home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Panduan Teknik Renang Gaya Dada, Plus Manfaatnya Bila Rutin Anda Lakukan

Panduan Teknik Renang Gaya Dada, Plus Manfaatnya Bila Rutin Anda Lakukan

Berenang merupakan salah satu olahraga yang cocok untuk segala usia dan sering jadi sarana bersantai di akhir pekan. Daripada sekadar “main air”, kenapa Anda tidak sekalian mengasah teknik renang, salah satunya renang gaya dada.

Jika Anda ingin menguasai teknik dasar renang, seperti gaya bebas, cobalah mulai berlatih gaya dada terlebih dulu. Apabila melakukan renang gaya dada dengan teknik yang tepat, maka hal ini bisa memberikan banyak manfaat baik bagi tubuh Anda.

Teknik renang gaya dada yang mudah bagi pemula

Renang gaya dada atau breaststroke termasuk salah satu teknik renang yang paling mudah pemula pelajari. Kalau Anda memilih untuk belajar dengan instruktur renang, gaya renang inilah yang umumnya pertama kali diajarkan terlebih dahulu.

Alasannya teknik yang juga disebut renang gaya katak ini memungkinkan kepala perenang tetap berada di atas permukaan air. Ketika baru belajar berenang, Anda mungkin belum terbiasa, merasa takut, dan panik untuk menenggelamkan kepala ke dalam air.

Cara Mudah Belajar Berenang untuk Anda yang Masih Pemula

Nah, renang gaya ini yang juga disebut renang gaya katak memungkinkan pemula belajar berenang lebih santai tanpa harus merasa takut tenggelam. Pasalnya, gaya renang lain cenderung mengharuskan kepala Anda untuk keluar dan masuk ke dalam air secara bergantian untuk mengambil napas.

Bagi para pemula, berikut cara melakukan teknik renang gaya dada yang bisa Anda lakukan.

1. Posisi tubuh dan kepala

gaya paling ampuh

Posisi tubuh dan kepala yang benar bertujuan untuk meningkatkan teknik gaya dada secara keseluruhan. Saat berada dalam air, posisi tubuh harus lurus dengan permukaan air dan kepala menghadap ke depan sejajar dengan tubuh Anda.

Kemudian jaga posisi bahu, pinggul, dan kaki Anda sejajar, tapi miringkan sedikit tubuh bagian belakang Anda untuk menjaga gerakan tendangan kaki tetap berada di dalam air.

Selain itu, Anda perlu menjaga kondisi bahu dan leher Anda serileks mungkin untuk membantu gerakan lengan dan mengurangi ketegangan. Saat melakukan gerakan lengan meluncur ke depan, posisikan kepala sedikit menunduk untuk mencegah hambatan air.

2. Teknik gerakan tangan

renang paling mudah

Gerakan lengan dalam renang gaya dada cenderung lebih banyak Anda lakukan dalam air. Pertama, arahkan kedua lengan lurus ke depan dengan posisi telapak tangan saling bertemu. Kemudian dorong tubuh Anda agar meluncur ke depan.

Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut ini untuk melatih teknik gerakan lengan.

  • Dari meluncur dan posisi tubuh lumayan stabil, gerakkan kedua lengan Anda membentuk lingkaran ke luar tubuh.
  • Cobalah untuk tidak membuat gerakan lingkaran terlalu lebar, karena sebagian besar gaya dorong berasal dari kaki, bukan dari lengan.
  • Setelah membentuk satu lingkaran penuh, satukan kedua telapak tangan Anda pada dada bagian atas.
  • Luruskan kembali kedua lengan ke depan dengan kedua telapak tangan berdekatan, lalu mulai kembali gerakan lengan.

3. Teknik gerakan kaki

gerakan renang gaya katak

Berbeda dengan teknik renang gaya bebas (freestyle), mayoritas gaya dorong agar tubuh meluncur ke depan berasal dari tendangan kaki pada renang gaya dada. Gerakan kaki yang Anda lakukan saat berenang mirip seperti kaki katak saat berenang.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah panduan teknik gerakan kaki pada renang gaya katak.

  • Setelah meluncur dalam posisi kedua kaki lurus, tekuk kedua lutut ke bawah hingga tumit mengarah ke bokong. Kedua telapak kaki juga mengarah ke permukaan air.
  • Posisikan kedua lutut terbuka sedikit lebar dari pinggul, menghadap ke bawah, dan berada sedikit di belakang garis pinggul.
  • Kemudian lakukan tendangan menyapu ke luar dan ke belakang dalam gerakan melingkar. Jaga kaki Anda dalam posisi kuat dan tidak longgar.
  • Satukan kembali kedua kaki dalam posisi lurus ke belakang, sementara lengan juga lurus ke depan untuk menghindari hambatan air.

4. Pernapasan

epilepsi tidak boleh berenang

Jika Anda sudah mahir berenang dengan gerakan lengan dan kaki, barulah Anda bisa mempelajari teknik pernapasan renang gaya dada. Anda harus bisa menyelaraskan dan menentukan waktu yang tepat untuk mengambil napas.

Walaupun lebih mudah daripada teknik lainnya, Anda juga perlu menguasai teknik pernapasan seperti berikut ini.

  • Saat kedua tangan berada di depan dada, angkat bahu Anda untuk mengeluarkan wajah dari air untuk menarik napas.
  • Angkat kepala Anda secara alami dan jangan paksakan untuk menghindari sakit punggung. Jangan juga turunkan pinggul yang dapat menghambat pergerakan.
  • Lanjutkan dengan memasukkan kembali kepala dan buang napas dalam air ketika kedua lengan dan kaki telah rapat dan lurus kembali seperti semua.

Manfaat berenang gaya dada bagi kesehatan

manfaat renang

Walaupun teknik ini cukup mudah untuk pemula kuasai, ada serangkaian manfaat baik yang akan Anda dapatkan jika berenang dengan gaya dada atau gaya katak beriku ini.

1. Menguatkan tulang dan otot

Renang membuat Anda harus terus menggerakkan otot-otot seluruh tubuh, mulai dari kepala sampai kaki. Apabila Anda melakukannya secara rutin, berenang dapat mempertahankan kekuatan otot sehingga massa otot tidak berkurang drastis di usia muda.

Mempertahankan massa otot sejak dini juga ikut menjaga tulang Anda menjadi lebih kuat. Pada akhirnya, semakin kuat otot dan tulang Anda dapat membantu menurunkan risiko osteoporosis di masa senja nanti.

2. Meningkatkan kebugaran jantung dan paru

Cepat lelah dan kehabisan napas meski tidak sedang beraktivitas berat bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Nah, rutin berenang bisa membantu Anda mengatasi masalah ini.

Renang adalah olahraga kardio yang bermanfaat untuk meningkatkan detak jantung. Bila otot jantung kuat, maka pembuluh darah dapat mengalirkan darah lebih banyak dan lebih cepat sehingga mengalirkan oksigen lebih banyak ke setiap sel organ tubuh.

Hal ini memungkinkan jantung dan paru untuk bekerja lebih efisien serta meningkatkan kapasitas kerjanya. Semakin stabil detak jantung dan laju pernapasan saat beraktivitas, semakin baik pula kebugaran jasmani Anda. Pada akhirnya, Anda dapat beraktivitas fisik seperti biasa tanpa cepat merasa capek, serta dapat bernapas lebih baik lagi.

3. Menjaga tensi dan kadar gula darah stabil

Manfaat berenang juga tak kalah baik untuk kesehatan sistem kardiovaskular. Aktivitas renang membantu meningkatkan kebugaran jantung. Jantung yang bekerja lebih efisien saat memompa darah bisa membuat tekanan darah Anda lebih terkontrol.

Sirkulasi darah yang baik juga membantu peningkatan metabolisme tubuh. Hal ini membuat tubuh lebih maksimal membakar cadangan karbohidrat atau lemak sebagai sumber energi.

Mengutip jurnal Hormone Molecular Biology And Clinical Investigation pada 2019 menyebutkan berenang membantu peningkatan sensitivitas insulin dengan mengurangi faktor penyebab komplikasi diabetes. Alhasil, kadar gula darah dalam tubuh Anda bisa lebih terjaga.

Ada Rencana Berenang Saat Pandemi COVID-19? Begini Risiko Penularannya

4. Membakar lemak lebih efektif

Renang termasuk olahraga untuk menurunkan berat badan dan membakar kalori. Berenang gaya dada bolak-balik selama 10 menit bisa membakar hingga 60 kalori.

Anda bisa membakar 200 kalori hanya dengan berenang santai selama 30 menit. Bahkan, jumlah pembakaran kalori ini lebih banyak daripada berjalan kaki dengan durasi yang sama. Pembakaran lemak biasanya terjadi 20 menit setelah berenang, sebab tubuh Anda akan lebih dulu membakar karbohidrat cadangan, baru membakar lemak setelahnya.

Jika ingin berat badan cepat turun, sebaiknya Anda rutin berenang minimal 30 menit per hari. Semakin cepat dan jauh jarak yang Anda tempuh saat berenang, otomatis jumlah kalori yang terbakar akan lebih banyak.

Untuk pemula, cobalah berenang selama 10 menit lebih dahulu, kemudian tingkatkan durasi dan jarak secara bertahap. Jangan lupa, manfaat berenang untuk menurunkan berat badan akan lebih maksimal jika mengimbanginya dengan pola makan sehat dan seimbang.

5. Mencegah risiko penyakit kronis

Rutin berenang bisa membantu Anda menjaga dan menguatkan fungsi jantung. Detak jantung yang semakin kuat dan stabil juga bisa menjauhkan Anda dari berbagai risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung, stroke hingga diabetes.

Penelitian yang dimuat International Journal Of Biological Macromolecules pada 2018 juga membuktikan bahwa berenang dengan pengobatan tertentu mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam pembuluh darah. Berenang juga termasuk jenis olahraga yang efektif meringankan sakit punggung bawah atau low-back pain kronis.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Improving Breaststroke Technique | Swimming Tips and Advice. Masters Swimming Hub. Retrieved 6 March 2019, from https://www.swimming.org/masters/improving-your-breaststroke-technique/.

Best swimming stroke for weight loss | Benefits of the strokes. Just Swim. Retrieved 6 March 2019, from https://www.swimming.org/justswim/best-swimming-stroke-for-weight-loss/.

Williams, L., & Black, H. (2018). Try These Workouts to Build More Strength While Swimming. Verywell Fit. Retrieved 6 March 2019, from https://www.verywellfit.com/swimming-workouts-that-build-strength-4155213.

Marcin, A., & Bubnis, D. (2017). 12 Benefits of Swimming: Weight Loss, Health, and More. Healthline. Retrieved 6 March 2019, from https://www.healthline.com/health/benefits-of-swimming.

Schaefer, A., & Bubnis, D. (2018). How Many Calories Do You Burn Swimming?. Healthline. Retrieved 6 March 2019, from https://www.healthline.com/health/fitness-exercise/how-many-calories-do-you-burn-swimming.

Davidson, J. What Are the Benefits of Swimming the Breaststroke?. Livestrong.com. Retrieved 6 March 2019, from https://www.livestrong.com/article/523742-benefits-of-the-breaststroke/

Ghiasi, R., Naderi, R., Sheervalilou, R., & Alipour, M. (2019). Swimming training by affecting the pancreatic Sirtuin1 (SIRT1) and oxidative stress, improves insulin sensitivity in diabetic male rats. Hormone Molecular Biology And Clinical Investigation, 40(3). https://doi.org/10.1515/hmbci-2019-0011 

Xiong, Y., Li, X., Xiong, M., Vikash, S., Liu, P., & Wang, M. et al. (2018). Chitosan combined with swimming promotes health in rats. International Journal Of Biological Macromolecules, 118, 2092-2097. https://doi.org/10.1016/j.ijbiomac.2018.07.067

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri pada 10/05/2021
x