Growing Pain

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu growing pain?

Growing pain adalah salah satu gejala rasa sakit pada muskuloskeletal (tulang dan otot) yang biasanya terkait dengan pertumbuhan anak.

Seberapa umumkah growing pain?

Kondisi ini umum terjadi pada 10% – 20% anak-anak berusia SD dan digolongkan berdasarkan kondisi, lokasi dan fitur klinis dari prosedur rasa sakit. Puncak dari kondisi ini adalah saat usia 4 hingga 12 tahun, umumnya disertai dengan rasa sakit pada malam hari namun tidak ditemukan adanya kelainan fisik.

Gejala ini cenderung lebih umum menyerang lebih banyak anak laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan dan rasa sakit tidak muncul selama periode pertumbuhan pesat atau pada bagian pertumbuhan.

Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala growing pain?

Anak sering mengeluhkan nyeri pada kaki yang terasa dalam dan kram. Menurut deskripsi anak, ibu seringkali menyebutkan rasa sakit tidak spesifik dan bilateral, serta rasa sakit biasanya muncul di malam hari sebelum tidur selama setidaknya beberapa bulan. Kadang, anak bangun dari tidur mengeluhkan tentang rasa sakit yang berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam, dan kembali tidur setelah kaki dipijat.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Apabila anak Anda merasa tidak nyaman atau sering bangun pada malam hari dan mempengaruhi kehidupan dan perilaku mereka, konsultasikan dengan dokter.

Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan anak Anda.

Penyebab

Apa penyebab growing pain?

Growing pain biasanya ditemukan menurun di keluarga, meski belum diketahui apa penyebabnya. Growing pain tidak terkait dengan pertumbuhan atau penyakit lainnya. Growing pain berbeda dari penyakit seperti artritis inflamasi dengan tidak adanya gejala sakit pada pagi hari dan rasa kaku serta tidak adanya synovitis pada pemeriksaan fisik.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk growing pain?

Growing pain umumnya terjadi pada anak-anak yang sangat aktif, rasa sakit diperparah dengan aktivitas fisik yang meningkat.

Faktor risiko lainnya meliputi:

  • Usia
  • Ekspresi asimptomatis yang dapat menyebabkan gangguan perilaku di kemudian hari

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana growing pain didiagnosis?

Anak dapat menunjuk pada betis atau paha sebagai area yang terasa tidak nyaman, namun tidak menunjukkan artritis atau nyeri otot, kelemahan atau pembengkakan otot, kemerahan atau terbatasnya pergerakan.

Tinggi dan berat badan akan bertumbuh dalam batas normal. Tanda-tanda lain atau pemeriksaan fisik dapat menunjukkan hasil yang normal atau tidak signifikan.

Pemeriksaan laboratorium atau x-ray, jika dilakukan, normal.

Diagnosis kondisi tersebut hanya berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik.

Apa saja pengobatan untuk growing pain?

Perawatan untuk growing pain meliputi penghiburan dan rutinitas sebelum tidur:

  • Peregangan dan relaksasi rutin (pijat)
  • Perawatan panas (kompres hangat)
  • Analgesik ringan yang diresepkan dengan dosis untuk malam hari.

Pijat dapat bermanfaat untuk kondisi ini. Kadang, bangun di malam hari berdurasi panjang, menyebabkan pola perilaku yang mengganggu kualitas hidup.

Strategi harus dipertahankan untuk meminimalisir potensi masalah terhadap hubungan interpersonal di keluarga.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi growing pain?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi growing pains:

  • Tidur yang cukup meningkatkan kualitas hidup.
  • Selama episode, berikan pijatan karena efektif dalam meringankan rasa sakit.
  • Analgesik juga memiliki efek yang cepat.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

11 Gejala Pneumonia Pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Pneumonia pada anak diklaim sebagai penyebab kematian anak tiap 20 detik. Berikut beberapa gejala pneumonia pada anak yang sebaiknya Anda ketahui.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Parenting, Tips Parenting 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Peran Keseimbangan Mikrobiota Usus dalam Cegah Alergi Anak?

Sudah tahu peran keseimbangan mikrobiota usus dalam mencegah alergi anak? Cari tahu faktanya berdasarkan penelitian terbaru di sini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret anak bahagia bebas dari alergi karena orangtua menjaga keseimbangan mikrobiota usus
Kesehatan Anak, Parenting 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Penggunaan Ibuprofen untuk Anak di Masa Pandemi, Apakah Aman?

Penggunaan Ibuprofen untuk anak dalam mengatasi nyeri, misalnya demam telah terbukti aman diminum di tengah pandemi COVID-19. Berikut penjelasan lengkapnya.

Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Tips Parenting 26 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Pengaruh Kesehatan terhadap Kebahagiaan Anak

Hasil penelitian menemukan hubungan antara kesehatan dan kebahagiaan anak. Yuk, simak detail dan cara menjaga kesehatan buah hati sekarang.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
kesehatan dan kebahagiaan anak
Parenting, Nutrisi Anak 10 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pencegahan osteoporosis

6 Langkah Pencegahan Osteoporosis Agar Tulang Tetap Kuat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 6 menit
penyebab tulang keropos

Mengenali Berbagai Penyebab dan Berbagai Faktor Risiko dari Osteoporosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 6 menit
memaksa anak olahraga

Memaksa Anak Jago Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 5 menit
cara menghilangkan dahak pada anak

4 Cara Menghilangkan Dahak pada Anak Secara Alami

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 3 menit