.

Beberapa pakar psikologi juga percaya bahwa kesenangan tersebut bisa timbul dari rasa iri, atau cemburu pada kehidupan orang yang sedang menderita. Misalnya, senang melihat teman sendiri tidak lulus ujian masuk tes universitas. Tanpa pernah disadari Anda mungkin merasa tersaingi dan iri terhadap kemampuan atau keberhasilan lain yang teman Anda pernah capai dulu. Maka ketika ia sekali ini gagal akan terdengar seperti sebuah kabar baik.

Ditilik lebih dalam lagi, perasaan senang melihat orang lain susah dapat pula dipengaruhi oleh rasa putus asa dan insecurity karena harga diri atau kepercayaan diri yang rendah. Lalu menurut Catherine Chambliss, ketua departemen Psikologi dan Ilmu Saraf di Ursinus College, Pennsylvania, schadenfreude bisa dipengaruhi oleh gejala depresi yang mungkin dimiliki oleh orang tersebut.

Apakah ini normal?

Anda tidak perlu khawatir merasa jadi orang yang paling jahat sedunia jika pernah merasakannya. Menurut Mina Cikara, peneliti tentang konsep schadenfreude yang diterbitkan dalam jurnal Annals of the New York Academy of Sciences, senang melihat orang lain menderita itu normal. 

Kurangnya rasa empati pada sesama juga bukan berarti Anda mengidap gangguan kejiwaan tertentu. Ini adalah respon yang manusiawi dan banyak dirasakan oleh orang lain juga. Namun dalam kasus yang jarang terjadi, schadenfraude bisa berkembang menjadi sesuatu yang lebih berbahaya.

Sebuah penelitian dari Emory University menyatakan terlalu sering atau sangat suka melihat orang lain susah menunjukkan kecenderungan ciri psikopati. Gangguan psikopati bisa membuat Anda menghalalkan berbagai cara untuk membuat orang lain sakit atau tertimpa kemalangan tanpa merasa menyesal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Anda Sering Disebut Pacar Posesif? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tak ada yang mau punya pacar posesif yang membatasi segala gerak-gerik sehari-hari. Namun, bagaimana bila justru Anda yang posesif? Atasi dengan cara ini.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Kayu secang sering diolah menjadi minuman wedang secang oleh orang-orang Jawa. Penasaran apa manfaat kayu secang untuk kesehatan? Klik di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Bagaimana Cara Mengendalikan Ego yang Tinggi?

Ego adalah bagian dari kepribadian manusia yang seringkali dicap negatif. Memang, apa itu ego, dan bagaimana mengendalikan ego yang tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

arti desahan wanita

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
lemon dan madu

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu kalori adalah

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tips perawatan setelah sunat

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit