Hubungan Poliamori dan Selingkuh, Mirip Tapi Prinsipnya Berbeda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hubungan poliamori merupakan jenis hubungan yang melibatkan lebih dari dua orang. Orang yang menjalani hubungan ini biasanya memiliki satu pasangan utama dan satu atau lebih pasangan lain. Mengingat ada lebih dari dua orang yang terlibat dalam hubungan poliamori, lantas apa beda antara hubungan ini dan selingkuh?

Perbedaan hubungan poliamori dengan selingkuh

kesehatan mental korban perselingkuhan

Bagi orang-orang yang tidak akrab dengan istilah poliamori, hubungan unik ini mungkin terkesan tak biasa dan mirip dengan selingkuh. Tidak mengherankan, sebab hubungan poliamori memiliki prinsip yang berbeda dibandingkan hubungan pada umumnya.

Pertama-tama, Anda perlu memahami terlebih dulu bahwa poliamori tidak sama dengan poligami. Poliamori artinya Anda menjalin hubungan dengan beberapa orang, dan tiap orang yang terlibat dalam hubungan ini bisa menjalin asmara antara satu sama lain.

Sementara itu, poligami berarti seseorang berpasangan dengan lebih dari satu istri atau suami. Poliamori dan poligami pada dasarnya berbeda, tapi ada satu hal yang sama dari keduanya. Baik poliamori dan poligami tidak sama dengan selingkuh.

Orang-orang yang menjalani hubungan poliamori sadar sepenuhnya bahwa pasangan mereka memiliki hubungan dengan orang lain. Sebagai gambaran, bila Anda dan pasangan setuju menjalani hubungan poliamori, berarti pasangan Anda boleh menjalin hubungan dengan seseorang yang baru.

Hal sebaliknya juga berlaku bagi Anda. Meski Anda sudah berpasangan, sah-sah saja bila Anda ingin menjalin hubungan dengan orang lain. Pasangan Anda yang pertama pun berhak memiliki hubungan dengan pasangan baru Anda. Begitu seterusnya, tergantung aturan tiap pasangan.

Hubungan poliamori memang terkesan sangat cair dan bebas, tapi satu hal yang membedakan hubungan ini dari selingkuh adalah adanya consent alias persetujuan. Jika Anda atau pasangan ingin menjalani hubungan poliamori, kedua belah pihak harus sama-sama menyetujuinya. Tidak boleh hanya satu orang.

Setelah Anda dan pasangan sepakat, kedua pihak harus saling memberitahu bila ingin menjalin hubungan dengan orang lain. Pada hubungan poliamori, seseorang dikatakan selingkuh jika menjalin hubungan dengan orang baru tanpa adanya persetujuan.

Kelebihan dan kekurangan menjalani poliamori

selingkuh hati

Hubungan bersama dengan lebih dari satu pasangan memang tak lazim di berbagai negara yang kental dengan adat dan budaya ketimuran. Meski demikian, hubungan ini tetap memiliki makna tersendiri bagi orang-orang yang menjalaninya.

Hubungan poliamori membuat Anda bisa memperoleh jaringan baru berisikan orang-orang dengan kebutuhan fisik dan emosional yang sama. Dengan demikian, Anda dapat merasakan keintiman dari hubungan yang berbeda-beda.

Hubungan unik ini bahkan bisa tumbuh harmonis dan jauh dari masalah selingkuh, walaupun umumnya tidak berlangsung lama. Melansir laman Foundation for Intentional Community, berikut sejumlah kelebihan yang dapat diperoleh dari hubungan poliamori:

Walau demikian, hubungan poliamori yang mulus dan lancar tanpa persoalan selingkuh pun juga bisa diterpa masalah. Masalah tersebut mungkin saja menimpa Anda, pasangan, ataupun keluarga pasangan dan pihak lainnya.

Beberapa kekurangan dari hubungan poliamori antara lain:

  • Rasa cemburu yang sulit dikendalikan
  • Hubungan yang rumit, terlebih jika ada yang ingin menikah
  • Diskriminasi dari orang-orang terdekat ataupun masyarakat
  • Sulit menemukan orang lain yang ingin menjalani hubungan serupa
  • Risiko kesehatan akibat bergonta-ganti pasangan, misalnya penyakit menular seksual
  • Harus bernegosiasi dengan pasangan yang memiliki keinginan berbeda
  • Kecenderungan membandingkan pasangan yang satu dengan yang lain

Hubungan poliamori juga rentan mendapatkan penolakan dari banyak pihak. Tidak hanya penolakan dari orang-orang terdekat dan keluarga, setiap orang yang terlibat dalam hubungan ini pun mungkin memperoleh stigma negatif dan sanksi sosial.

Hubungan poliamori dan selingkuh adalah hal yang berbeda. Pada hubungan poliamori, kedua pihak sepakat untuk menjalin asmara dengan orang lain. Sementara pada perselingkuhan, salah satu pihak merahasiakan hubungannya dari pasangan yang pertama.

Hubungan poliamori merupakan sesuatu yang rumit dan tidak semua orang dapat menjalani hubungan ini. Walau demikian, tak ada salahnya mengetahui bahwa hubungan asmara manusia ternyata bisa sangat berwarna-warni.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Menghadapi Pasangan Perfeksionis Agar Hubungan Tetap Hangat

Agar hubungan tetap romantis meski memiliki pasangan perfeksionis, yuk, ikuti beberapa tips berikut ini untuk menghadapinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 3 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Anda Punya Sifat Posesif? Kenali Tanda dan Cara Mengatasinya

Posesif tidak akan pernah menguntungkan, justru dapat merusak hubungan dengan pasangan atau kerabat. Kenali apa itu posesif di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hubungan Harmonis 18 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

5 Tanda Pasangan Anda Sedang Memendam Rasa Dengan Orang Lain

Pasangan Anda berubah? Bisa saja ia sedang selingkuh hati. Bagaimana ciri-ciri orang yang sedang selingkuh pakai hati? Simak tanda-tandanya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sulit Mempertahankan Hubungan Asmara karena Memiliki Trauma Masa Kecil?

Pacar terlalu posesif dan cemburuan? Bisa jadi kelakuannya itu merupakan cerminan dari efek trauma masa lalu. Lho, apa hubungannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 3 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan selingkuh

3 Tips Mempertahankan Hubungan Setelah Pasangan Selingkuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 21 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
hubungan tidak langgeng

4 Tanda Hubungan Asmara Tidak Langgeng dan Mungkin Segera Berakhir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
cinta atau obsesi

Jangan Sampai Salah Mengartikan, Pahami Dulu Beda Cinta dengan Obsesi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
pasangan perfeksionis

Punya Pasangan Perfeksionis Bisa Bikin Hubungan Jadi Kurang Harmonis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit