Bolehkah Ibu Hamil Pakai Produk dari Belerang (Sulfur)?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30/05/2019 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Selama masa kehamilan, biasanya banyak aturan yang menganjurkan Anda untuk menghindari hal ini dan itu. Tujuannya tentu untuk menjaga agar kondisi Anda dan calon bayi di dalam kandungan senantiasa sehat dan prima. Salah satu yang mungkin sering dipertanyakan selama kehamilan yakni terkait unsur belerang (sulfur). Sebenarnya, amankah kalau ibu hamil menghirup belerang atau menggunakan produk kecantikan dari belerang?

Bolehkah ibu hamil menghirup bau belerang?

penyebab hiperosmia, sensitif terhadap bau

Sadar atau tidak, setiap harinya ibu hamil tidak luput dari risiko “bersentuhan” atau terpapar dengan senyawa kimia. Baik itu senyawa kimia alami dari lingkungan, maupun bahan kimia yang biasanya terkandung dalam produk pembersih rumah. Belerang, misalnya.

Belerang adalah unsur yang terdapat di alam, khususnya di tanah, tumbuhan, dan air. Berkat manfaatnya, belerang kerap diolah sebagai bahan dasar untuk produk perawatan kulit serta rambut. Belerang memiliki aroma khas yang membuatnya mudah sekali dikenali.

Selayaknya zat kimia pada umumnya, paparan belerang bisa terjadi dalam berbagai cara. Mulai dari terhirup langsung, termakan bersama makanan atau minuman, atau terserap melalui kulit. Lumrah adanya jika para ibu hamil khawatir paparan dari belerang, termasuk menghirup, berpengaruh terhadap kondisi kandungan.

Kabar baiknya, paparan zat kimia apa pun sebenarnya tidak membawa risiko buruk bagi kesehatan Anda dan bayi, selama jumlahnya sedikit. Melansir dari laman National Pesticide Information Center, efek toksisitas atau racun dari belerang terbilang rendah bagi manusia.

Hanya saja, perlu diperhatikan. Terlalu banyak menghirup atau mendapat paparan belerang tentu bisa menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, tak terkecuali bagi ibu hamil. Menghirup belerang terlalu banyak dapat menyebabkan Anda mengalami iritasi pada saluran pernapasan, kulit, mata, batuk, hingga diare.

Bahkan ketika terbakar, belerang bisa berubah bentuk menjadi gas sulfur dioksida. Jika manusia khususnya ibu hamil menghirup zat tersebut, bisa mengakibatkan batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, dan iritasi mata.

Bagaimana jika ibu hamil pakai produk kecantikan dari belerang?

perawatan kecantikan saat hamil

Di samping keamanan ibu hamil ketika menghirup bau belerang, penggunaan produk belerang juga kerap menjadi pertanyaan besar. Belerang saat ini banyak ditemukan di dalam berbagai produk kecantikan. Salah satu yang cukup terkenal yakni obat jerawat dengan kandungan belerang, misalnya obat sulfur topical.

Produk tersebut merupakan satu dari sekian banyak macam obat jerawat yang mengandung belerang. Sulfur topical adalah obat luar berbentuk lotion, yang digunakan dengan cara dioleskan langsung pada bagian kulit yang berjerawat.

Namun menurut Drugs, penggunana obat sulfur topikal untuk ibu hamil belum secara resmi diizinkan oleh Foods and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat. FDA merupakan badan khusus yang menangani obat dan makanan setara dengan BPOM di Indonesia.

Meski begitu, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh International Journal of Women’s Dermantology, mengungkapkan hasil yang sebaliknya. Pada ibu hamil di usia kehamilan 28 minggu dengan kondisi jerawat cukup parah, diberikan obat metronidazol oral (minum) sebanyak 250 miligram (mg).

Selain obat tersebut, lotion topikal sulfur atau belerang juga turut diberikan sebagai pengobatan tambahan. Menariknya, memasuki usia kehamilan ke-34 minggu, kondisi jerawat pada ibu hamil tersebut terlihat membaik.

Hal tersebut tampak dari jumlah jerawat yang semakin berkurang, disertai dengan ukuran peradangan jerawat yang semakin kecil.

Kesimpulannya, penelitian tersebut menunjukkan hasil yang tidak mengkhawatirkan, sama seperti halnya ketika ibu hamil menghirup belerang dalam jumlah sedikit. Para peneliti tidak menemukan dampak buruk pada ibu dan bayi terkait dengan pengobatan menggunakan kandungan belerang selama kehamilan.

Berbeda dengan keamanan menghirup belerang oleh ibu hamil dalam jumlah sedikit, keamanan penggunaan produk kecantikan dengan kandungan belerang belum dapat dipastikan sepenuhnya.

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter

Agar mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai keamanan jika ibu hamil menghirup belerang maupun menggunakan produknya, sebaiknya tanyakan pada dokter.

Sebelum menggunakan berbagai produk saat hamil, tidak ada salahnya untuk bertanya dulu dengan dokter mengenai keamanannya. Dokter dapat memberikan rekomendasi produk terbaik sesuai kondisi Anda, tanpa harus membahayakan bayi di dalam kandungan.

Sebagai gantinya, sebenarnya ada berbagai perawatan kulit yang biasanya aman digunakan selama kehamilan. Jika Anda memerlukan antibiotik untuk jerawat Anda, produk yang aman yaitu kandungan erythromycin (Erygel) dan clindamycin (Cleocin T, Clindagel). Namun lagi-lagi Anda tetap harus konsultasi ke dokter Anda untuk produk yang aman Anda gunakan selama kehamilan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Memilih dan Menggunakan Birth Ball untuk Ibu Hamil

Ibu hamil kerap menggunakan birth ball karena dapat membuatnya merasa nyaman. Namun, bagaimana cara memilih dan menggunakan birth ball yang tepat?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 30/04/2020 . 5 menit baca

Main Bowling Saat Hamil, Aman atau Tidak?

Olahraga bowling memang tidak membutuhkan banyak pergerakan, tapi apakah bermain bowling tetap aman saat ibu sedang hamil?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 28/04/2020 . 4 menit baca

Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 25/04/2020 . 4 menit baca

Tips Menyiasati Rasa Lapar agar Tidak Asal Makan Saat Hamil

Boleh menuruti ngidam bukan berarti Anda bisa asal makan saat hamil. Yuk, simak tips berikut ini agar rasa lapar bisa lebih terkendali.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 22/04/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . 8 menit baca
obat maag ibu hamil

Pilihan Obat Maag yang Aman untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020 . 6 menit baca
makanan sahur untuk ibu hamil

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . 5 menit baca