home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mencegah dan Mengatasi Gangguan Anoreksia Nervosa

Mencegah dan Mengatasi Gangguan Anoreksia Nervosa

Salah satu gejala anoreksia nervosa yang paling bisa dideteksi adalah saat seseorang takut akan kelebihan berat badan sampai-sampai tak mau makan atau hanya makan dalam porsi yang sangat sedikit sehingga membahayakan kesehatan. Penyakit ini biasa terjadi pada wanita berusia remaja yang terobsesi pada berat badan yang ideal hingga melampaui batas normal.

Apa itu anoreksia nervosa?

Anoreksia nervosa adalah sebuah gangguan yang melibatkan pola makan tidak sehat, di mana seseorang memiliki ketakutan ekstrim akan berat badan berlebih. Mereka biasanya mengalami rata-rata berat badan jauh di atas berat badan normal. Tanda-tanda gangguan ini juga meliputi pikiran yang beranggapan kalau tubuh gemuk dianggap memiliki citra negatif, dan suka menghitung kalori tiap makanan.

Penyebab anoreksia nervosa belum sepenuhnya dipahami. Diperkirakan gangguan ini disebabkan oleh pengaruh acuan fisik, masalah emosional, dan bahkan tekanan sosial di masyarakat (seperti rendahnya kepercayaan diri dan tuntutan perfeksionisme). Selain itu, gen dan hormon turunan juga dapat memengaruhi seseorang terkena anoreksia.

Bagi beberapa remaja yang mengidap anoreksia nervosa, mungkin gangguan ini merupakan salah satu akibat dari mengatasi stress dan tantangan di masa remaja. Contohnya seperti faktor perceraian keluarga, kematian orang yang dicintai, bahkan bully di dunia nyata ataupun di media sosial.

(Source: www.today.com)
(Source: www.today.com)

Bagaimana mencegah terjadinya anoreksia nervosa?

Sebetulnya belum ada jaminan dan cara ampuh untuk mencegah gangguan anoreksia nervosa. Dokter ahli (dokter anak, dokter keluarga, dokter kejiwaan dan ahli penyakit dalam) mungkin merupakan orang yang ahli untuk mengidentifikasi gejala atau tanda awal anoreksia serta dapat mencegah gangguan ini agar tidak semakin parah. Misalnya, para dokter bisa mengajukan pertanyaan tentang kebiasaan makan dan kepuasan dengan penampilan dalam sebuah konsultasi dengan penderita.

Jika Anda memperhatikan bahwa ada anggota keluarga atau teman memiliki kepercayaan diri yang rendah, kebiasaan diet yang ekstrim dan tidak puas dengan penampilannya, Anda boleh melakukan pendekatan untuk berbicara tentang masalahnya.

Bila Anda sendiri menyadari bahwa nyatanya malah Anda yang memiliki beberapa tanda dan gejala gangguan anoreksia nervosa, Anda bisa mengikuti langkah-langkah ini:

  • Pertama, harus bisa mengakui bahwa Anda memiliki masalah pada pola makan yang tidak sehat. Langkah pertama dalam pemulihan anoreksia ini, hanya butuh kesadaran dari perasaan dan ketidaknyamanan fisik serta emosional yang dirasakan.
  • Bicarakan kecemasan dan perasaan yang Anda alami. Sebetulnya sulit, tapi Anda harus bisa. Anda mungkin merasa malu, bimbang, atau takut. Tapi penting untuk dipahami bahwa Anda tidak sendiri. Temukan pendengar yang baik atau seseorang yang akan mendukung Anda saat Anda berusaha menjadi lebih baik.
  • Jauhi orang, tempat, dan aktivitas yang memicu obsesi Anda menjadi kurus. Anda mungkin perlu menghindari melihat majalah mode, stalking selebgram atau seseorang yang Anda anggap sempurna. Sementara itu, tarik diri sedikit dengan teman-teman atau grup yang terus membahas tentang diet. Hal itu bisa menimbulkan kekacauan niat Anda untuk sembuh.
  • Carilah bantuan dan dukungan dari ahli atau dokter profesional yang terlatih dapat membantu Anda mendapatkan kembali kesehatan Anda, belajar untuk makan dengan normal lagi, dan kembangkan sikap sehat tentang makanan dan tubuh Anda.
  • Cobalah untuk mulai mengikuti sesi perawatan dan terapi oleh psikolog. Niatkan tekad dan jangan pernah menyimpang dari aturan makan yang benar tiap harinya, meskipun Anda merasa tidak nyaman.
  • Minta anjuran pada dokter tentang suplemen vitamin dan mineral yang sesuai dengan kondisi tubuh. Jika Anda mengalami pola makan yang buruk, kemungkinan besar tubuh Anda tidak mendapatkan nutrisi penting yang dibutuhkan.
  • Jangan menutup diri dari anggota keluarga yang peduli dan teman yang ingin membantu Anda untuk sehat kembali. Pahami bahwa mereka memiliki niat baik untuk kepentingan Anda sendiri.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Anorexia Nervosa Prevention http://www.webmd.com/mental-health/eating-disorders/anorexia-nervosa/anorexia-nervosa-prevention Diakses pada 30 Mei 2017

Anorexia http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/anorexia/manage/ptc-20179609 Diakses pada 30 Mei 2017

Anorexia https://www.helpguide.org/articles/eating-disorders/anorexia-nervosa.htm Diakses pada 30 Mei 2017

Preventing Eating Disorders https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2938770/ Diakses pada 31 Mei 2017

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 07/06/2017
x