home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Manfaat Pasangan Menjadi Sahabat dalam Hubungan Asmara

Manfaat Pasangan Menjadi Sahabat dalam Hubungan Asmara

Bagi sebagian orang mungkin sering mendengar orang-orang di sekeliling mereka merasa bersyukur memiliki pasangan yang juga merangkap sebagai sahabat. Sementara itu, tidak sedikit pula yang tidak merasa demikian, tetapi hubungan mereka tetap harmonis. Lantas, perlukah pasangan berperan menjadi sahabat?

Haruskah pasangan juga jadi sahabat?

Sebenarnya, tidak ada aturan yang mengharuskan pasangan juga berperan menjadi sahabat dalam hubungan yang sehat. Beberapa orang mungkin merasa nyaman dengan dua peran yang dimiliki oleh pasangannya, tetapi tidak sedikit yang mengakui hal ini justru tidak efektif.

Menurut Scott Bea, psikolog di Cleveland Clinic, pasangan yang juga merangkap sebagai sahabat bisa membuat hubungan lebih harmonis. Namun, peran ganda tersebut tidak harus selalu seperti itu.

Kebanyakan orang mungkin menganggap bahwa pasangan harus menjadi teman terbaik karena akan menghabiskan waktu seumur hidup. Di sisi lain ‘budaya’ tersebut tidak menjadi contoh satu-satunya akan hubungan dan pernikahan yang sehat.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa manfaat yang diberikan dari pasangan yang juga sebagai sahabat tergantung pada setiap individu. Apakah mereka merasa peran ganda dalam hubungan asmara ini efektif atau tidak.

Pasangan menjadi sahabat membuat hubungan harmonis

obrolan dengan pasangan agar hubungan langgeng

Sebagian dari Anda mungkin merasa bahwa pasangan yang juga menjadi sahabat membuat hubungan lebih harmonis. Bagaimana tidak, Anda dapat menceritakan segala hal pada pasangan, teman satu atap yang menghabiskan waktu bersama setiap hari.

Keterbukaan akan komunikasi tersebut ternyata secara tidak langsung menambah keintiman di antara Anda dan pasangan.

Hal ini dibuktikan melalui penelitian dari Journal of Social and Personal Relationship. Di dalam studi tersebut ditemukan bahwa jenis hubungan pasangan-sahabat ini bertahan lebih lama dan lebih intim.

Selain itu, ada banyak kelebihan lain yang dirasakan oleh mereka dengan pasangan yang juga merangkap sahabat, seperti:

Bukankah menyenangkan menemukan seseorang dengan paket lengkap untuk menghabiskan waktu bersama? Begitu pikir kebanyakan orang yang berpendapat pasangan menjadi sahabat membuat hubungan bertahan lebih lama.

Namun, tidak semua merasakan hal yang sama

posisi seks untuk pasangan beda tinggi badan

Manfaat yang dirasakan oleh orang dengan pasangan yang juga menjadi sahabat memang terdengar menyenangkan. Namun, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tidak semua orang merasakan hal yang serupa.

Ada beberapa orang yang berpendapat bahwa sahabat di luar hubungan asmara justru dapat menjadi ‘pelarian’ ketika dilanda masalah dengan pasangan. Sebagai contoh, dalam sebuah pernikahan Anda dan pasangan akan berbagi tugas.

Namun, Anda tidak berbagi kewajiban tersebut dengan sahabat biasa, sehingga dapat menjadi ‘pelarian’. Maka dari itu, sebagian orang merasa pasangan tidak perlu menjadi sahabat karena memiliki peran yang berbeda.

Menyeimbangkan antara persahabatan dan hubungan asmara

mengenalkan pacar ke sahabat

Lantas, bagaimana membuat hubungan tetap seimbang dan harmonis tanpa membuat pasangan menjadi teman baik? Berikut ini ada beberapa tips yang mungkin dapat membantu Anda menyeimbangkan di antara keduanya.

  • Komunikasi yang baik dan terbuka terkait hubungan dan masalah lainnya
  • Menghormati perbedaan masing-masing
  • Menghargai perasaan pasangan dan teman
  • Menyadari batasan dalam persahabatan di luar hubungan asmara

Satu hal yang perlu diwaspadai dari hubungan ini adalah ketika Anda merasa lebih nyaman berbicara dengan teman dibandingkan pasangan artinya terdapat masalah dalam berkomunikasi.

Tidak membuat pasangan menjadi teman baik memang tidak masalah. Namun, cobalah untuk mulai berbicara dengan pasangan bagaimana peran teman dalam kehidupan Anda.

Komunikasi yang baik dan terbuka adalah salah satu ciri hubungan yang sehat. Bahkan, tidak ada yang tahu jika Anda merasa nyaman untuk mengajak pasangan berkumpul bersama teman layaknya seorang sahabat, bukan?

Mengubah pasangan menjadi sahabat memang bukan satu-satunya cara untuk memiliki hubungan yang sehat. Namun, tidak ada salahnya untuk menjadikan pasangan sebagai teman terbaik Anda karena banyak manfaat yang bisa diperoleh.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Sheets, V. (2013). Passion for life. Journal Of Social And Personal Relationships, 31(7), 958-974. doi: 10.1177/0265407513515618. Retrieved 27 May 2020. 

Should your spouse be your best friend? Cleveland Clinic. Retrieved 27 May 2020, from https://health.clevelandclinic.org/should-your-spouse-be-your-best-friend/

VanderDrift, L., Wilson, J., & Agnew, C. (2012). On the benefits of valuing being friends for nonmarital romantic partners. Journal Of Social And Personal Relationships, 30(1), 115-131. doi: 10.1177/0265407512453009. Retrieved 27 May 2020. 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 05/06/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x