home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tujuan Berpuasa Sebelum Cek Darah dan Tipsnya agar Lancar

Tujuan Berpuasa Sebelum Cek Darah dan Tipsnya agar Lancar

Sebelum melakukan tes darah, dokter bisa meminta Anda berpuasa terlebih dahulu. Ya, selama beberapa jam sebelum tes, Anda tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Sebenarnya, tidak semua tes darah mengharuskan pasien untuk berpuasa. Tujuan puasa sebelum cek darah berkaitan dengan hasil pemeriksaan yang ingin diketahui.

Yuk, ketahui pentingnya berpuasa sebelum tes darah dan tips puasa untuk tes darah yang tepat dalam ulasan berikut ini!

Alasan perlu puasa sebelum cek darah

puasa sebelum cek darah

Kandungan di dalam makanan dan minuman bisa memengaruhi hasil tes darah.

Saat tubuh mencerna makanan atau minuman, berbagai vitamin, mineral, lemak, dan zat gizi lain yang terkandung di dalamnya akan terserap ke dalam aliran darah.

Hal ini bisa meningkatkan konsentrasi glukosa, mineral, dan kolesterol di dalam darah sehingga hasil tes tidak akurat menggambarkan kondisi kesehatan Anda.

Oleh karena itu, puasa sebelum cek darah penting dilakukan agar hasil pemeriksaan dapat digunakan sebagai acuan yang tepat dalam pemeriksaan medis.

Hasil yang tidak akurat dapat mengarah pada diagnosis yang keliru.

Aturan puasa sebelum cek darah

Tidak semua tes darah mengharuskan pasien untuk berpuasa terlebih dulu. Biasanya, Anda perlu puasa sebelum cek darah jika ingin mengukur:

  • kadar gula darah,
  • kontrol diabetes,
  • fungsi liver,
  • cek kadar kolesterol di dalam darah,
  • jumlah lemak seperti tes trigliserida, HDL, LDL,
  • fungsi metabolisme,
  • kadar mineral seperti besi,
  • enzim, seperti GGT (Gamma-glutamyl transferase), dan
  • jumlah sel darah merah (tes anemia).

Beberapa tes diatas memiliki aturan puasa sebelum tes yang berbeda-beda.

Melansir NHS, pasien umumnya diminta untuk tidak makan sama sekali selama 8-10 jam, tapi diperbolehkan untuk minum air putih.

Adapun pasien yang hanya disarankan untuk menghindari konsumsi makanan tertentu yang bisa memberikan hasil yang keliru, tetapi tetap boleh mengonsumsi makanan lainnya.

Hal ini tergantung dari tujuan awal pemeriksaan darah dilakukan.

Minuman seperti kopi dan alkohol tidak hanya membuat tes darah tidak menunjukkan hasil sebenarnya, tetapi juga dapat menyulitkan proses pengambilan darah karena efek dehidrasi yang ditimbulkan.

Tips puasa sebelum tes darah

Minum air putih selama puasa sebelum tes darah

Jika memang Anda dianjurkan puasa sebelum tes darah, maka ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan.

1. Menjaga tubuh tetap terhidrasi

Air putih tidak akan memengaruhi hasil tes darah tertentu. Jadi, Anda tetap boleh minum air putih seperti biasa meskipun harus puasa sebelum cek darah.

Minum air putih sebelum tes darah bertujuan menjaga kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.

Kondisi tubuh yang terhidrasi dengan baik dapat membuat pembuluh darah lebih terlihat sehingga memudahkan proses pengambilan darah.

Untuk itu, cobalah untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi 2 hari sebelum tes dilakukan. Beberapa jam sebelum tes, minumlah beberapa gelas air agar perawat bisa dengan mudah menemukan pembuluh darah Anda.

Memang ada pemeriksaan darah yang mengharuskan Anda puasa minum juga. Maka dari itu, selalu ikuti anjuran dari dokter sebelum tes darah dilakukan.

2. Puasa sesuai waktu yang ditentukan

Ketika Anda diminta untuk puasa, Anda akan berpikir lamanya seperti puasa di bulan Ramadan. Sebenarnya, hal ini kembali lagi pada jenis tes yang akan Anda lakukan.

Jadi, lagi-lagi Anda harus tanyakan pada dokter berapa lama Anda harus menahan makan dan minum.

Jika diminta untuk puasa selama 12 jam, sedangkan Anda harus tes darah besok pukul 9 pagi, maka berhentilah makan dan minum sejak pukul 9 malam.

Sesuaikan dengan waktu awal puasa dengan jadwal pemeriksaan darah yang akan Anda lakukan.

Bagi anak-anak atau ibu hamil, puasa sebelum tes medis aman dilakukan, kecuali memiliki risiko tinggi terhadap kondisi kesehatan tertentu.

Ibu hamil bisa mengalami peningkatan asam lambung selama puasa, segera informasikan pada dokter jika gejala semakin parah.

3. Perhatikan konsumsi obat-obatan

Rutin minum obat-obatan yang dibutuhkan setiap harinya secara teratur sekalipun Anda harus puasa sebelum cek darah.

Namun, Anda perlu mengikuti anjuran saat dokter menyarankan untuk berhenti mengonsumsi beberapa jenis obat yang bisa memengaruhi hasil tes.

Obat-obatan tersebut biasanya juga bisa mengganggu kelancaran peredaran darah.

4. Berhenti merokok

Merokok dapat memengaruhi hasil tes darah. Jadi, Anda sebaiknya menghindari merokok selama puasa sebelum cek darah.

Jika Anda tetap merokok sekalipun tidak makan sebelum tes darah, pemeriksaan tetap bisa menunjukkan hasil yang tidak akurat.

Apabila Anda lupa untuk berpuasa dan malah makan sebelum tes, tanyakan pada petugas kesehatan atau dokter apakah cek darah masih boleh dilakukan atau perlu ditunda.

Hal yang terpenting adalah untuk berterus terang tentang kondisi Anda sehingga dokter dapat mengetahui faktor yang memengaruhi hasil tes darah.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Aldasouqi, S., Corser, W., S. Abela, G., Mora, S., Shahar, K., & Krishnan, P. et al. (2016). Fasting for Laboratory Tests Poses a High Risk of Hypoglycemia in Patients with Diabetes: A Pilot Prevalence Study in Clinical Practice. International Journal Of Clinical Medicine, 07(10), 653-667. http://dx.doi.org/10.4236/ijcm.2016.710071

Mora, S. (2016). Nonfasting for Routine Lipid Testing. JAMA Internal Medicine, 176(7), 1005. https://doi.org/10.1001/jamainternmed.2016.1979

Simundic, A., Cornes, M., Grankvist, K., Lippi, G., & Nybo, M. (2014). Standardization of collection requirements for fasting samples. Clinica Chimica Acta, 432, 33-37. https://doi.org/10.1016/j.cca.2013.11.008

The National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI). (2021). Blood Tests. Retrieved 29 June 2021, from https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/blood-tests

NHS UK. (2018). Blood tests. Retrieved 29 June 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/blood-tests/

NHS UK. (2018). Can I eat and drink before having a blood test?. Retrieved 29 June 2021, from https://www.nhs.uk/common-health-questions/operations-tests-and-procedures/can-i-eat-and-drink-before-having-a-blood-test/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fidhia Kemala Diperbarui 28/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x