Ablasio Retina

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu ablasio retina?

Ablasio retina adalah gangguan mata yang terjadi ketika retina (selaput bening di belakang mata), terlepas dari bagian belakang mata. Beberapa orang juga menyebut gangguan mata ini sebagai ablasi retina.

Apabila retina lepas, sel mata dapat menjadi kekurangan oksigen. Terlepasnya retina dari struktur mata menyebabkan kehilangan penglihatan sebagian atau bahkan bisa total, bergantung seberapa banyak bagian retina yang lepas.

Ablasio retina adalah kondisi darurat medis. Segera hubungi dokter apabila Anda mengalami perubahan penglihatan mendadak. Kondisi ini dapat membawa risiko kehilangan penglihatan permanen apabila terlambat atau tidak ditangani.

Seberapa umum ablasio retina?

Ablasio retina memengaruhi 0,6 sampai 1,8 orang per 10.000 orang per tahun. Sekitar 0,3% orang mengalaminya. Kondisi paling umum terjadi pada orang di usia 60 atau 70-an. Pria lebih sering terkena gangguan mata ini dibandingkan dengan wanita.

Namun, kondisi dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala ablasio retina?

Gangguan mata ini tidak menyebabkan rasa sakit. Namun, ada beberapa tanda yang bisanya muncul sebelum retina lepas. Gejala ablasio retina adalah:

  • Pandangan kabur
  • Kehilangan sebagian penglihatan. Pandangan mata tampak buram seperti tertutup tirai
  • Kilatan cahaya mendadak yang muncul saat melihat ke samping
  • Area gelap pada bidang penglihatan
  • Melihat banyak floaters, yaitu serpihan-serpihan yang tampak seperti flek hitam atau benang yang mengambang di depan mata

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan perawatan dini dapat menghentikan kondisi ini memburuk dan mencegah kondisi medis darurat lainnya, maka itu bicaralah pada dokter Anda segera untuk mencegah kondisi serius ini.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab ablasio retina?

Terdapat 3 jenis ablasi retina, yaitu:

Rhegmatogenous Retinal Detachment

Apabila memiliki rhegmatogenous ablasio retina, Anda memiliki robekan atau lubang pada retina. Hal ini menyebabkan cairan dari dalam mata keluar melalui lubang dan masuk ke belakang retina. Cairan memisahkan retina dari selaput yang memberikan nutrisi dan oksigen. Tekanan dari cairan dapat mendorong retina dari retinal pigment epithelium sehingga menyebabkan lepasnya retina. Hal ini merupakan jenis paling umum dari kondisi lepasnya retina.

Ablasio retina traksi (Traction Retinal Detachment)

Traction ablasio retina terjadi saat jaringan luka pada permukaan retina berkontraksi dan menyebabkan retina tertarik dari belakang mata. Kondisi ini lebih jarang terjadi. Biasanya dialami oleh orang dengan diabetes.

Diabetes dapat menyebabkan masalah dengan sistem vaskular retina dan menyebabkan jaringan luka pada mata yang berakibat pada pelepasan retina.

Pelepasan eksudatif (exudative detachment)

Pada pelepasan retina eksudatif, retina tidak mengalami robekan. Penyakit retina seperti gangguan peradangan atau penyakit Coats’, yang menyebabkan perkembangan abnormal pada pembuluh darah di belakang retina, menyebabkan pelepasan retina jenis ini.

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya berisiko terkena ablasio retina?

Ada banyak faktor pemicu yang membuat Anda berisiko terkena pelepasan retina ini, antara lain:

  • Usia lanjut. Gangguan mata ini lebih umum pada orang di atas 50 tahun
  • Mengalami ablasio retina sebelumnya pada salah satu mata
  • Riwayat keluarga terhadap ablasio retina
  • Rabun jauh (miopia) ekstrem
  • Operasi mata sebelumnya, seperti pengangkatan katarak
  • Cedera mata serius sebelumnya
  • Penyakit atau iritasi mata lain sebelumnya

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana pelepasan retina ini didiagnosis?

Apabila dokter menduga Anda memiliki kondisi ini, pemeriksaan fisik dan beberapa tes akan direkomendasikan. Dokter juga dapat menguji kemampuan retina Anda untuk mengirimkan impuls/rangsangan ke otak. Dokter dapat melihat aliran darah melalui mata dan terutama pada retina.

Dokter juga dapat menyarankan pemeriksaan ultrasonik pada mata Anda, yaitu tes tanpa rasa sakit yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar pada mata.

Bagaimana cara menyembuhkan ablasio retina?

Pada banyak kasus, operasi diperlukan untuk memperbaiki retina yang lepas. Untuk detachment minor atau robekan pada retina, prosedur sederhana dapat dilakukan tanpa harus memasuki ruang operasi (dilakukan di ruang periksa dokter).

1. Photocoagulation

Apabila Anda memiliki lubang atau robekan pada retina namun retina masih menempel, dokter dapat menggunakan photocoagulation atau laser. Laser dapat membakar di sekitar area robekan, menghasilkan luka menempel pada retina di belakang mata.

2. Cryopexy

Pilihan lain adalah cryopexy, atau dingin yang intens. Untuk perawatan ini, dokter akan membekukan area robekan sehingga luka yang dihasilkan dapat menjaga retina agar tetap di tempat. Mata akan dibius untuk perawatan ini dan photocoagulation.

3. Vitrektomi

Pilihan lain adalah vitrektomi, yang menggunakan robekan yang lebih besar. Prosedur ini melibatkan anestesi dan prosedur rawat jalan. Dokter akan menggunakan alat kecil untuk mengangkat jaringan luka dan cairan dari retina dan kemudian mengembalikan retina kembali ke tempat semula.

Pencegahan

Apa yang dapat saya lakukan untuk mencegah dan mengobati ablasio retina?

Beberapa perubahan gaya hidup sebagai upaya mengobati bahkan mencegah terjadinya ablasio retina adalah:

  • Mengenakan kacamata pelindung saat berolahraga atau menggunakan peralatan pelindung wajah.
  • Apabila Anda memiliki diabetes, kendalikan gula darah dan kunjungi dokter secara rutin.
  • Lakukan pemeriksaan mata tahunan, terutama apabila Anda memiliki risiko ablasio retina.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Direkomendasikan untuk Anda

ablasio retina adalah komplikasi mata diabetes

Kenali Tanda Awal Ablasio Retina Akibat Komplikasi Diabetes Pada Mata

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 01/01/1970 . Waktu baca 6 menit