Apakah Boleh Ibu Minum Jamu Saat Hamil?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Minum jamu saat hamil mungkin dilakukan oleh sebagian wanita. Jamu adalah minuman tradisional yang dipercaya bisa menjadi obat alternatif dalam mengobati penyakit-penyakit ringan, seperti pilek, batuk, atau masuk angin. Tapi, bagaimana jika minum jamu saat hamil? Apakah masih memiliki dampak yang baik untuk kesehatan? Apa justru sebaliknya, berbahaya bagi kehamilan?

Berbahaya atau tidak minum jamu saat hamil?

Jamu tidak hanya diandalkan sebagai obat aternatif saja, tetapi dipercaya juga bisa meningkatkan sistem kekebalan dan stamina tubuh. selain itu, harga jamu yang lebih murah dibandingkan dengan suplemen atau obat-obatan lain, membuat jamu masih digemari oleh masyarakat Indonesia.

Tetapi apa jadinya jika ibu hamil yang meminum jamu tersebut? Sebaiknya, Anda tidak minum jamu yang sudah dikemas saat sedang hamil, karena Anda tidak tahu bahan sintetis apa yang dimasukkan ke dalam jamu kemasan tersebut. Dan sebagian besar merek jamu kemasan yang tersebar, belum terdaftar ke dalam BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sehingga kita tidak tahu apakah jamu tersebut punya efek samping atau tidak.

Apa dampaknya apabila saya minum jamu saat hamil?

Sebenarnya ada beberapa bahan dasar jamu yang sebaiknya tidak Anda konsumsi selama kehamilan karena akan menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, kontraksi rahim, serta dapat melukai si bayi yang ada di dalam kandungan. Bahkan sudah beberapa penelitian telah berhasil membuktikan bahwa tidak semua tanaman obat – yang  merupakan bahan dasar dari jamu – aman untuk dikonsumsi. Sementara, penelitian yang menyatakan bahwa jamu bermanfaat bagi ibu hamil masih sangat terbatas.

Namun, bukan berarti Anda tidak bisa sama sekali minum jamu saat hamil sama. Jika jamu itu berasal dari tumbuhan alami dan sudah terbukti ada khasiatnya bagi kehamilan, maka tidak ada salahnya mencoba. Seperti yang dikatakan oleh dr. Hasnah Siregar, Sp.OG, dokter ahli kandungan RSAB Harapan Kita, bahwa minum jamu bisa bermanfaat bagi ibu yang sedang hamil, tetapi pemakaiannya harus diawasi oleh dokter.

Bahan jamu apa saja yang baik untuk ibu yang sedang hamil?

Menurut American Pregnancy, ada beberapa tanaman obat yang bermanfaat untuk kehamilan, sehingga minum jamu saat hamil tidak bermasalah, di antaranya yaitu:

  • Daun raspberry merah, tanaman ini mengandung zat besi, membantu untuk menghilangkan mual, serta menurunkan rasa sakit saat melahirkan.
  • Daun peppermint, cukup ampuh dalam mengatasi rasa mual dan kembung pada ibu hamil.
  • Jahe, bisa menghilangkan rasa mual

Lalu apa saja bahan jamu yang tidak aman untuk dikonsumsi?

Mengenai daftar bahan jamu yang baik dan buruk untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, mungkin akan berbeda setiap sumbernya. Oleh karena itu penting untuk Anda bertanya dan mendiskusikan jamu apa yang akan Anda minum pada tim medis Anda. Menurut  pernyataan American Pregnancy, beberapa bahan jamu, seperti kencur, rosemary, dan ginseng berdampak buruk jika dikonsumsi layaknya obat-obatan, atau dalam jumlah yang banyak. Penggunaan rosemary yang terlalu banyak dapat mengakibatkan perdarahan kehamilan.

Namun, Anda tidak perlu cemas, jika penggunaan bahan-bahan tersebut hanya sebagai penambah rasa pada makanan, maka tidak akan menimbulkan efek samping yang buruk.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Menyusui 05/06/2020 . Waktu baca 10 menit

Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran? Ini Hal yang Harus Diketahui!

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . Waktu baca 7 menit

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berhubungan seks setelah operasi caesar

Berhubungan Seks Setelah Operasi Caesar, Wajarkah Bila Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit