Tidak ada salahnya berhemat demi menabung untuk masa depan. Namun, apa jadinya jika pacar justru kelewat pelit, bahkan untuk hal-hal yang sebenarnya memang harus dilakukan dengan mengeluarkan uang?
Sebelum menyalahkan pacar yang terlalu pelit, lebih baik kenali terlebih dahulu apa penyebabnya. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui cara terbaik untuk menghadapinya.
Alasan kenapa pacar pelit
Definisi pelit tiap orang bisa saja berbeda. Beberapa orang bisa saja mengartikan sikap pelitnya sebagai upaya untuk berhemat.
Jika hemat diartikan sebagai sikap bijak seseorang dalam mengeluarkan uang, pelit adalah sikap yang terkadang justru merugikan finansial orang lain.
Salah satu contoh pacar pelit dan perhitungan adalah ketika mereka tidak mau mengeluarkan sepeser pun uang untuk berkencan.
Namun, mereka tetap mengajak Anda untuk makan bersama atau nonton dan memaksa Anda mengeluarkan uang.
Lantas, apa yang menyebabkan pasangan Anda memiliki sifat tersebut? Berikut adalah beberapa di antaranya.
1. Pengalaman buruk masa lalu

Jika pasangan Anda pernah memiliki mantan yang matre, ini bisa menjadi alasan mengapa ia menjadi pelit. Mereka mungkin khawatir mengalami “kerugian” serupa sehingga memilih untuk bersikap pelit.
Pengalaman buruk di masa lalu memang sering meninggalkan trauma dan mengubah pola pikir dan karakter seseorang di masa mendatang.
2. Keturunan atau lingkungan
Lingkungan dan pola asuh pacar Anda sewaktu kecil juga bisa menjadi alasan mengapa mereka bersifat pelit dan perhitungan.
Di lingkungan mereka, sikap pelit mungkin dianggap normal sehingga mereka tidak sadar bahwa itu merugikan.
Alhasil, pasangan Anda akan menerapkan perilaku yang mereka terima di lingkungannya pada Anda tanpa perasaan bersalah.
3. Takut kekurangan finansial
Beberapa orang, termasuk pasangan, Anda bisa memiliki ketakutan yang mendalam akan bayangan kekurangan finansial.
Karena itulah mereka akan berusaha sekeras mungkin untuk meminimalkan pengeluaran. Terkadang, mereka bahkan tidak mau mengeluarkan uang untuk kebutuhan primer.
Empati adalah kemampuan seseorang untuk memahami orang lain sehingga mendorong kesadaran untuk berbagi dengan yang membutuhkan.
Kurangnya empati bisa membuat seseorang cenderung bersikap pelit karena mereka merasa tidak perlu berbagi dengan orang lain.
Cara jitu menyikapi pacar yang pelit

Jangan terburu-buru memutuskan untuk mengakhiri hubungan saat menyadari sifat pelit pasangan Anda. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda coba lakukan untuk menghadapinya.
1. Terbuka atas pemikiran Anda
Orang pelit terkadang tidak menyadari bahwa apa yang mereka lakukan selama ini merugikan pasangannya.
Maka, penting untuk berbicara jujur mengenai pemikiran Anda bahwa mereka sudah terlalu pelit dan merugikan.
Namun jangan menggunakan emosi saat meminta pasangan berubah. Sampaikan pemikiran Anda sebaik mungkin dan hindari membicarakan hal ini saat pasangan Anda terlihat lelah.
Komunikasi yang terbuka merupakan salah satu tips membangun hubungan sehat.
Selain itu, usahakan untuk memberi contoh tindakan seperti apa yang membuat Anda berpikir bahwa pasangan Anda bersifat pelit.
2. Beri contoh bahwa berbagi tidaklah merugikan
Tidak perlu selalu mahal, membahagiakan pasangan bisa Anda lakukan dengan mengeluarkan uang secukupnya.
Sebelum mengharapkan pasangan Anda melakukan hal tersebut, cobalah untuk memberinya contoh terlebih dahulu.
Anda bisa memberi contoh dari hal-hal sederhana, seperti membelikan camilan untuk dimakan bersama atau memberi hadiah saat merayakan hari jadi.
Mengutip situs American Psychological Association, beberapa studi telah menunjukkan bahwa mengeluarkan uang untuk orang lain dapat meningkatkan kebahagiaan.
Pasalnya, perilaku ini menghasilkan lebih banyak interaksi antara bagian-bagian otak yang memproses informasi sosial dan rasa bahagia.
Memberikan hadiah, terutama kepada seseorang yang memiliki hubungan dekat dengan kita, mengaktifkan bagian otak yang berperan dalam mekanisme reward otak.
Emiliana Simon-Thomas, PhD, direktur sains di Greater Good Science, AS