Tips Merencanakan Kehamilan Setelah Divonis Tidak Subur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

“Selamat! Anda hamil..” Sebuah kalimat singkat yang mengejutkan dan membawa kabar gembira tentunya. Setelah berbulan-bulan, atau mungkin bertahun-tahun divonis tidak subur, akhirnya Anda dinyatakan bisa hamil oleh dokter. Lantas, apa saja yang harus persiapkan dan diketahui untuk menghadapi kehamilan pertama ini? Ketahui selengkapnya dalam artikel ini.

Tidak subur beda dengan mandul

Banyak orang yang beranggapan kalau tidak subur itu sama dengan mandul. Padahal, tidak demikian. Mandul bisa terjadi pada laki-laki dan perempuan. Mandul adalah keadaan yang membuat Anda tidak bisa memiliki anak.

Laki-laki dikatakan mandul apabila dirinya tidak bisa menghasilkan sperma, atau bisa menghasilkan sperma, tapi kualitasnya buruk. Lantaran kualitas spermanya buruk, maka ia tidak mampu membuahi sel telur dari perempuan. Nah, perempuan dikatakan mandul apabila indung telurnya tidak dapat melepaskan telur sehingga telur tidak bisa dibuahi oleh sperma.

Sedangkan tidak subur adalah kondisi di mana Anda sudah melakukan hubungan seksual selama 1 tahun tanpa alat kontrasepsi tetapi belum mampu hamil atau memiliki anak. Kabar baiknya, tidak subur masih memungkinkan untuk memiliki anak, namun tentunya dengan usaha yang lebih. Misalnya dengan obat, terapi, ataupun operasi. Penyebab seseorang mengalami ketidaksuburan beragam, bisa karena gangguan hormon, kelainan pada leher rahim, kerusakan tuba falopi, perlengketan panggul, akibat pengobatan kanker, atau kondisi tertentu lainnya.

Hal yang harus dipersiapkan untuk kehamilan setelah sebelumnya divonis tidak subur

Mendapatkan kabar kehamilan yang selama ini ditunggu dan dinanti-nanti memang sangat menyenangkan. Setelah melawati berbagai perjuangan, akhirnya Anda dan pasangan akan segera kedatangan si buah hati. Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda persiapkan dan perhatikan selama kehamilan pertama Anda.

1. Konsultasi rutin ke dokter kandungan

Sama seperti kehamilan pada umumnya, Anda harus rutin melakukan konsultasi ke dokter kandungan untuk memastikan keadaan janin dan kesehatan Anda dalam keadaan baik. Hal ini pun juga dilakukan bagi Anda yang mungkin harus menjalani perawatan kesuburan seperti IUI atau pun bayi tabung.

Namun, jika Anda pernah mengalami riwayat keguguran berulang, persalinan prematur, dan masalah medis (yaitu diabetes, hipertensi), Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis fermaternal bagi ibu hamil dengan risiko tinggi.

2. Menerapkan pola hidup sehat

Pada dasarnya tidak hanya saat hamil saja, dalam kehidupan sehari-hari menerapkan pola hidup sehat adalah sebuah keharusan. Penuhi asupan nutrisi yang seimbang dari sayur dan buah. Sebagai asupan nutrisi tambahan, Anda bisa mengonsumsi vitamin kehamilan yang mengandung asam folat dengan suplemen omega 3 untuk membantu meningkatkan kesehatan janin. Berhentilah mengonsumsi alkohol dan merokok selama kehamilan.

Jika kondisi Anda memungkinkan dan dokter pun mengizinkan, cobalah berolahraga intensitas ringan beberapa kali dalam seminggu seperti jalan kaki, berenang, senam hamil, ataupun yoga. Selain membuat tubuh jadi lebih bugar, olahraga tersebut juga membantu mengontrol kenaikan berat badan yang berlebih selama kehamilan. Jangan lupa dapatkan waktu tidur yang cukup dan sebisa mungkin hindari stres.

3. Lengkapi vaksin sebelum hamil

Untuk merencanakan kehamilan yang sehat, baik bagi Anda dan calon bayi Anda, segera lengkapi daftar vaksin yang diperlukan sebelum hamil. Salah satunya adalah vaksin Zika.

Hindari pergi berlibur ke area di mana virus Zika masih aktif menyebar. Pasalnya, Zika adalah penyebab komplikasi kehamilan serius yang sangat nyata. Jangan lupa konsultasikan dulu ke dokter Anda untuk memastikan kesehatan Anda dan janin.

Selain itu, sebaiknya pesan tiket liburan Anda sebelum usia kandungan Anda mencapai trimester tiga, karena pada usia kandungan tersebut Anda sudah harus mempersiapkan diri untuk melahirkan.

 

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Rokok bukan hanya membahayakan kehamilan, tapi juga dapat membuat perokok pasif susah hamil atau meningkatkan risiko mandul pada wanita perokok pasif.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Cara yang Bisa Dicoba Agar Hamil Anak Laki-laki

Katanya, berhubungan intim di hari ovulasi dan dibarengi dengan posisi seks tertentu jadi salah satu cara agar bisa hamil anak laki-laki. Benarkah begitu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 17 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Pilihan Obat Penyubur Kandungan agar Cepat Hamil

Obat penyubur kandungan atau obat kesuburan mungkin diperlukan, jika memang upaya alami untuk hamil tak kunjung berhasil. Apa saja pilihan obat tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 9 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Setelah Berhubungan Intim, Kapan Bisa Mulai Muncul Gejala Hamil?

Setelah berhubungan intim, yang pasti ditunggu-tunggu adalah kabar gembira bahwa Anda hamil. Namun, apakah gejala hamil bisa terjadi sesegera mungkin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 9 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berapa kali berhubungan intim agar bisa hamil

Berapa Kali Berhubungan Intim agar Anda Bisa Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
yoga untuk disfungsi ereksi

4 Gerakan Yoga untuk Membantu Mengatasi Disfungsi Ereksi pada Pria

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
proses terjadinya kehamilan atau pembuahan

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit