Mengenal Fetal Alcohol Syndrome (FAS), Gangguan Pada Janin Karena Ibu Minum Alkohol

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil bisa menyebabkan bayi terlahir dengan Fetal Alcohol Syndrome (FAS) atau sindrom alkohol janin. FAS adalah salah satu dari beberapa kondisi yang tercakup dalam kategori Fetal Alcohol Spectrum Disorders (FASD) atau gangguan spektrum alkohol janin. Kondisi ini menyebabkan berbagai gejala fisik, perilaku dan kesulitan belajar. Lebih jelas soal FAS, simak penjelasannya berikut ini. 

Apa itu fetal alcohol syndrome (FAS)?

Fetal alcohol syndrome adalah sindrom yang ditandai dengan kelainan secara mental dan fisik. Hal ini diakibatkan oleh konsumsi alkohol selama kehamilan. Kelainan ini menyebabkan kerusakan otak dan masalah pertumbuhan pada janin.

Tingkat keparahan yang disebabkan oleh FAS berbeda-beda pada setiap anak. Kelainan yang disebabkan oleh FAS tidak dapat disembuhkan. Jadi, jika Anda mengonsumsi alkohol selama kehamilan Anda, berarti Anda meningkatkan risiko janin Anda mengalami FAS.

Gejala fetal alcohol syndrome pada bayi

Gejala yang terjadi pada seorang bayi yang mengalami FAS mencakup kecacatan fisik, gangguan sistem saraf dan otak, gangguan dalam berpikir, serta gangguan dalam bersosialisasi.

Kecacatan fisik bisa meliputi penampilan wajah yang khas. Di antaranya adalah mata kecil, bibir bagian atas yang sangat tipis, hidung pendek dan terbalik, dan permukaan kulit yang halus antara hidung dan bibir bagian atas. Dalam beberapa kasus, dilaporkan juga kelainan pada sendi, tungkai dan jari.

Pertumbuhan fisik bayi yang mengalami FAS lambat, baik sebelum dan sesudah kelahiran. Bayi mungkin sulit mendengar atau memiliki gangguan pendengaran lainnya. Kecacatan pada jantung, ginjal, tulang, otak, dan sistem saraf pusat juga bisa terjadi karena FAS.

Gangguan pada otak dan sistem saraf pusat bayi biasanya ditunjukkan dengan koordinasi atau keseimbangan yang buruk serta proses belajar dan perkembangan yang tertunda. Bayi juga cenderung memiliki daya ingat yang lemah, sulit memahami sesuatu, dan kesulitan memecahkan masalah. Gejala lainnya yaitu hiperaktivitas dan suasana hati berubah-ubah.

Ketika bertambah besar, anak yang kena FAS punya kemungkinan besar kesulitan dalam belajar di sekolah, bergaul dengan orang lain, serta beradaptasi. 

alkohol-saat-hamil

Penyebab fetal alcohol syndrome

Apa yang terjadi ketika Anda hamil dan minum alkohol? Alkohol akan memasuki aliran darah Anda. Dari aliran darah Anda, alkohol akan diserap oleh janin yang sedang berkembang melalui plasenta. Padahal, janin yang belum berkembang sempurna belum bisa memproses alkohol dalam tubuhnya seperti orang dewasa.

Selain itu, alkohol dapat mengganggu pengiriman oksigen dan nutrisi yang optimal untuk bayi Anda yang sedang berkembang. Karena itulah paparan alkohol sebelum kelahiran dapat membahayakan perkembangan jaringan dan organ tubuh serta menyebabkan kerusakan otak secara permanen pada bayi Anda.

Semakin banyak Anda minum alkohol saat hamil, semakin besar juga risiko bayi Anda mengalami FAS. Apalagi kalau Anda minum alkohol selama trimester pertama. Saat itulah janin berada dalam tahap perkembangan utama. Namun, risikonya akan ada terus selama kehamilan. 

Calon ayah juga bisa meningkatkan risiko fetal alcohol syndrome

Penyebab FAS tidak hanya dari ibu yang sedang hamil, tapi juga pengaruh dari sang ayah. Menurut penelitian, sebanyak tiga dari empat anak yang didiagnosis dengan gangguan spektrum alkohol janin memiliki ayah yang mengonsumsi alkohol.

Anak-anak dengan kelainan ini mungkin memiliki berat lahir rendah, gangguan perkembangan otak, dan ketidakmampuan belajar. Masalahnya, perubahan gen dalam tubuh ayah yang suka minum minuman beralkohol juga bisa diturunkan kepada anak, meski si ibu tidak mengonsumsi minuman beralkohol sebelum atau selama kehamilan. Jadi jika ayah juga gemar mengonsumsi alkohol sebelum janin terbentuk, maka kemungkinan anak lahir dengan gejala FAS.

Cara terbaik untuk mencegah fetal alcohol syndrome

Semakin banyak alkohol yang Anda minum selama kehamilan, semakin besar kemungkinan bayi Anda mengalami FAS. Anda bisa membahayakan bayi Anda bahkan sebelum Anda menyadari bahwa Anda sedang hamil. Jadi untuk mencegah FAS, sebaiknya Anda jangan minum alkohol jika Anda sedang hamil atau Anda sedang mencoba untuk hamil.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: September 25, 2017 | Terakhir Diedit: September 14, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca