Leukemia Limfositik Akut

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu leukemia limfoblastik akut (LLA)?

Leukemia limfoblastik akut atau LLA adalah suatu tipe dari kanker darah dan sumsum tulang – jaringan spons di dalam tulang di mana sel darah dibuat. 

Kata “akut” dalam penyakit LLA berasal dari fakta bahwa kondisi tersebut berkemang dengan cepat dan menciptakan sel yang tidak matang. Kata “limfosit” pada LLA mengacu pada sel darah putih yang disebut limfosit. Leukemia limfoblastik akut juga dikenal sebagai leukemia limfositik akut. 

Leukemia limfoblastik akut berkembang dengan sangat cepat dan tiba-tiba. Tanpa pengobatan yang tepat, penyakit ini bisa berakibat fatal.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Leukemia limfoblastik akut umum terjadi pada anak-anak. Penyakit ini biasanya mempengaruhi anak lelaki di bawah usia 15 tahun. 

Namun, pada beberapa kasus, penyakit ini dapat terjadi pada orang dewasa. Selalu konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala leukemia limfoblastik akut (LLA)?

Tanda-tanda dan gejala dari leukemia limfoblastik akut adalah:

  • Demam
  • Kulit pucat
  • Gusi berdarah
  • Nyeri tulang atau sendi
  • Pusing atau sakit kepala
  • Mudah mengalami infeksi
  • Sering muntah atau mimisan
  • Muncul benjolan yang disebabkan oleh kelenjar getah bening
  • Bengkak di sekitar leher, ketiak, perut, atau selangkangan
  • Kelelahan atau penurunan energi secara signifikan
  • Munculnya lebam-lebam di tubuh

Bergantung pada tempat sel leukemia hadir, gejala lain dari penyakit ini meliputi:

  • Perut membesar atau bengkak yang disebabkan dari sel leukemia di hati atau limpa.
  • Pembesaran kelenjar getah bening seperti di leher, pangkal paha, di bawah lengan, atau di atas tulang selangka.
  • Sakit kepala, masalah dengan keseimbangan, muntah, kejang, atau penglihatan kabur jika sudah menyebar ke otak.
  • Kesulitan bernapas jika terjadi penyebaran di daerah dada.

Mungkin ada gejala-gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Apabila Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang tersebut di atas, konsultasikanlah pada dokter Anda. Apabila ditunda, perkembangan penyakit akan menjadi lebih serius dan tidak dapat disembuhkan.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah kepada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Penyebab

Apa penyebab leukemia limfoblastik akut (LLA)?

Penyebab LLA adalah ketikaDNA di dalam sel-sel tulang tidak berfungsi normal. Keabnormalan ini menyebabkan sel yang sehat berhenti berkembang dan mati.

Namun, sel yang terinfeksi akan berkembang lebih kuat dan lebih banyak membelah diri.

Hingga sekarang belum jelas mengapa mutasi genetik ini menyebabkan leukemia limfoblastik akut. Meskipun demikian, banyak dokter melakukan penelitian dan menemukan bahwa kebanyakan dari kasus leukemia limfoblastik akut bukan merupakan penyakit turunan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk leukemia limfoblastik akut (LLA)?

Ada faktor-faktor tertentu yang dapat meningkatkan risiko leukemia limfoblastik akut (LLA), di antaranya:

  • Pernah melakukan pengobatan kanker, khususnya apabila pasien pernah melakukan kemoterapi atau radioterapi.
  • Paparan bahan kimia tertentu seperti benzena, pelarut yang digunakan di kilang minyak dan industri lainnya, asap rokok, produk pembersih tertentu, deterjen, dan lain sebagainya.
  • Orang yang terpapar radiasi tingkat tinggi dari reaktor nuklir.
  • Gangguan genetik, seperti down syndrome.
  • Memiliki saudara kandung yang mewarisi leukemia limfoblastik akut.
  • Orang yang memiliki kulit putih.
  • Jenis kelamin pria.

pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Dikutip dari situs Stanford Children’s Health, pemeriksaan yang mungkin dilakukan untuk mendiagnosis LLA adalah:

Pemeriksaan fisik

Ini adalah pemeriksaan untuk kesehatan secara umum, termasuk tanda dan gejala LLA, seperti benjolan atau hal lain yang dianggap tidak normal. Riwayat tentang kebiasaan, penyakit, dan perawatan yang pernah Anda lewati juga akan diperiksa. 

Tes darah

Prosedur pengambilan sampel darah dan pemeriksaan terhadap hal-hal di bawah ini:

  • Jumlah sel darah merah dan trombosit
  • Jumlah dan jenis sel darah putih
  • Jumlah hemoglobin (protein yang membawa oksigen) dalam sel darah merah
  • Bagian sampel terdiri dari sel darah merah. 

Aspirasi dan biopsi sumsum tulang

Prosedur pengangkatan sumsum tulang, darah, dan sepotong kecil tulang dengan cara memasukkan jarum berlubang ke tulang pinggul atau tulang dada. Sampel tersebut kemudian akan dilihat di bawah mikroskop untuk mencari tanda-tanda kanker.

Analisis sitogenetik

Ini adalah tes laboratorium di mana sel-sel dalam sampel darah atau sumsum tulang dilihat di bawah mikroskop untuk mencari perubahan tertentu dalam kromosom di limfosit.

Immunophenotyping

Immunophenotyping adalah tes di mana sel dalam sampel darah atau sumsum tulang dilihat di bawah mikroskop untuk mengetahui apakah limfosit ganas (kanker) dimulai dari limfosit B atau T. 

Penelitian kimia darah

Penelitian kimia darah adalah prosedur di mana sampel darah diperiksa untuk mengukur jumlah zat tertentu yang dilepaskan ke dalam darah oleh organ dan jaringan di dalam tubuh. 

Rontgen dada

Rontgen menggunakan sinar-X, yaitu jenis sinar energi yang dapat menembus tubuh dan menunjukkan gambar di layar, untuk melihat gambaran kondisi pada tubuh Anda. 

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk leukemia limfoblastik akut?

Kabar baiknya untuk pasien leukemia limfoblastik akut adalah penyakit ini dapat disembuhkan. Kemoterapi adalah langkah utama dalam pengobatan penyakit ini.

Pasien perlu diopname (di rawat di rumah sakit) untuk transfusi darah, kemoterapi, dan radioterapi. Proses biasanya melibatkan empat langkah penyembuhan. Proses dua langkah pertama diawali dengan terapi obat.

Setelah pasien memiliki tanda-tanda bahwa penyakit berkurang, langkah ketiga adalah melakukan radioterapi otak dan kemoterapi untuk benar-benar menghilangkan kanker.

Dokter Anda mungkin akan menyarankan untuk memproses transplantasi tulang sumsusm, atau dikenal sebagai transplantasi stem cell. Transplantasi dilakukan dengan menyuntikkan tulang sumsum sehat yang mengandung stem cell, dan kemudian stem cell akan memproduksi sel-sel sehat baru untuk memperbaiki sel yang abnormal.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi leukemia limfoblastik akut (LLA)?

Gaya hidup berikut dan pengobatan rumahan dapat membantu Anda mengatasi leukemia limfoblastik akut (LLA):

  • Periksa kembali penyakit Anda dengan tepat waktu untuk mengawasi perkembangan penyakit dan kondisi kesehatan Anda.
  • Ikuti panduan dari dokter, jangan gunakan obat-obatan tanpa persetujuan dokter.
  • Jaga kebersihan mulut. Kumur secara rutin dengan air garam hangat dan gunakan sikat yang lembut.
  • Minum banyak air.
  • Konsumsi makanan yang tinggi nutrisi apabila Anda sedang menjalani kemoterapi.
  • Balut luka Anda dengan perban dan segera temui dokter Anda apabila mengalami pendarahan abnormal.
  • Pahami bahwa metode pengobatan tergantung pada usia, genetik, dan ketersediaan donor.
  • Hindari kontak dengan orang-orang yang sakit karena ketahanan Anda lemah.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Jangan Cemas, Ini Cara Mencegah Kanker Darah Berdasarkan Jenisnya

    Kunci dari penanganan kanker darah adalah upaya pencegahan. Berikut adalah ragam cara mencegah kanker darah berdasarkan jenisnya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Hidup Sehat, Tips Sehat 11/04/2019 . Waktu baca 4 menit

    Berkenalan Dengan Spesialis Hematologi, Dokter yang Menangani Masalah Darah

    Diagnosis kanker darah atau hemofilia biasanya dibuat oleh spesialis hematologi. Namun, lingkup pekerjaan hematolog tidak cuma itu, lho!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hidup Sehat, Fakta Unik 30/11/2018 . Waktu baca 6 menit

    HBsAg, Tes Darah untuk Mendiagnosis Penyakit Hepatitis B

    Jika hasil pemeriksaan HBsAg positif, ini berarti Anda terinfeksi virus hepatitis B (VHB) dan berisiko menularkan penyakit ini ke orang lain.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Gangguan Pencernaan, Health Centers 23/11/2018 . Waktu baca 8 menit

    Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang Dokter Onkologi (Spesialis Kanker)

    Sebelum memulai pengobatan ke dokter onkologi atau spesialis kanker, simak berbagai informasi mengenai tugas dan cara memilih dokter onkologi yang tepat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker, Penyakit Kanker 21/11/2018 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kanker darah pada anak

    Data Anak Penderita Kanker di Indonesia dan Pentingnya Menjaga Mental Mereka

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 07/02/2020 . Waktu baca 6 menit
    rumah bersih anak leukemia

    Rumah yang Terlalu Bersih Meningkatkan Risiko Leukemia pada Anak

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 23/01/2020 . Waktu baca 3 menit
    penyakit kanker hati adalah

    Apa Itu Kanker Hati?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 16/01/2020 . Waktu baca 12 menit
    penyebab hemoglobin hb rendah

    4 Penyebab Hemoglobin (Hb) Rendah, dari Anemia Hingga Kanker

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 23/06/2019 . Waktu baca 5 menit