Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir untuk Kehamilan IVF (Bayi Tabung)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16/12/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Kehamilan bisa dicapai lewat berbagai macam cara; pembuahan alami dengan berhubungan intim atau lewat bantuan program IVF alias bayi tabung. Yang membedakan keduanya adalah bagaimana cara mempertemukan sperma dengan sel telur. Ke depannya, proses kehamilan yang dijalani oleh si calon ibu akan tetap sama. Namun ternyata, cara menghitung hari perkiraan lahir dari bayi tabung hasil program IVF berbeda dengan bayi dari kehamilan alami. 

Untuk ibu yang hamil normal, memperkirakan HPL umumnya dihitung dari tanggal terakhir menstruasi sebelum pembuahan. Lalu, bagaimana dengan hitungan HPL ibu yang hamil secara IVF?

Sekilas tentang cara hamil lewat IVF

Kehamilan IVF atau in vitro fertilization dilakukan dengan mengambil sampel ovum atau sel telur dari rahim wanita dan sperma dari air mani pria.

Sampel tersebut akan diperiksa lebih lanjut untuk dipilih sel yang kualitasnya paling bagus. Dokter kemudian akan mempertemukan kedua sel tersebut di cawan petri di laboratorium

Setelah kedua sel digabungkan, akan terjadi proses pembuahan sampai terbentuknya embrio. Embro itu kemudian akan didiamkan dulu di tempat khusus yang steril.

Tiga sampai 4 hari kemudian, baru embrio akan dimasukkan kembali ke dalam rahim untuk melanjutkan kehamilannya. 

Bagaimana cara menghitung HPL IVF?

Cara menghitung HPL pada kehamilan IVF berbeda dengan HPL normal. Pada kehamilan secara alami, HPL akan dihitung sejak hari pertama haid terakhir (HPHT). Namun kadang, HPL kehamilan alami suka meleset karena ada kecenderungan bagi ibu hamil lupa kapan tepatnya ia terakhir kali mens sebelum hamil. Maka, hasil dari HPL bisa berubah; entah jadi lebih cepat atau lebih lama dari yang diperhitungkan. 

Sementara itu, HPL kehamilan IFV tidak dihitung berdasarkan HPHT. HPL bayi tabung terhitung mulai dari tanggal embrio ditransfer ke dalam rahim sampai 266 hari ke depan. Ini setara 38 minggu usia kehamilan. 

Berikut contoh perkiraannya: 

  • Jika transfer embrio ke rahim ibu dilakukan hari ini, berarti HPL IVF ibu 265 hari kemudian 
  • Jika transfer embrio ke rahim ibu dilakukan hari ke 5, berarti HPL IVF ibu 261 hari kemudian 
  • Jika transfer embrio ke hari ibu dilakukan hari ke 3, berarti HPL IVF ibu 263 hari  kemudian.

Prediksi HPL IVF biasanya lebih akurat karena dokter sudah dapat memantau perkembangan embrio sejak dari laboratorium. Namun kemungkinan besar, dokter akan terus memantau kehamilan Anda karena janin yang sedang dikandung perkembangannya mungkin agak terlambat. 

Bayi dari kehamilan IVF berisiko tinggi lahir prematur 

Meski Anda dan dokter yakin HPL IVF sudah akurat, namun menurut sebuah penelitian dari Department of Obstetrics and Gynecology, University of Pennsylvania, bayi dari kehamilan IVF berisiko tinggi untuk lahir prematur. 

Dokter sampai saat ini tidak tahu persis mengapa bayi yang lahir IVF berisiko prematur. Namun, ada faktor-faktor tertentu yang dapat menyebabkan kondisi ini terjadi. Antara lain seperti:

1. Masalah hormonal

Sebelum HPL ditentukan, dokter akan menggunakan embrio yang paling baik untuk dimasukkan ke dalam rahim ibu.

Untuk mendapatkan embrio yang paling bagus, ibu hamil sebelumnya akan diberi obat hormon untuk meningkatkan jumlah sel telur yang akan dihasilkan.

Nah, beberapa ilmuwan meyakini bahwa hormon yang dipaksa matang ini lah yang dapat memengaruhi implan embrio di dalam rahim Anda.

2. Embrio ganda

Hari perkiraan lahir dari bayi IVF bisa tidak akurat apabila Anda hamil kembar atau lebih. Ini karena dokter biasanya memasukkan 2 embrio atau lebih dalam sekali proses transfer ke rahim. Kehamilan kembar atau lebih umumnya berisiko tinggi lahir prematur dibanding dengan kehamilan tunggal. 

Karena  ada lebih dari satu embrio, secara tidak langsung tubuh akan mengalami banyak perubahan dua kali lipat. Contohnya, pasokan aliran darah ibu harus dua kali lipat lebih banyak untuk bisa memadai kebutuhan dua bayi. Jantung yang bekerja keras memompa darah saat hamil dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah atau preeklampsia. Preeklampsia berisiko menyebabkan bayi lahir sebelum waktunya. 

3. Fisik Ibu

Faktor dari kondisi fisik ibu juga dapat menyebabkan kehamilan IVF lahir sebelum hari perkiraan. Ibu yang hamil melalui IVF cenderung tidak lagi berusia muda, kira-kira usia 30 tahun ke atas. Kehamilan yang terjadi di usia tua dapat menyebabkan banyak risiko, yang salah satunya berupa lahir prematur. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Melahirkan di Rumah Sakit Saat Pandemi COVID-19, Apa Saja yang Harus Disiapkan?

    Saat pandemi COVID-19, ibu hamil perlu mengikuti prosedur tindakan pencegahan sampai proses melahirkan selesai. Apa saja yang perlu siapkan?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 14/05/2020 . 5 menit baca

    Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

    Menjadi yang kedua atau diduakan mungkin jadi hal yang tak pernah Anda inginkan. Namun, nyatanya tidak dengan hubungan poliamori. Apa itu poliamori?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rena Widyawinata
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 13/05/2020 . 4 menit baca

    Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

    Kesehatan ibu hamil perlu dijaga dengan baik agar tidak memengaruhi kondisi janin. Lalu, apakah ada pengaruh TBC pada ibu hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Batuk, Health Centers 11/05/2020 . 4 menit baca

    Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

    Terapis seks hadir untuk Anda yang membutuhkan saran tentang persoalan hubungan intim yang mungkin sulit dikomunikasikan. Bagaimana memilih terapis seks?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/04/2020 . 6 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengantar istri melahirkan ke rumah sakit

    Ayah, Ini Tips Mengantar Ibu Hamil ke Rumah Sakit untuk Kelahiran

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 27/06/2020 . 4 menit baca
    depresi pasca melahirkan ayah

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca
    asi tidak keluar

    Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020 . 10 menit baca
    mencium bau hujan

    Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Dipublikasikan tanggal: 15/05/2020 . 4 menit baca