Kacamata vs Lensa Kontak: Mana yang Lebih Baik untuk Olahraga?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Tidak semua orang memiliki penglihatan yang sempurna, gangguan penglihatan bisa terjadi pada orang dewasa atau anak-anak. Untuk Anda yang hobi olahraga namun memiliki gangguan penglihatan, pasti Anda sering merasa bingung harus memakai lensa kontak atau kacamata untuk olahraga? Anda mungkin bisa mempertimbangkan beberapa hal yang ada di artikel ini dan menemukan apa yang paling tepat untuk Anda.

Apa kelebihan dan kekurangan memakai lensa kontak saat olahraga?

Lensa kontak mungkin bisa menjadi pilihan yang paling aman jika Anda hobi berolahraga. Anda tidak perlu melepas kacamata dalam waktu berdekatan hanya karena berkeringat. Jika digunakan untuk aktivitas fisik yang bergerak cepat, kacamata biasanya akan berkabut dan menganggu penglihatan Anda. Dr. Clay Mattson, seorang dokter mata di Lexington, Kentucky menyarankan Anda untuk lebih memilih menggunakan lensa kontak jika Anda hobi berolahraga.

Lensa kontak jauh lebih aman digunakan untuk aktivitas olahraga. Kacamata menurut Clay Mattson lebih cenderung menyebabkan cedera dibandingkan lensa kontak karena kacamata dianggap rentan patah apalagi jika Anda hobi berolahraga basket, sepak bola atau softball.

Saat Anda menggunakan lensa kontak, Anda juga bisa menggunakan kacamata olahraga, kacamata hitam, atau kacamata renang untuk melindungi mata Anda. Hal ini memberi Anda kebebasan untuk memilih menggunakan kacamata tambahan tanpa merasa dibatasi karena menggunakan kacamata.

Namun, menggunakan lensa kontak bukan berarti tanpa kekurangan, masih ada yang menganggap bahwa lensa kontak bisa terjatuh di tengah aktivitas olahraga. Menurut Dr. Mattson, hal ini mungkin saja terjadi, namun jika Anda menggunakan lensa kontak sesuai anjuran dokter mata, hal ini tidak akan terjadi. Harga lensa kontak juga masih dianggap mahal karena secara rutin Anda harus mengganti lensa kontak  pada waktu tertentu, belum lagi jika Anda lupa meletakkan lensa kontak saat melepasnya. Anda harus siap-siap selalu membawa lensa kontak cadangan.

Kelebihan dan kekurangan menggunakan kacamata untuk olahraga

Tidak semua orang bisa menggunakan lensa kontak. Beberapa kondisi mata membuat lensa kontak justru menjadi pilihan yang tidak menguntungkan untuk beberapa pasien. Tidak perlu risau soal pilihan kacamata untuk olahraga. Anda bisa memilih kacamata untuk scubadiving, kacamata ski, kacamata hitam, atau kacamata olahraga khusus untuk melindungi mata Anda. Jika Anda ingin membeli kacamata yang khusus untuk olahraga, pastikan Anda memilih yang lentur, nyaman, dan sesuai dengan gaya keseharian Anda.

Menggunakan kacamata tidak hanya untuk aktivitas sehari-hari namun juga berolahraga, pasti ada rasa khawatir akan ada suatu insiden baik sengaja maupun tidak sengaja yang bisa menyebabkan kacamata Anda terjatuh. Apalagi jika Anda melakukan olahraga yang memerlukan banyak bergerak seperti berlari. Memilih bingkai kacamata yang tahan benturan, mungkin bisa menjadi pilihan Anda.

Tetap memilih kacamata saat berolahraga mungkin juga akan mengurangi gerak lincah Anda karena sesekali Anda harus melepas dan mengelap kacamata yang berkabut karena nafas atau keringat.

Pilihan tetap ada di tangan Anda

Keputusan untuk memilih kacamata atau lensa kontak sangat tergantung pada kenyamanan Anda. Ada baiknya ambil keputusan ini setelah berkonsultasi kepada dokter. Untuk seorang atlet, menggunakan lensa kontak mungkin menjadi pilihan yang paling tepat. Namun, apa yang cocok dan nyaman untuk orang lain, belum tentu sama dengan Anda. Berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan bisa jadi pilihan terbaik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mungkinkah Lensa Kontak (Softlens) Bergerak ke Belakang Bola Mata?

Softlens normalnya terpasang di bagian depan bola mata, tepatnya di lingkaran hitam. Adakah kemungkinan softlens bisa masuk ke belakang mata saat dipakai?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 20/02/2020 . 4 menit baca

Lensa Kontak Tersangkut? Ini Cara Mengatasinya

Tidak perlu panik saat lensa kontak tiba-tiba hilang atau sulit untuk dilepaskan. Cara berikut ini dapat dilakukan Anda sendiri untuk mengatasi masalah ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 30/12/2019 . 5 menit baca

Mengapa Orang Berkacamata Terkesan Lebih Pintar?

Banyak orang yang mengatakan bahwa berkacamata membuat mereka terlihat lebih pintar. Apakah penampilan ini sesuai dengan tingkat kecerdasannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 26/08/2019 . 3 menit baca

4 Aturan Penting Pakai Softlens Saat Cuaca Panas Agar Mata Tetap Sehat

Menggunakan lensa kontak di cuaca panas tidak bisa sembarangan. Agar tetap aman dan nyaman, yuk ikuti aturan pakai softlens berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 18/06/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mata plus pada anak

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 5 menit baca
jerawat gara-gara kacamata

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . 4 menit baca
pusing pakai kacamata baru

Merasa Pusing Saat Pakai Kacamata Baru, Normal atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020 . 4 menit baca
cairan softlens tetes mata

Bolehkah Kita Menggunakan Cairan Softlens Sebagai Tetes Mata?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 02/04/2020 . 6 menit baca