home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Bahayakah Jika Bulu Mata Masuk ke Mata? Bagaimana Cara Mengeluarkannya?

Bahayakah Jika Bulu Mata Masuk ke Mata? Bagaimana Cara Mengeluarkannya?

Bulu mata adalah pelindung mata yang mencegah sebagian besar partikel atau benda asing masuk ke mata. Namun, pada beberapa kondisi, bulu mata justru bisa rontok dan masuk ke mata. Pernahkah Anda mengalami ini? Apakah yang Anda rasakan saat bulu mata jatuh ke dalam mata? Apakah ini berbahaya atau tidak? Lalu bagaimana cara mengeluarkannya yang aman di rumah?

Apakah berbahaya jika bulu mata jatuh ke dalam mata?

Bulu mata adalah salah satu benda asing yang bisa masuk ke dalam mata. Ketika bulu mata jatuh ke dalam mata, kemungkinan besar akan bulu mata akan menempel di bagian kornea dan konjungtiva.

Kornea adalah lapisan pelindung yang menutupi permukaan depan bola mata. Sedangkan konjungtiva adalah selaput lendir tipis yang melapisi sklera atau bagian putih mata.

Benda asing seperti bulu mata yang masuk ke dalam mata biasanya tidak masuk hingga ke balik bola mata, melainkan jatuh di permukaan ini. Nah, hal ini bisa menimbulkan goresan.

Goresan ini menimbulkan kondisi iritasi yang membuat mata merah dan terasa tidak nyaman. Apalagi jika bulu mata tidak kunjung berhasil keluar, risiko iritasi pun semakin besar.

Sebenarnya secara alamiah bulu mata yang masuk ke dalam mata bisa keluar dengan sendirinya. Pasalnya, mata akan merespon benda asing yang masuk dengan memproduksi air mata.

Mata terasa lebih berair dan bulu mata akhirnya bisa terdorong keluar.

Namun, terkadang bulu mata juga tidak langsung keluar dengan sendirinya sehingga bersarang di mata dan bisa menimbulkan iritasi yang semakin parah, apalagi jika kondisi mata Anda sangat kering.

Gejala yang bisa ditimbulkan saat bulu mata atau benda asing lainnya masuk ke dalam mata

Dilansir dari laman Healthline, jika ada benda seperti bulu mata jatuh ke mata Anda, akan ada beberapa gejala yang bisa Anda rasakan.

  • Mata seperti ada yang mengganjal.
  • Mata terasa sakit.
  • Mata jadi berkedip berlebihan.
  • Mata memerah.
  • Rasa sakit saat melihat cahaya.

Cara mengeluarkan bulu mata yang masuk ke dalam mata

Berikut cara mengeluarkan bulu mata yang tepat dari dalam mata.

  • Sebelum mulai menangani mata Anda, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Pastikan tangan sudah bersih.
  • Jika dikedipkan saja bulu mata belum bisa keluar, cobalah untuk menyiram bulu mata tersebut keluar dari mata dengan mengalirkan air hangat. Alirkan air hangat dari kening ke mata yang kemasukkan bulu mata sambil Anda menahan kelopak mata tetap terbuka.
  • Atau gunakan eyecup (gelas kecil untuk mencuci mata) yang bersih. Isi eyecup dengan air hangat yang bersih. Tempelkan eyecup pada mata dan kedipkan mata di dalam eyecup.
  • Hindari mengucek mata atau menekan mata saat bulu mata atau benda asing lainnya masuk ke dalam mata. Ketika Anda menggosok mata, justru Anda membuat goresan antara bulu mata dengan permukaan mata semakin keras. Ini bisa memperparah kondisi mata Anda.
  • Jika Anda menggunakan lensa kontak, keluarkan dahulu untuk memastikan lensa kontak Anda tidak tergores atau robek.
  • Jangan gunakan peralatan seperti pinset atau benda tajam lainnya untuk mengambil bulu mata di dalam mata.

Kapan harus ke dokter?

Meskipun pada dasarnya bulu mata jatuh ke dalam mata biasanya tidak membahayakan dan bisa dikeluarkan sendiri, tetaplah waspada jika timbul keadaan ini:

  • Benda tidak berhasil dikeluarkan dan mata terus terasa tidak nyaman.
  • Penglihatan menjadi kabur.
  • Mata membengkak.
  • Kondisi mata jadi semakin memburuk meskipun benda yang bersarang di mata sudah dikeluarkan.
  • Anda tidak bisa menutup mata.
  • Mata berdarah.

Segera konsultasikan ke dokter mata jika terjadi kondisi di atas. Selanjutnya, Dokter mata biasanya akan melakukan:

  • Permukaan mata akan dibuat mati rasa.
  • Dokter memberikan zat semacam pewarna agar dapat melihat dengan jelas bagian yang tergores di mata akibat benda asing yang masuk.
  • Lalu dokter akan melihat lebih detail dengan bagian pupil mata.
  • Ketika sudah ditemukan bagian yang bermasalah, dokter akan mencoba mengeluarkan benda asing dari mata dengan menggunakan jarum atau instrumen khusus lainnya.

Namun, jika benda asing tidak ditemukan atau sudah masuk lebih dalam bukan di permukaan mata lagi, dokter akan melakukan scan dengan sinar-X.

Cara ini berguna untuk melihat dengan tepat bagian mata mana yang benar-benar tertancap, tergores, atau kemasukkan benda asing ini.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mayo Clinic. 2017. Foreign Object in The Eye: First Aid. [Online] Tersedia pada: https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid/basics/art-20056645 (Diakses 16 Maret 2018)

Giorgi Anna. 2016. What is a Foreign Object in The Eye?. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/eye-foreign-object-in (Diakses 16 Maret 2018)

Harvard Medical School. 2017. Emergencies and First Aid – Removing a Speck From the Eye. [Online] Tersedia pada: https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/emergencies-and-first-aid-removing-a-speck-from-the-eye (Diakses 16 Maret 2018)

WebMD. 2017. What Shoul I Do If Something Gets in My Eye?. [Online] Tersedia pada: https://www.webmd.com/eye-health/foreign-body-eye-treatment#2 (Diakses 16 Maret 2018)

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 28/05/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita