home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tidak Pernah Bertengkar dengan Pasangan, Apakah Pertanda Hubungan Sehat?

Tidak Pernah Bertengkar dengan Pasangan, Apakah Pertanda Hubungan Sehat?

Jika bertanya pada diri, apakah tidak pernah bertengkar dengan pasangan menjadi pertanda hubungan baik-baik saja? Segalanya terasa normal apa adanya tanpa ada masalah sedikit pun. Sementara ada juga pasangan yang sering bertengkar, tetapi tetap menjalin hubungan asmara.

Bisa jadi bukan Anda saja yang mempertanyakan, jarang bertengkar dengan pasangan apakah menjadi bagian dari hubungan yang sehat dan baik-baik saja. Untuk menjawab pertanyaan, cobalah simak penjelasannya di bawah ini.

Tidak pernah bertengkar dengan pasangan, belum tentu hubungan baik?

Anda mungkin sering mendengar teman curhat bahwa ia selalu beradu argumen dengan pasangannya. Meskipun sering beradu argumen dan bertengkar karena saling beda pendapat, tetapi mereka tetap saling mencintai dan menemukan solusi atas segalanya.

Nah, bagaimana dengan pasangan yang tidak pernah bertengkar? Melansir Psychology Today, pasangan yang bahagia bukanlah pasangan yang tidak pernah bertengkar. Melainkan pasangan tersebut berjuang secara adil dan bertanggung jawab atas kata dan tindakan mereka.

Di dalam satu titik, pasangan bisa saja merasa marah karena adanya kontradiksi pemikiran, tetapi mereka tetap mencari keadilan melalui argumen yang disampaikan.

menghadapi mantan pacar pasangan yang mengganggu

Jika bertanya tidak pernah bertengkar dengan pasangan, apakah mereka mengalami hal yang sama dalam memandang perbedaan? Jawabannya pasti pernah.

Di dalam sebuah hubungan, perbedaan prinsip maupun cara pandangan lumrah adanya. Masing-masing pasangan memiliki caranya untuk menyelesaikan masalahnya.

Di satu sisi, ada juga pasangan yang memendam masalahnya karena menghindari konflik di dalam hubungan. Terkadang konflik dipandang sebagai hal yang menakutkan dan dapat merusak keharmonisan sebuah hubungan.

Pada titik tertentu, kebiasaan menghindar dari konflik bisa menimbulkan rasa tak lagi peduli dengan pasangan. Padahal, jika untuk mengetahui apakah sebuah hubungan bisa berjalan meskipun ada konfik yang menyertai di dalam perjalanan tersebut adalah bentuk komunikasi yang terbentuk dalam menyelesaikan masalah.

Komunikasi yang dibangun dari awal, alangkah indahnya jika disertai kejujuran. Sehingga masing-masing pihak mengetahui apa yang diinginkan pasangan dan menemukan jalan keluar bersama. Selalu ada beragam sisi berbeda mengapa seseorang jarang bertengkar dengan pasangan. Boleh jadi hubungan tersebut berjalan baik atau tidak, tergantung dari cara mereka menghadapi konfliknya.

Bagaimana jika pasangan memilih untuk menghindari konflik?

pasangan suka mengeluh

Jika selama ini hubungan terasa hambar karena Anda dan pasangan jarang bertengkar, bisa jadi salah satu atau kedua pihak memasang batasan.

Bila Anda berusaha untuk memecah batasan, tetapi pasangan sulit untuk membuka komunikasi atas konflik yang terjadi, cobalah buka komunikasi secara baik-baik dalam suasana santai.

Misalnya, Anda memiliki hubungan yang cenderung statis karena pasangan memiliki kesibukan sehingga sulit menemukan waktu berkualitas untuk berdua. Menghindari masalah memang membuat hubungan Anda dengan pasangan tidak pernah bertengkar. Perlahan hubungan bisa memijak rasa tak peduli satu sama lain. Maka itu penting membuka pembicaraan dengan pasangan sehingga menemukan jalan solutif.

Melihat kecenderungan pasangan yang menghindari konflik, raih perhatiannya dalam suasana yang lebih rileks. Kendalikan emosi tanpa membuka pembicaraan “tensi tinggi”.

Anda bisa meluangkan waktu berdua sambil membuatkan kopi kesukaan atau minuman favoritnya. Kemudian mulai pembicaraan, “Sudah lama banget kita nggak bercengkerama sedekat ini. Sudah beberapa bulan terakhir ini kita nggak punya waktu yang tepat. Mungkin, kita harus mencari cara untuk memperbaiki kualitas waktu bersama. Bagaimana menurutmu?”

ketika jenuh dengan pasangan

Anda bisa melihat bagaimana pasangan bereaksi. Jika ia menyambut pertanyaan Anda, biarkan pembicaraan mengalir hingga menemui solusi. Bilamana pembicaraan dibumbui dengan emosi, tetap hadapi secara logis. Secara bijak, cobalah cari solusi yang disepakati bersama dan tidak berat sebelah pihak.

Tidak pernah bertengkar dengan pasangan bukan berarti hubungan tidak pernah diwarnai dengan konflik. Manakala pasangan mampu menuntaskan masalah secara baik-baik melalui dialog terbuka. Ingatlah bahwa keterbukaan untuk menemukan jalan keluar atas masalah yang dihadapi berdua bisa mempererat dan melatih hubungan untuk bertahan secara utuh.

Dalam hubungan, dibutuhkan komunikasi yang jelas sehingga Anda dan pasangan dapat memupuk sikap kooperatif saat memecahkan masalah.

Sehingga dapat dikatakan tidak pernah bertengkar dengan pasangan bisa saja pertanda hubungan tidak sehat bila dua pihak memang menghindari masalah. Tapi jika dilihat dari sudut lain, bisa jadi hal ini dikarenakan pasangan dapat mengatasi konflik dengan kepala dingin dan dialog yang penuh keterbukaan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Beware Of Mistaken Marriage Advice That “All Couples Fight”. https://www.psychologytoday.com/us/blog/resolution-not-conflict/201306/beware-mistaken-marriage-advice-all-couples-fight. Diakses 3 Januari 2020.

When You Fight Fairly, but Your Partner Doesn’t. https://psychcentral.com/blog/when-you-fight-fairly-but-your-partner-doesnt/. Diakses 3 Januari 2020.

9 Bad Habits That Could Ruin Your Marriage. https://www.everydayhealth.com/emotional-health/9-bad-habits-could-ruin-your-marriage/. Diakses 3 Januari 2020.

Overall, Nickola & McNulty, James. (2016). What Type of Communication during Conflict is Beneficial for Intimate Relationships?. Current Opinion in Psychology. 13. 10.1016/j.copsyc.2016.03.002. Diakses 3 Januari 2020.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Maria Amanda Diperbarui 12/03/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
x