Mencari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasi Eosinofil Tinggi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Hasil tes darah Anda dapat menunjukkan berbagai kondisi kesehatan yang mungkin mengkhawatirkan. Pemeriksaan darah lengkap yang disertai tes darah diferensial akan menunjukkan jumlah masing-masing jenis sel darah putih dalam darah Anda, eosinofil salah satunya. Jika eosinofil tinggi, Anda mengalami kondisi yang disebut dengan eosinofilia. Lantas, apa penyebab kadar eosinofil menjadi tinggi? Bagaimana cara menurunkan eosinofil yang tinggi? 

Apa itu eosinofil tinggi (eosinofilia)?

Eosinofilia adalah kondisi ketika eosinofil dalam darah lebih tinggi dari batas normal. Jenis sel darah putih ini normalnya berjumlah kurang dari 500 sel per mikroliter darah.  

Anda dinyatakan mengalami eosinofilia jika jumlah eosinofil Anda lebih dari 500 per mikroliter darah. Sementara itu, jumlah eosinofil lebih dari 1.500 per mikroliter disebut hipereosinofilia.

Lebih rinci, eosinofilia dibedakan menjadi tiga tingkatan, yaitu:

  • Ringan: sebanyak 500-150 eosinofil per mikroliter
  • Sedang: sebanyak 1.500-5.000 eosinofil per mikroliter
  • Berat: lebih banyak dari 5.000 per mikroliter

Eosinofil merupakan salah satu jenis sel darah putih yang bertugas melawan penyakit. Dikutip dari Mayo Clinic, fungsi dari jenis sel darah putih ini adalah:

  • Menghancurkan zat asing
  • Mengatur peradangan
  • Memunculkan reaksi alergi

Eosinofil tinggi merupakan salah satu tanda umum adanya infeksi parasit, reaksi alergi, atau kanker. Eosinofilia dapat terjadi dalam darah (eosinofilia darah) atau di jaringan tempat infeksi atau pembengkakan (eosinofilia jaringan). 

Eosinofilia jaringan dapat dideteksi melalui prosedur eksplorasi atau ketika cairan dalam tubuh Anda, seperti lendir dari jaringan hidung, diperiksa di laboratorium. Jika mengalami eosinofilia jaringan, kadar eosinofil dalam aliran darah mungkin berada pada batas normal. 

Sementara itu, eosinofilia darah dapat dideteksi dengan tes darah, biasanya sebagai bagian pemeriksaan darah lengkap. 

Penyebab eosinofil tinggi

Eosinofilia terjadi ketika sumsum tulang menghasilkan terlalu banyak eosinofil. Dikutip dari jurnal yang dipublikasikan di US National Library of Medicine, beberapa kondisi yang menyebabkan eosinofil Anda meningkat, antara lain: 

1. Alergi

gejala alergi makanan

Eosinofilia ringan, yaitu ketika jumlah eosinofil lebih rendah dari 1.500/mcL tapi lebih tinggi dari jumlah normal sering ditemukan pada orang dengan penyakit alergi, seperti rhinitis alergi dan asma. Sementara itu, dermatitis atopik dapat mengakibatkan jumlah eosinofil yang sedikit lebiht tinggi. 

Sinusitis kronis, terutama jenis polipoid, dapat menyebabkan eosinofilia dalam kategori ringan hingga sedang. Ketika mengalami kondisi ini, Anda biasanya akan merasakan alergi hidung dan asma terlebih dahulu. 

Alergi obat juga dapat menyebabkan eosinofilia ringan sampai berat. Obat-obatan yang dapat menjadi penyebab kondisi ini adalah:

  • Antibiotik: Penisilin, sefalosporin, dapson, antibiotik berbasis sulfa
  • Penghambat oksidase xantin: Allopurinol
  • Antiepilepsi: Karbamazepin, fenitoin, lamotrigin, asam valproik
  • Antiretroviral: Nevirapine, efavirenz
  • Obat anti-inflamasi nonsteroid: Ibuprofen

2. Infeksi

ciri dan gejala infeksi parasit

Sejumlah infeksi parasit dapat membuat eosinofil Anda tinggi. Infeksi-infeksi tersebut dapat menjadi penyebab Anda mengalami eosinofil tinggi kategori ringan hingga parah. Beberapa di antaranya adalah:

  • Infeksi cacing:
    • Ascariasis
    • Infeksi cacing tambang
    • Trichinellosis
    • Sistiserkosis
    • Echinococcosis
    • Strongyloidiasis
    • Eosinofilia paru tropis
    • Loiasis
    • Skistosomiasis
    • Klonorkiasis
  • Infeksi protoza, seperti Isospora belli, Dientamoeba fragilis, sarcocystis

3. Penyakit autoimun

penyakit autoimun

Berbagai penyakit autoimun juga bisa membuat eosinofil Anda tinggi. Eosinofilia yang berkaitan penyakit autoimun adalah:

  • Dermatomiositis
  • Rheumatoid arthritis yang parah
  • Sklerosis sistemik progresif
  • Sindrom Sjögren
  • Lupus erythematosus sistemik
  • Sindrom Behcet
  • Penyakit radang usus
  • Sarkoidosis
  • Pemfigoid bulosa
  • Dermatitis herpetiformis (penyakit Celiac)

4. Kanker

Jumlah eosinofil yang tinggi juga bisa menjadi tanda keganasan, alias kanker. Meski begitu, bukan berarti Anda pasti terkena kanker jika mengalami eosinofilia.

Beberapa kanker yang dikaitkan dengan eosinofilia, antara lain:

  • Leukemia eosinofilik akut atau kronis
  • Limfoma (sel T dan Hodgkin)
  • Leukemia myelomonocytic kronis
  • Kanker paru
  • Kanker tiroid
  • Adenokarsinoma (kanker kelenjar) pada saluran pencernaan
  • Kanker terkait epitel skuamosa (leher rahim, vagina, penis, kulit, nasofaring, kandung kemih)

Laman Cleveland Clinic menyebut gangguan eosinofilik sering disebut dengan nama yang menggambarkan lokasi gangguan terjadi. Misalnya:

  • Sistitis eosinofilik, yaitu kelainan pada kandung kemih
  • Fasciitis eosinofilik, yaitu gangguan pada fasia, atau jaringan ikat di seluruh tubuh
  • Pneumonia eosinofilik, yaitu gangguan pada paru-paru
  • Kolitis eosinofilik, yaitu kelainan pada usus besar (usus besar)
  • Esofagitis eosinofilik, yaitu gangguan pada esofagus
  • Gastritis eosinofilik, yaitu gangguan lambung
  • Gastroenteritis eosinofilik, yaitu gangguan pada lambung dan usus kecil

Apa bahaya eosinofil tinggi?

anatomi tubuh manusia

Kadar eosinofil yang sangat tinggi bisa membuat Anda mengalami kondisi yang disebut dengan sindrom hipereosinofilik. Kondisi ini termasuk ke dalam kategori eosinofilia sedang hingga parah, dan bisa menyebabkan beberapa kondisi yang perlu Anda waspadai.

Beberapa kondisi ini dibedakan menjadi:

  • Sindrom hipereosinofilik idiopatik: eosinofil lebih dari 1.500/mcL darah dengan kerusakan organ tahap akhir.
  • Sindrom hipereosinofilik limfoproliferatif: eosinofil lebih dari 1.500/mcL darah, sering dikaitkan dengan ruam.
  • Sindrom hipereosinofilik mieloproliferatif: eosinofil lebih dari 1.500/mcL darah, gejala yang muncul kerap kalo berupa splenomegali, komplikasi terkait jantung, dan trombosis.
  • Eosinofilia episodik terkait angioedema (sindrom G): kondisi yang muncul bisa berupa demam siklis, pembengkakan, gatal-gatal, pruritus, peningkatan eosinofil yang signifikan, dan peningkatan IgM (salah satu bentuk antibodi yang muncul untuk melawan infeksi). 

Bagaimana cara menurunkan eosinofil tinggi?

obat nyeri sendi

Cara menurunkan eosinofil yang tinggi berbeda-beda tergantung penyebabnya. Beberapa pengobatan yang mungkin diberikan untuk mengatasi eosinofilia, antara lain:

  • Menghentikan pengobatan tertentu, khususnya dalam kasus reaksi alergi obat
  • Menghindari makanan tertentu, khususnya dalam kasus esofagitis
  • Minum obat anti-infeksi atau anti-inflamasi

Anda mungkin tidak akan menyadari eosinofil Anda di atas kadar normal jika tidak melakukan pemeriksaan darah. Untuk menemukan penyebab pasti eosinofil Anda meningkat, dokter mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang dan tambahan lainnya untuk mengonfirmasi penyakit dengan lebih jelas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa yang Terjadi Bila Kadar Limfosit Tinggi?

Kadar limfosit tinggi bisa menjadi tanda bahwa Anda terkena penyakit tertentu, lho. Apa saja penyakit yang bisa sebabkan kadar limfosit melonjak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 10 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Basofil, Leukosit yang Berperan Penting dalam Sistem Kekebalan Tubuh

Basofil adalah salah satu jenis sel darah putih yang paling sedikit, tetapi punya fungsi yang penting sebagai sistem kekebalan tubuh.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 10 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Fungsi Neutrofil dan Kadar Normalnya dalam Darah

Neutrofil adalah jenis paling umum dari sel darah putih. Jenis sel darah ini mempunyai fungsi penting bagi sistem kekebalan tubuh Anda. Bagaimana kerjanya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Mencari Penyebab Leukosit Tinggi dalam Darah dan Cara Menanganinya

Leukositosis adalah kondisi saat sel darah putih atau leukosit tinggi. Kelebihan sel darah putih bisa jadi tanda keganasan ataupun infeksi biasa.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 9 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

agranulositosis adalah

Mengulik Agranulositosis, Defisiensi Sel Darah Putih yang Bisa Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
flebotomi adalah

Memahami Prosedur Flebotomi, yang Dapat Membantu Mengatasi Kelainan Darah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
sistem peredaran darah pada manusia

Menyusuri Sistem Peredaran Darah Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
komponen darah tes darah

4 Macam Komponen Darah Manusia dan Fungsinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit