Rabun Jauh (Miopi)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 September 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu miopi (rabun jauh)?

Miopi atau rabun jauh adalah gangguan pada mata yang menyebabkan Anda tidak mampu melihat benda dalam jarak jauh dengan jelas.

Kondisi ini juga dikenal dengan mata minus. Gejala miopi yang paling sering dirasakan misalnya penglihatan buram, kesulitan membaca tulisan dari jauh, dan sakit kepala. 

Rabun jauh dapat berkembang secara perlahan atau dengan cepat. Sering kali gangguan penglihatan miopi ini mulai dirasakan sejak masa kanak-kanak dan kemudian semakin memburuk hingga dewasa.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Gangguan penglihatan ini sangat umum dialami. Miopi biasanya mulai muncul saat umur 8 dan 12 tahun, tapi dapat mempengaruhi pasien pada semua umur.  Rabun jauh bisa diatasi dengan mengurangi faktor-faktor yang meningkatkan seseorang mengalami mata minus. 

Apa saja jenis miopi?

Menurut American Academy of Opthalmology berdasarkan penyebabnya miopi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

Miopi tinggi

Miopi tinggi adalah bentuk yang kondisi miopi yang lebih parah di mana bola mata menjadi lebih panjang dari ukuran normal. Jika mata minus ini sudah dialami sejak kecil, kondisi ini dapat membaik pada umum 20-30 tahun. 

Selain membuat Anda sulit melihat benda yang berjarak jauh, kondisi ini juga meningkatkan risiko Anda terkena kondisi lain, seperti retina robek, katarak, dan glaukoma

Miopi degeneratif

Kondisi yang disebut juga dengan miopi ganas ini adalah jenis rabun jauh langka yang biasanya warisi dari orang tua. Pada kondisi ini, bola mata memanjang dengan sangat cepat dan menyebabkan rabun jauh parah, yang biasanya terjadi pada remaja atau orang dewasa awal. 

Jenis rabun jauh ini bisa semakin parah seiring bertambahnya usia. Selain membuat Anda kesulitan melihat benda yang berjarak jauh, Anda juga berisiko tinggi mengalami komplikasi miopi seperti retina lepas, pertumbuhan pembuluh darah abnormal pada mata (neovaskularisasi koroid), dan glaukoma. 

Gejala

Apa saja tanda dan gejala miopi (rabun jauh)?

Ciri-ciri dari rabun jauh secara umum adalah: 

  • Penglihatan buram ketika melihat benda dalam jarak jauh
  • Harus menyipitkan mata atau sebagian menutup kelopak mata untuk melihat dengan jelas
  • Sakit kepala karena kelelahan mata
  • Kesulitan melihat saat berkendara, terutama pada malam hari

Rabun jauh biasanya sudah terdeteksi sejak kecil dan didiagnosis saat usia sekolah hingga remaja. Anak-anak dengan mata minus mungkin merasakan gejala di bawah ini.

  • Terus-menerus menyipitkan mata
  • Harus duduk lebih dekat dengan televisi, layar lebar, atau di depan kelas
  • Tampak tidak menyadari adanya benda jauh
  • Mengedipkan mata secara berlebihan
  • Terus menggosok mata

Kapan harus pergi ke dokter?

Jika Anda mengalami kesulitan melihat sesuatu yang jauh atau kualitas penglihatan Anda menurun, kondisi ini bisa mengganggu keseharian Anda. Anda hendaknya segera memeriksakan mata Anda ke dokter spesialis mata. 

Apabila Anda mengalami beberapa gejala gangguan penglihatan berikut ini, pastikan segera mendapatkan pertolongan medis darurat:

  • Tampak bintik kecil seperti melayang yang mengganggu penglihatan Anda
  • Tampak kilatan cahaya di salah satu atau kedua mata
  • Mengalami serangan cahaya atau bayangan yang menutupi sebagian daerah penglihatan.

Gejala di atas merupakan tanda ablasio retina, yaitu komplikasi miopi. Meskipun demikian, komplikasi ini memang jarang terjadi.

Penyebab

Apa penyebab rabun jauh (miopi)?

Miopi adalah salah satu jenis kelainan refraksi mata. Hal ini terjadi ketika jarak antara kornea dengan retina menjadi terlalu jauh. Akibatnya, mata kesulitan untuk memfokuskan sinar cahaya yang ditangkap tepat ke bagian retina.

Retina adalah jaringan peka cahaya yang terletak di belakang mata dan bertugas mengantarkan sinyal dari cahaya tersebut untuk diproses menjadi gambar oleh otak. Pada mata minus, sinar cahaya yang diteruskan dari kornea justru jatuh dibagian depan retina.  

Kondisi penyebab mata minus ini mengakibatkan objek yang dekat terlihat jelas, sedangkan objek yang jauh tampak buram.

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko miopi (rabun jauh)?

Beberapa hal dapat meningkatkan risiko seseorang kesulitan melihat objek dengan jelas jauh, seperti:

  • Riwayat keluarga

Kondisi ini cenderung menurun dalam keluarga. Anda lebih berisiko jika salah satu atau kedua orangtua Anda juga memiliki rabun jauh. 

  • Kebiasaan membaca yang salah

Orang yang banyak membaca, menggunakan gadget, dan melakukan pekerjaan di depan komputer mungkin punya risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi rabun jauh. Apalagi jika Anda kerap membaca buku dan melihat layar terlalu dekat dan berada di tempat yang kekurangan cahaya. 

  • Kondisi lingkungan 

Beberapa penelitian menyebutkan kurangnya waktu untuk beraktivitas di luar rumah bisa meningkatkan risiko miopi. Pasalnya, cahaya di dalam ruangan lebih terbatas dibandingkan di luar.

Komplikasi

Komplikasi apa yang mungkin saya alami karena miopi (rabun jauh)?

Ada beberapa hal yang mungkin Anda alami setelah menderita miopi, yaitu:

  • Mengurangi kualitas hidup

Rabun jauh bisa memengaruhi kualitas hidup Anda. Anda mungkin tak akan bisa melakukan semua aktivitas, sesuai harapan. Keterbatasan penglihatan Anda juga akan mengurangi rasa semangat dalam menjalani hidup sehari-hari.

  • Mata lelah

Kondisi mata minus mungkin juga menyebabkan lelah pada mata Anda karena berusaha mempertahankan fokus. Ini bisa meningkatkan risiko mata lelah dan sakit kepala. 

  • Mengancam keselamatan

Keselamatan Anda sendiri atau orang lain mungkin akan terganggu jika Anda memiliki masalah penglihatan. Ini bisa menjadi masalah serius jika Anda mengendarai mobil atau mengoperasikan alat berat. 

  • Kerugian finansial

Biaya lensa perbaikan, pemeriksaan mata, dan perawatan medis akan menambah pengeluaran Anda. Terlebih, jika Anda mengalami rabun jauh kronis.

  • Masalah mata lainnya

Rabun jauh parah akan meningkatkan risiko Anda terkena masalah mata lainnya, seperti retina robek, glaukoma, hingga katarak.

Jaringan pada bola mata panjang akan mengembang dan menipis karena air mata, peradangan, pembuluh darah lemah dan gampang berdarah, dan luka.

Diagnosis

Bagaimana cara mendiagnosis kondisi ini?

Anda dapat terdiagnosis mengidap rabun jauh melalui pemeriksaan mata. Dalam pemeriksaan mata lengkap, Anda mungkin harus menjalani serangkaian tes. 

Manfaat pemeriksaan mata adalah untuk mengetahui kemampuan penglihatan Anda serta mengetahui jenis kacamata atau lensa kontak yang tepat.

Salah satu tes yang dilakukan adalah tes visus mata. Dokter atau petugas kesehatan akan meminta Anda membaca sebuah bagan yaitu Snellen chart.

Dalam pemeriksaan ini, Anda diminta untuk menyebutkan huruf yang tertera di bagan yang memiliki variasi ukuran. Pemeriksaan akan dilakukan pada kedua mata.

Pengobatan

Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.

Bagaimana cara mengobati miopi (rabun jauh)?

Untuk mengobati mata minus, Anda harus melatih penglihatan untuk membantu memfokuskan cahaya pada retina yaitu dengan bantuan lensa korektif ataupun melalui operasi refraktif.

Kacamata atau lensa kontak

Jika Anda memilih untuk memakai lensa korektif untuk mengobati rabun jauh, hal ini membantu Anda dengan mengurangi peningkatan kelengkungan kornea atau panjang mata. 

Anda bisa mencoba kacamata dengan berbagai jenis seperti bifokal, trifokal, dan kacamata membaca; atau lensa kontak yang langsung dipakai pada mata.

Operasi

Bila Anda tidak mau memakai sesuatu yang membantu kondisi rabun jauh Anda, Anda bisa mempertimbangkan operasi mata korektif. Metode ini membantu mengurangi atau bahkan menghilangkan ketergantungan kacamata atau lensa kontak. 

Prosedur paling umum adalah keratektomi fotorefraktif dengan penggunaan laser untuk menghilangkan lapisan jaringan kornea, dan lasik mata dengan memanfaatkan laser femto atau alat mekanis untuk memotong lapisan tipis melalui bagian atas kornea.

Apa saja perubahan gaya hidup yang dapat mengatasi miopi (rabun jauh)?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin membantu mengatasi rabun jauh:

  • Memeriksakan mata secara teratur. Lakukan hal ini meski Anda merasa baik-baik saja. 
  • Mengendalikan kondisi kesehatan kronis, misalnya diabetes dan tekanan darah tinggi. Kondisi tersebut bisa memengaruhi penglihatan Anda jika tidak ditangani dengan serius. 
  • Melindungi mata dari sinar matahari dengan memakai kacamata yang menghambat radiasi ultraviolet (UV).
  • Mencegah cedera mata. Anda disarankan memakai pelindung mata saat melakukan aktivitas tertentu macam berolahraga, memangkas rumput, mengecat, atau menggunakan produk lain yang mengandung asap beracun.
  • Konsumsi makanan sehat, seperti sayur-sayuran hijau dan buah-buahan. Ikan yang mengandung asam lemak omega-3, seperti tuna dan salmon, juga bisa membantu mengatasi miopi. 
  • Berhenti merokok. Hal ini tidak hanya membantu mengistirahatkan tubuh melainkan juga kesehatan mata.
  • Menggunakan lensa korektif yang tepat.
  • Mencegah mata lelah dengan mengalihkan pandangan dari komputer, atau saat membaca, setiap 20 menit, selama 20 detik, dan memandang objek lain yang jaraknya 20 kaki atau 6 meter. 
  • Mengurangi kelelahan mata. Setelah beberapa menit menggunakan komputer atau membaca, Anda harus berpaling sehingga mata dapat rileks.

Jika Anda mengalami kehilangan penglihatan tiba-tiba tanpa merasakan sakit, penglihatan buram atau ganda, segera periksakan diri ke dokter. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

Kalazion adalah kondisi timbulnya benjolan pada kelopak mata. Perlu cara khusus untuk menghilangkan benjolan di kelopak mata atau kalazion ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Dampak Polusi Udara pada Kesehatan Mata dan Cara Mencegahnya

Polusi udara tak hanya berbahaya untuk kesehatan pernapasan Anda, tapi juga kesehatan mata. Berikut berbagai cara untuk mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Perawatan di Rumah yang Bisa Dicoba untuk Mengatasi Kelopak Mata Kering

Tahukah Anda jika kulit kelopak mata bisa kering? Ya, untuk mengatasi kulit kelopak mata yang kering ikuti beberapa caranya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 17 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Mata Seperti Melihat Kilatan Cahaya, Apa Sebabnya?

Pernahkah Anda merasakan seperti melihat kilatan cahaya di mata, padahal tidak ada benda apa pun yang membuat Anda silau? Kira-kira apa penyebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mata silinder (astigmatisme)

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
trikiasis

Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Retinopati diabetik

Retinopati Diabetik

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit
mata plus pada anak

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit