Terapi Sel Punca (Stem Cell Therapy), Pengobatan Baru Bagi Pria Tidak Subur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Masalah sulit punya momongan bukan hanya diakibatkan oleh pihak wanita. Faktanya, sekitar 30 persen masalah kesuburan pada pasangan suami istri bersumber dari pihak pria yang tidak subur. Program bayi tabung ICSI adalah solusi paling umum untuk memiliki anak apabila pihak suaminya yang tidak subur. Akan tetapi, kini para pakar kesehatan sedang berlomba-lomba untuk mengembangkan terapi sel punca untuk membalikkan masalah kesuburan pria. Berikut informasi lengkapnya seputar terapi sel punca alias stem cell therapy.

Apa itu sel terapi punca (stem cell therapy)?

Tubuh manusia memiliki banyak sel-sel berbeda yang bekerja membantu semua organ tubuh Anda berfungsi dengan baik. Nah, sel punca alias sel induk atau sel stem adalah sel yang masih “polos”, murni, dan belum memiliki fungsi apapun.

Sel punca tidak memiliki tanggung jawab apapun dalam tubuh karena tidak melewati proses diferensiasi. Proses diferensiasi terjadi sejak perkembangan zigot dalam kandungan. Zigot adalah sel gabungan antara sel telur dengan sperma yang kemudian membelah menjadi dua, lalu empat sel, dan seterusnya. Setelah membelah, sel-sel tersebut akan secara alami ditugaskan peran dan tanggung jawabnya masing-masing  lewat proses diferensiasi. Misalnya, sel otot berfungsi untuk mempertahankan fungsi otot.

Karena masih kosong dan tidak memiliki fungsi apapun, sel punca juga berkemampuan untuk dan dapat membelah sebanyak-banyaknya sesuai dengan kebutuhan. Kedua kemampuan ini membuat sel stem dianggap ‘spesial’ dan bisa digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Dengan kata lain, stem cell merupakan sel induk yang berpotensi untuk dijadikan sel tertentu. Pada akhirnya, sel yang baru dan sehat tersebut dapat berkembang menjadi sebuah jaringan sehat.

Sel punca dapat diambil dari darah dalam tali pusat atau sumsum tulang belakang.

Bagaimana terapi sel punca dapat mengatasi masalah ketidaksuburan pria?

Selain dari darah dalam tali pusat atau sumsum tulang belakang, sel punca juga dapat diambil dari salah satu bagian sistem reproduksi pria bernama tubulus seminiferus. Setelah diambil, sel tersebut kemudian akan dikembangkan di lab hingga menjadi kumpulan sel dengan fungsi khusus, yaitu sel sperma.

Sel induk yang kini telah mendapatkan tugas sebagai sel sperma matang akan dimasukkan kembali ke dalam testis pria. Pada binatang percobaan, sperma hasil pembiakkan dari stem cell terbukti mampu membuahi sel telur perempuan dan menghasilkan keturunan.

Apakah efektif?

Percobaan-percobaan terkait terapi sel punca untuk mengatasi masalah kesuburan pria sejauh ini baru terbatas pada hewan. Hal ini dipengaruhi oleh sulitnya melakukan pembiakkan induk sel tersebut.

Akan tetapi, seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun mendatang teknik stem cell sperma akan menjadi salah satu harapan untuk mengatasi masalah kesuburan pria. Beberapa peneliti juga terus mengombinasikan pembiakkan di luar dan di dalam tubuh manusia agar hasilnya lebih maksimal.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Oligospermia (Jumlah Sperma Rendah)

Oligospermia merupakan kondisi jumlah sperma sedikit/rendah pada seseorang. Ini menjadi salah satu penyebab ketidaksuburan. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 3 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik)

PCOS atau sindrom polikistik ovarium adalah kondisi yang menyebabkan penderitanya memiliki banyak kista kecil pada indung telur atau ovarium. 

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Wanita, Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS) 2 Januari 2021 . Waktu baca 17 menit

Ejakulasi Retrogade

Ejakulasi retrogade adalah kondisi di mana sperma tidak keluar melainkan masuk ke kandung kemih saat orgasme. Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 2 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, diet, serta cara mengontrol dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Pria, Impotensi 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
impotensi

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
azoospermia adalah

Azoospermia (Air Mani Tidak Mengandung Sperma)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
mioma uteri atau fibroid rahim

Mioma Uteri (Fibroid Rahim)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit