Efek Barnum, Kondisi Psikologis yang Membuat Anda Cocok dengan Zodiak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda mencoba tes kepribadian online dan mendapatkan hasil yang sangat akurat? Atau sifat Anda begitu sesuai dengan deskripsi zodiak dan golongan darah? Dalam ranah psikologi, fenomena ini ternyata dikenal sebagai efek Barnum.

Efek psikologis ini tidak hanya dipakai untuk menggambarkan kepribadian dari zodiak, golongan darah, tanggal lahir, atau warna kesukaan. Anda bahkan bisa menjumpainya dalam berbagai persoalan yang bersifat supranatural.

Apa itu efek Barnum?

kepribadian seseorang menurut zodiak
Sumber: Astronaut

Efek Barnum merupakan fenomena psikologis ketika seseorang menganggap deskripsi tentang diri mereka akurat dan seolah dibuat khusus untuk mereka. Padahal, deskripsi tersebut sebenarnya sangat umum dan bisa diterapkan kepada semua orang.

Efek psikologis ini membuat hasil tes kepribadian berdasarkan zodiak, makanan favorit, ataupun hal acak lainnya seakan sangat cocok dengan Anda. Hal serupa pun terjadi saat seseorang membaca tarot, aura, garis tangan, ataupun hal paranormal lainnya.

Hasil tes atau pembacaan tarot yang Anda dapatkan sebenarnya juga berlaku bagi orang lain, baik yang Anda kenal maupun tidak. Akan tetapi, efek ini memberikan kesan seolah Anda berbeda, unik, dan tidak dapat disamakan dengan siapa pun.

Ciri-ciri Anda terkena efek Barnum

mengenal tipe kepribadian

Saat Anda mengikuti tes kepribadian, coba lihat kembali hasilnya. Melansir Department of Psychology California State University, Amerika Serikat, ada beberapa kalimat yang sering ditemukan pada tes kepribadian, tapi sebenarnya merupakan efek Barnum.

Berikut di antaranya:

  • Anda membutuhkan orang lain dan ingin mereka menyukai Anda.
  • Anda memiliki banyak potensi yang belum tergali.
  • Anda mudah merasa cemas dan memiliki sesuatu yang membuat Anda insecure.
  • Anda lebih suka lingkungan yang bervariasi dibandingkan rutinitas yang itu-itu saja.
  • Anda tidak akan percaya begitu saja kepada orang lain bila tidak ada buktinya.
  • Anda cenderung kritis kepada diri sendiri.
  • Anda terkadang ragu apakah telah mengambil keputusan yang tepat.
  • Anda terkadang ekstrovert dan mudah bersosialiasi, tapi bisa juga menjadi introvert dan nyaman menyendiri.
  • Walaupun memiliki kelemahan, Anda selalu berusaha mengatasinya.

Setelah membaca seluruh pernyataan tersebut dan mengaitkannya dengan diri sendiri, sebagian besar di antaranya seolah begitu cocok dengan Anda. Padahal, semua kalimat di atas adalah contoh efek Barnum yang bisa diterapkan pada orang lain.

Anda bisa mengujinya dengan cara sederhana. Kumpulkan beberapa pernyataan yang sering ada dalam tes kepribadian, kemudian tunjukkan pada dua atau tiga orang teman Anda. Lihatlah seberapa banyak pernyataan yang mereka anggap sesuai.

Manfaat efek Barnum

menghilangkan kecemasan energi positif

Dunia psikologi telah sejak lama mempelajari fenomena Barnum serta kegunaannya. Salah satu manfaatnya adalah Anda dapat menanamkan sugesti positif kepada orang lain melalui efek ini.

Pada sebuah eksperimen, beberapa ilmuwan membuat deskripsi kepribadian sekelompok  orang dengan komputer. Di sisi lain, para subjek penelitian juga diberikan deskripsi lain yang lebih personal walaupun tidak sepenuhnya akurat.

Para subjek penelitian ternyata lebih memercayai deskripsi yang dibuat secara personal untuk mereka. Efek Barnum juga membuat mereka lebih percaya pada kalimat yang bersifat positif dan tidak meyakini pernyataan negatif.

Efek Barnum memang membuat banyak orang percaya pada horoskop dan beragam tes kepribadian yang tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Meski demikian, efek ini sebenarnya juga bisa digunakan untuk menanamkan sugesti baik kepada orang lain.

Manusia cenderung meyakini sifat-sifat baik yang ada pada dirinya. Jadi, Anda dapat memanfaatkan ini untuk membuat diri sendiri maupun orang lain menjadi seseorang yang lebih baik lagi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Seperti Apa Rasanya Punya Borderline Personality Disorder?

Borderline personality disorder adalah gangguan yang bikin Anda kesulitan mengendalikan emosi dan reaksi Anda. Kenali gangguan ini lebih jauh, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

5 Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Jiwa

Asupan makanan yang baik tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik saja, namun juga kesehatan mental. Simak makan terbaik untuk kesehatan jiwa di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Crab Mentality, Sindrom Psikologis yang Menghambat Orang Lain untuk Sukses

Crab mentality adalah sindrom yang menginginkan orang lain tidak mencapai kesuksesan yang lebih besar dari diri sendiri. Ini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 22 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Penyebab Rasisme yang Masih Terjadi di Sekitar Kita?

Rasisme masih menjadi masalah dalam kehidupan bermasyarakat di berbagai belahan dunia. Ternyata, ini faktor yang menjadi penyebab rasisme.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 5 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

5 Mitos Keliru Tentang Orang Introvert

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
imposter syndrome

Merasa Tidak Pantas Meraih Sukses? Mungkin Anda Mengidap Sindrom Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andina Dewanty
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
rasa takut

Mengenal Rasa Takut dan Prosesnya di Tubuh Anda, Plus Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit