Degenerasi Makula

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa yang dimaksud dengan degenerasi makula?

Macula Degeneration atau degenerasi makula adalah gangguan mata terkait usia yang memengaruhi kemampuan untuk melihat. Degenerasi makula merupakan penyebab utama kebutaan.

Degenerasi makula biasanya terjadi pada orang lanjut usia, dan memiliki dua jenis: degenerasi makula kering dan degenerasi makula basah.

Seberapa umum kondisi ini?

Degenerasi makula adalah penyakit yang umumnya menyerang penderita berusia lebih dari 60 tahun. Perempuan memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ini. Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena kondisi ini apabila menghindari faktor berisiko. Mohon diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja ciri-ciri dan gejala dari degenerasi makula ?

Degenerasi makula adalah kondisi yang gejala dan cirinya berbeda, tergantung jenisnya:

  • Degenerasi makula kering

Gangguan penglihatan, rasa kabur ketika melihat sesuatu. Saat penyakit semakin memburuk, titik redup akan muncul antara penglihatan Anda dan menjadi lebih gelap.

  • Degenerasi makula basah

Gejala yang paling umum adalah Anda akan melihat penglihatan terdistorsi di pusat pandangan, misalnya, garis lurus menjadi bergelombang. Atau pusat pandangan terlihat redup, kesulitan penglihatan pun dapat terjadi. Selain itu, masih terdapat juga beberapa ciri dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki keluhan yang sama, tolong konsultasikan kepada dokter Anda.

Kapan saya harus menghubungi dokter?

Temui dokter segera jika Anda merasa penglihatan Anda terganggu atau terlihat kabur pada pusat penglihatan. Status dan kondisi dapat berbeda pada setiap orang, maka selalu diskusikan dengan dokter tentang metode diagnosis, pengobatan, dan perawatan terbaik bagi Anda.

Penyebab

Apa saja yang menyebabkan degenerasi makula?

Degenerasi makula adalah penyakit yang penyebabnya berbeda-beda, tergantung kondisinya.

1. Denegerasi makula  kering:

Penyebab yang paling umum adalah lapisan makula semakin menipis dan kehilangan kemampuan untuk berfungsi.

2. Degenerasi makula basah

Terjadi ketika pembuluh darah abnormal di belakang retina mulai tumbuh. Pembuluh darah baru yang rapuh menyebabkan perdarahan di makula. Ini adalah alasan utama yang menyebabkan kehilangan penglihatan.

Faktor-faktor risiko

Apa saja yang meningkatkan risiko terjangkit degenerasi makula?

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi degenerasi makula adalah:

  • Usia. Degenerasi makula semakin rentan terjadi pada usia lanjut.
  • Riwayat keluarga yang juga punya masalah degenerasi makula.
  • Merokok.
  • Obesitas.
  • Pola makan tidak sehat.

Tidak adanya risiko tidak berarti Anda bebas dari kemungkinan terpapar gangguan. Ciri dan gejala yang dituliskan hanya untuk referensi. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja jenis pengobatan yang dapat dilakukan pada penderita?

Degenerasi makula adalah kondisi yang bisa diatasi jika terdeteksi sejak dini. Pengobatan dini sangat penting. Jika Anda mengidap degenerasi makula tahap awal, Anda harus mengonsumsi vitamin, antioksidan, dan zinc, juga berhenti merokok untuk memulai pengobatan yang lebih efektif.

Cara ini tidak akan membuat penglihatan Anda dipulihkan seperti semula tetapi berguna untuk mencegah perkembangan penyakit. Jika degenerasi makula kering yang menyerang sudah menyentuh dalam tahap akhir, maka tidak ada pengobatan yang dapat mencegah kehilangan penglihatan.

Pengobatan degenerasi makula basah termasuk operasi laser atau fungsi terapi fotodinamik. Keduanya tidak bisa menyembuhkan sepenuhnya tapi dapat memperlambat laju kehilangan penglihatan.

Pengobatan yang lebih baru termasuk suntikan zat antibodi monoklonal dan faktor pencegah berkembangnya vasodilatasi endotel langsung kepada mata. Namun, cara ini akan membuat Anda merasa tidak nyaman dan mata terasa sakit.

Apa saja jenis tes yang paling umum dilaksanakan pada penderita degenerasi makula?

Dokter akan menggunakan lensa medis untuk melihat retina, pembuluh darah, dan saraf optik. Anda juga dapat melakukan tes dengan melihat gambar-gambar tertentu. Jika apa yang Anda lihat adalah garis bergelombang, kemungkinan Anda memiliki penyakit degenerasi makula.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi Macular Degeneration (Degenerasi Makula)?

Berikut merupakan bentuk-bentuk dari gaya hidup sehat dan pengobatan tempat tinggal yang dapat membantu Anda menghadapi degenerasi makula :

  • Makan lebih banyak buah-buahan, sayuran, ikan, dan menghindari makanan tinggi lemak
  • Dilarang merokok
  • Lakukan pemeriksaan mata berkala dan ikuti petunjuk dokter
  • Membaca atau melakukan hal-hal yang membutuhkan ketajaman mata hanya jika ada cahaya yang cukup

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

Masalah bau kaki tak sedap tentu sangat mengganggu. Untuk mengusir masalah ini, ikuti tips-tips dari para ahli dan bebaskan diri Anda dari bau kaki.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Masalah pencernaan bisa sangat mengganggu dan menyusahkan. Berbagai pengobatan pun Anda coba. Nah, sudahkah Anda menggunakan minyak esensial?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 13/06/2020 . Waktu baca 5 menit

7 Mitos yang Salah Tentang Membentuk Otot

Sudah olahraga mati-matian tapi otot tak juga terbentuk? Mungkin karena Anda mengikuti aturan membentuk otot yang hanya mitos belaka.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kebugaran, Hidup Sehat 12/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
menjaga kebersihan diri

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit