Apa yang Harus Dilakukan Jika Ibu Hamil Kena Flu Sebelum Melahirkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Selama kehamilan, tubuh wanita akan mengalami perubahan. Adanya perubahan yang terjadi bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh, jantung, dan paru-paru. Belum lagi adanya kapasitas paru-paru yang menurun dan denyut jantung meningkat selama kehamilan. Tak jarang, hal ini akan menekan dan berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh sehingga membuat wanita jadi rentan terkena flu saat hamil. Lalu, apa yang bisa dilakukan ketika terkena flu sebelum melahirkan?

Terkena flu saat hamil

Flu atau influenza, adalah infeksi virus pada pernafasan. Influenza datang secara tiba-tiba, berlangsung selama 7 sampai 10 hari, dan biasanya hilang begitu saja. Sedangkan flu yang terjadi saat hamil, umumnya bisa berujung pada komplikasi flu, seperti pneumonia dan dehidrasi.

Sering kali orang menganggap flu adalah penyakit ringan yang akan sembuh hanya dengan istirahat sehingga untuk pengobatan biasanya flu sering diabaikan. Pasalnya, saat seseorang hamil, wanita jadi lebih rentan berisiko terkena penyakit dan bisa berujung pada perawatan lebih intens di rumah sakit. Berapa studi telah menemukan, kalau terkena flu saat hamil dapat meningkatkan peluang keguguran, kelahiran prematur, dan berat bayi lahir rendah.

Apa yang harus dilakukan ketika terkena flu sebelum melahirkan?

Jika Anda mulai merasakan gejala flu, atau bahkan sudah terkena flu, ada baiknya segera hubungi dokter. Dokter dapat memberikan Anda resep obat antivirus yang aman untuk mengobati flu. Obat flu yang aman untuk dikonsumsi sembari menurunkan demam dan mengobati nyeri saat flu adalah adalah acetaminophen (paracetamol). Obat lain yang mungkin aman termasuk dekstrometorfan, guaifenesin, atau obat batuk sesuai resep dokter.

Ibu hamil tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas berat apalagi saat terkena flu, dan harus beristirahat . Perbanyak konsumsi makanan sehat untuk ibu hamil yang bergizi seperti sayuran, buah-buahan, terutama yang banyak mengandung vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk mengatasi hidung yang tersumbat, gunakan minyak esensial. Perbanyak minum air karena flu membuat ibu rentan terkena dehidrasi.

Perlu diingat, jangan menggunakan obat flu yang dijual bebas di toko, produk herbal atau suplemen diet tanpa terlebih dulu berbicara dengan dokter. Karena tidak semua obat bebas atau suplemen bisa aman dikonsumsi selama masa kehamilan.

Cegah dengan melakukan suntik vaksin flu saat hamil

Dikutip dari American Pregnancy, wanita yang sedang hamil disarankan untuk melakukan vaksin flu untuk mencegah flu selama kehamilan. Vaksin atau suntik flu ini terbilang aman bagi ibu dan janin. Anda bisa mendapatkan suntik vaksin flu selama Anda hamil.

Satu-satunya efek samping melakukan suntik vaksin flu antara lain meliputi nyeri, nyeri saat tekan, dan kemerahan pada bagian tubuh yang disuntik. Namun, vaksin flu nasal spray (LAIV) tidak direkomendasikan untuk wanita hamil, atau yang yang sedang berusaha hamil. Karena nasal spray arena mengandung strain virus yang hidup, sehingga membahayakan kondisi wanita.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Stres saat hamil memang normal. Tetapi jika ibu hamil mengalami stres hingga mengganggu aktivitasnya, dampak stres tersebut bisa memengaruhi janin.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Perkembangan Janin, Kehamilan 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Apakah Ibu sudah menentukan metode persalinan yang akan dilakukan? Simak tentang persalinan normal, alasan di balik keputusan operasi caesar dan prosesnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar
Melahirkan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pijat bayi

Ketahui Manfaat dan Cara Melakukan Pijat Bayi di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
manfaat metode kangguru untuk bayi prematur dan berat lahir rendah

Metode Kangguru untuk Bayi Prematur atau Berat Lahir Rendah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit