Bayi Tabung Atau Inseminasi Buatan, Program Hamil Mana yang Cocok untuk Saya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 7 September 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menerima vonis tidak subur tentu menjadi mimpi buruk bagi setiap pasangan yang ingin cepat punya anak. Namun tenang dulu, ini bukanlah akhir dari segalanya, kok. Anda dan pasangan masih memiliki peluang untuk punya anak melalui program hamil. Dari sekian banyak jenis program hamil yang ditawarkan, bayi tabung dan inseminasi buatan cenderung lebih populer dan paling banyak dipilih. Sebelum menentukan salah satunya, sebaiknya sesuaikan dulu dengan masalah ketidaksuburan yang Anda dan pasangan alami.

Antara bayi tabung dan inseminasi buatan, mana yang paling cocok untuk saya?

Bayi tabung dan inseminasi buatan adalah dua cara yang bisa Anda pilih supaya bisa cepat hamil, meski dalam kondisi tidak subur. Akan tetapi, Anda tidak bisa serta-merta langsung memilih salah satu dari keduanya tanpa pertimbangan khusus.

Pertama-tama, Anda harus memahami dulu seperti apa proses bayi tabung maupun inseminasi buatan. Sebab, tidak semua program hamil cocok untuk mengatasi berbagai penyebab ketidaksuburan. Ada kriteria-kriteria tertentu yang harus dipenuhi untuk masing-masing program hamil sehingga nantinya tingkat keberhasilannya bisa maksimal, membuat Anda cepat hamil, dan punya anak.

Antara bayi tabung dan inseminasi buatan, kira-kira mana yang paling cocok buat Anda?

Bayi tabung

proses bayi tabung

Program bayi tabung atau IVF adalah salah satu program hamil andalan bagi sebagian besar pasutri yang sulit hamil. Prosedur bayi tabung biasanya dilakukan setelah konsumsi obat-obatan, pembedahan, atau inseminasi buatan tidak mampu mengatasi masalah ketidaksuburan.

Proses bayi tabung dapat memberikan hasil yang maksimal dan membuat Anda cepat hamil jika Anda atau pasangan mengalami:

  • Usia ibu lebih dari 38 tahun
  • Tuba falopi (saluran telur) tersumbat
  • Gangguan ovulasi
  • Endometriosis parah
  • Jumlah sperma pria sangat rendah
  • Suami atau istri memiliki kelainan genetik tertentu
  • Ketidaksuburan yang tidak diketahui penyebabnya
  • Gagal melakukan inseminasi buatan selama 3 sampai 6 siklus

Jika Anda langsung memilih bayi tabung tanpa mengalami kondisi tersebut, tingkat keberhasilan bayi tabung tentu jadi tidak maksimal, karena tidak sesuai dengan kriteria yang disebutkan.

Sebab, biasanya program bayi tabung menjadi pilihan terakhir setelah program hamil lainnya gagal dilakukan. Terlebih jika usia ibu semakin tua dan bisa memicu risiko tinggi jika terjadi kehamilan nantinya.

Inseminasi buatan

inseminasi buatan

Inseminasi buatan adalah prosedur yang dilakukan dengan menanamkan sperma langsung ke dalam rahim wanita untuk mempercepat pembuahan.

Ketimbang bayi tabung, tingkat keberhasilan inseminasi buatan cenderung lebih rendah, yaitu sekitar 10 sampai 15 persen. Namun keuntungannya, prosedur inseminasi buatan cenderung singkat, murah, dan relatif tidak menyakitkan.

Jika Anda atau pasangan mengalami:

  • Setidaknya masih ada satu tuba falopii yang tidak tersumbat
  • Masih bisa berovulasi, meski dengan bantuan obat penyubur
  • Menstruasi tidak teratur
  • Masalah serviks
  • Endometriosis ringan
  • Pergerakan sperma pria tidak bagus, meskipun jumlahnya cukup
  • Pria mengalami masalah ejakulasi

Maka Anda termasuk kandidat terbaik untuk mencoba inseminasi buatan supaya bisa cepat hamil. Sebelum memulai program inseminasi buatan, pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter mengenai berapa banyak jumlah siklus yang ingin Anda coba.

Pada awalnya, dokter akan menyarankan tiga siklus program inseminasi buatan sampai Anda berhasil hamil. Namun, ada pula yang harus melewati enam siklus inseminasi buatan, tergantung kondisi kesuburan masing-masing pasangan.

Yang terpenting, pahami dulu prosedur bayi tabung dan inseminasi buatan dengan sebaik-baiknya. Kalau Anda dan pasangan sudah memutuskan program hamil yang ingin dijalankan, selalu konsultasikan dulu ke dokter sebelum Anda memulainya.

Komunikasi yang baik dengan dokter dapat membantu menyelesaikan masalah ketidaksuburan Anda dan pasangan. Dengan begitu, tingkat keberhasilan program hamil bisa maksimal dan mewujudkan impian Anda memiliki momongan.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 11 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

Apakah Anda khawatir puasa pengaruhi kesuburan Anda dan suami? Sebelum Anda menebak-nebak, baca dulu artikel ini jika Anda sedang mengusahakan kehamilan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 29 April 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa itu Masa Subur dan Bagaimana Ciri-cirinya?

Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat hamil adalah pada masa subur. Namun, tahukah bagaimana tanda atau ciri Anda telah memasuki masa subur?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 8 April 2020 . Waktu baca 11 menit

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Rokok bukan hanya membahayakan kehamilan, tapi juga dapat membuat perokok pasif susah hamil atau meningkatkan risiko mandul pada wanita perokok pasif.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 16 September 2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susah hamil lagi

3 Hal yang Membuat Anda Susah Hamil Anak Kedua

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 18 November 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan penyubur sperma

10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit
premarital check up

Kenapa Perlu Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Pranikah (Premarital Check Up)?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
makan toge

Makan Taoge Bikin Pria Lebih Subur, Fakta atau Mitos?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit