5 Tips Kesuburan untuk Pria yang Ingin Segera Punya Anak

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Dalam menanti munculnya dua garis merah pada test pack kehamilan, sebagian besar fokus tentu akan lebih tertuju pada perempuan. Kecil kemungkinan juga Anda akan menemukan seorang pria dengan tumpukan buku ‘Cara Agar Cepat Hamil’ di tangannya. Padahal untuk mengalami pembuahan, dibutuhkan 2 sel untuk bertemu: sel telur dan sel sperma. Apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesuburan pria supaya istri cepat hamil? 

1. Berhenti merokok

Beberapa penelitian dan literatur memang telah menghubungkan merokok dengan penurunan kualitas sperma. Hal ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh American Society for Reproductive Medicine yang mengungkapkan bahwa sperma seorang pria perokok aktif akan lebih sedikit, bergerak lebih lambat, dan berbentuk abnormal. Kondisi ini juga berpotensi memicu turunnya kualitas sperma tersebut dalam membuahi sel telur.

2. Jauhi buah zakar dari panas

Meskipun mungkin hanya akan bertahan sementara, berada dalam ruang pemanas dalam frekuensi yang sering ternyata dapat meningkatkan temperatur kantung zakar (skrotum) dan berpotensi memicu penurunan jumlah dan kualitas sperma. Selain berada dalam ruangan pemanas, suatu studi mengungkapkan bahwa menaruh laptop di pangkuan juga berpotensi meningkatkan suhu pada skrotum.

3. Konsultasi pada dokter kandungan tentang obat-obatan Anda

Konsumsi beberapa obat seperti obatan tekanan darah tinggi dan diabetes berpotensi mempengaruhi kualitas sperma seorang pria. Bahkan pengobatan dalam bentuk kemoterapi dan perawatan dalam bentuk radiasi justru mampu menyebabkan ketidaksuburan. Penyakit lain yang perlu Anda beri perhatian lebih, antara lain pengobatan dalam bentuk steroid atau hormon. Pria dengan penyakit tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter bila ia sedang menanti kehamilan.

4. Konsumsi makanan sehat

Bukan hanya pihak perempuan yang harus mendapatkan asupan yang bergizi untuk memiliki sel telur yang baik, ini juga berlaku bagi pria. Beberapa studi mengatakan bahwan makanan yang mengandung antioksidan dapat meningkatkan jumlah sperma seperti vitamin C dan E.

Diet kaya sayur dan buah yang dikonsumsi secara langsung akan lebih mampu meningkatkan kualitas sperma daripada dikonsumsi dalam bentuk suplemen. Tapi bila Anda berencana untuk membeli suplemen, sebaiknya Anda tetap perlu untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu.

Selain mengkonsumsi makanan sehat, Anda juga disarankan untuk mengendalikan berat badan Anda. Suatu penelitian menemukan bahwa kegemukan memiliki dampak pada merendahnya testosteron, turunnya kualitas sperma, dan ketidaksuburan.

5. Hindari beberapa olahraga

Banyak penelitian ternyata mengungkapkan bahwa beberapa olahraga ternyata berdampak buruk pada sperma. Berlari maraton ternyata berdampak buruk pada kesuburan Anda. Beberapa peneliti juga mengatakan bersepeda atau terlalu lama dalam posisi duduk, kira-kira 5 jam dalam seminggu, dapat menurunkan jumlah sperma dan menaikkan suhu di sekitar skrotum, terlebih bila ditambah adanya guncangan dan getaran serta penggunaan celana bersepeda yang terlalu ketat.

Semoga berhasil!

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

7 Fakta Menarik Seputar Air Mani Pria, Ternyata Berbeda dengan Sperma, Lho!

Banyak yang mengira bahwa air mani pria dan sperma adalah dua hal yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan mendasar. Ini faktanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 18 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Rokok bukan hanya membahayakan kehamilan, tapi juga dapat membuat perokok pasif susah hamil atau meningkatkan risiko mandul pada wanita perokok pasif.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Cara yang Bisa Dicoba Agar Hamil Anak Laki-laki

Katanya, berhubungan intim di hari ovulasi dan dibarengi dengan posisi seks tertentu jadi salah satu cara agar bisa hamil anak laki-laki. Benarkah begitu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 17 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Penyebab Sperma Encer dan Cair, Apakah Normal?

Air mani encer bisa berarti tubuh Anda tidak memproduksi cukup sperma namun bukan berarti Anda tidak subur. Ini beberapa cara memperbaikinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berapa kali berhubungan intim agar bisa hamil

Berapa Kali Berhubungan Intim agar Anda Bisa Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
proses terjadinya kehamilan atau pembuahan

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit