Ayah, Ini Tips Mengantar Ibu Hamil ke Rumah Sakit untuk Kelahiran

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat yang mendebarkan bagi para suami saat melihat pasangan tercinta sudah dekat waktu melahirkan. Meskipun persiapan sudah dilakukan maksimal, tetapi mungkin ada hal di luar dugaan seperti waktu melahirkan lebih cepat. Suami perlu siap sedia mengantar istri untuk melahirkan ke rumah sakit dengan berkendara.

Tips jitu mengantar istri melahirkan ke rumah sakit

Waktu melahirkan sudah mulai mendekat. Beragam persiapan kelahiran pun sudah dilakukan dan disiapkan dalam satu tas. Persiapan kelahiran ini ibarat jadi “protokol” utama yang dilakukan dari jauh-jauh hari agar ibu dan ayah tidak lagi kewalahan mempersiapkan kebutuhan.

Tanggal yang dinanti pun sudah tinggal menghitung hari. Namun, kita tidak pernah tahu kemungkinan kontraksi yang mungkin lebih cepat dari yang diperkirakan. Di sini, ayah perlu siap kapanpun untuk mengantar istri ke rumah sakit untuk melahirkan.

Maka itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyetir mobil untuk mengantarnya ke rumah sakit.

1. Bawa segala perlengkapan

perlengkapan bayi baru lahir

Saat istri sudah mengalami kontraksi yang intens, segera bawa ia ke rumah sakit. Mungkin ada rasa panik yang menjalar dan Anda perlu menanganinya. Namun, ingatlah untuk membawa tas persiapan kelahiran yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Bantu istri terkasih masuk ke dalam mobil. Bawakan ia bantal maupun selimut yang membuatnya tetap nyaman dalam perjalanan ke rumah sakit. Saatnya mengatar istri untuk melahirkan ke rumah sakit yang sudah menjadi tujuan atau yang terdekat dari rumah.

2. Hadapi rasa panik dengan mencoba tenang

cara suami mendukung istri yang sedang hamil

Memang terdengar kontradiksi, tetapi rasa panik tidak bisa diredam dengan kepanikan. Panik adalah kondisi yang wajar jika Anda berada di dalam situasi ini. Mungkin ini pertama kali atau lebih Anda mengantar istri yang hendak melahirkan ke rumah sakit. 

Salah satu cara untuk mengatasi panik adalah dengan menarik napas dalam. Perlahan tarik dan hembuskan. Bayangkan, saat menghembuskan napas, rasa panik dan cemas perlahan memudar. Setelahnya, cobalah tersenyum dan menenangkan istri Anda yang dilanda kecemasan. Tak ada salahnya mempraktikkan ini bersama istri bila memungkinkan.

3. Perhatikan kecepatan mobil

keracunan gas co di dalam mobil

Saat mengantar istri ke rumah sakit untuk melahirkan, perhatikan kecepatan kendaraan Anda. Di dalam situasi emergensi seperti ini, Anda dan istri pasti ingin cepat sampai tujuan dengan selamat. Redam sejenak keinginan untuk melaju dengan kecepatan tinggi.

Batasi berkendara dengan laju terlalu tinggi, karena ini bisa meningkatkan risiko keselamatan bagi Anda dan istri, maupun orang lain yang berkendara. Jangan lupa, ada rambu lalu lintas yang perlu dipatuhi. Tetap jaga jarak aman dan tahan emosi selama Anda berkendara. Dengan begitu, Anda dan istri pun selamat sampai di rumah sakit untuk menantikan momen indah yang segera tiba.

4. Setel musik

mengantar istri melahirkan ke rumah sakit

Selama di perjalanan, mungkin istri terkasih mengeluhkan rasa sakit dan tidak nyaman. Ingin rasanya untuk meredakan keluhannya. Tak perlu bingung lalu cobalah untuk tenang. Setel musik favoritnya di dalam mobil. 

Musik menjadi cara lain untuk mengalihkan ketidaknyamanan pada ibu hamil yang hendak melahirkan. Musik bisa membawa ketenangan, serta meredam stres pada ibu hamil. Di dalam jurnal BMC Complementary And Alternative Medicine, musik dapat membantu kecemasan dan depresi pada ibu hamil. Langkah ini diterapkan untuk menenangkan kondisi psikologis ibu hamil.

Nah, Anda juga bisa menerapkan cara ini selama perjalanan mengantar istri ke rumah sakit untuk melahirkan.

5. Pegang tangan istri

mengantar istri melahirkan ke rumah sakit

Berpegangan tangan memberikan rangsangan yang menenangkan bagi siapa saja. Sentuhan membuat setiap orang merasa dicintai dan disayangi. Di dalam mobil, cobalah lakukan terapi sentuhan pada istri. Sekadar untuk membuatnya lebih tenang.

Berikan sedikit belaian lembut pada tangannya. Menurut Cleveland Clinic, terapi sentuhan seperti ini merupakan bentuk pijatan atau accupressure. Maka itu, tak ada salahnya tenangkan istri dengan memegang tangannya saat mengantar ke rumah sakit.

Saat tiba di rumah sakit, perjuangan ibu masih berlanjut. Maka itu, ayah perlu memberikan dukungan terus kepada ibu hingga tiba saatnya melahirkan. Tidak mudah memang bagi ayah dan ibu, tetapi ini harus dilewati demi menyambut kehadiran buah hati.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Kiat Ampuh Mengurangi Stres Menjelang Persalinan

Baik selama kehamilan maupun menjelang persalinan, ibu hamil rentan mengalami stres. Lantas, bagaimana cara mengurangi stres menjelang persalinan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Melahirkan, Kehamilan 24/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Tanda-Tanda Pembukaan 1-10 yang Harus Dikenali Ibu Menjelang Melahirkan

Pembukaan persalinan berlangsung dalam 10 tahap sampai akhirnya bayi terlahir ke dunia. Apa saja tanda pembukaan melahirkan yang harus diketahui?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 02/10/2019 . Waktu baca 8 menit

5 Hal yang Perlu Calon Ibu Persiapkan Jika Ingin Melahirkan di Luar Negeri

Melahirkan di luar negeri memang butuh persiapan yang matang. Apa saja persiapannya agar persalinan berjalan lancar? Intip di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Melahirkan, Kehamilan 04/09/2019 . Waktu baca 4 menit

Normalnya, Berapa Banyak Darah yang Akan Keluar Selama Nifas?

Keluar darah selama masa nifas itu normal. Namun, seberapa banyak normlanya darah keluar saat nifas? Cari tahu jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Melahirkan, Kehamilan 30/08/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
asi tidak keluar

Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020 . Waktu baca 10 menit
bayi terinfeksi COVID-19

Melahirkan di Rumah Sakit Saat Pandemi COVID-19, Apa Saja yang Harus Disiapkan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020 . Waktu baca 5 menit
HPL hari perkiraan lahir Ivf

Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir untuk Kehamilan IVF (Bayi Tabung)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16/12/2019 . Waktu baca 4 menit