home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Kepala Saya Pusing Setelah Main Futsal?

Kenapa Kepala Saya Pusing Setelah Main Futsal?

Meski menyenangkan, sebagian orang mengeluhkan kepala yang terasa pusing setelah bermain futsal. Jika sudah berhubungan dengan keluhan kepala, banyak orang merasa panik. Apakah ini pertanda suatu penyakit? Nah, agar Anda tak lagi panik tanpa alasan dan terus menerka-nerka, berikut ulasan mengenai penyebab pusing setelah futsal.

Penyebab kepala pusing setelah futsal

meningkatkan skill bermain futsal

Menurut John Halliwill, Ph.D., seorang dosen fisiologi di University of Oregon, Amerika Serikat, sangat wajar ketika seseorang merasa pusing setelah olahraga, termasuk setelah bermain futsal. John Halliwill menyatakan bahwa saat berolahraga jantung bekerja dengan sangat keras untuk memasok darah ke seluruh tubuh.

Setiap langkah yang Anda lakukan saat berolahraga mendorong otot kaki untuk menekan pembuluh darah yang dilewatinya. Tekanan ini kemudian memompa darah yang ada di kaki untuk dipindahkan kembali ke jantung. Hal ini sangat membantu kerja jantung untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Sayangnya, saat permainan futsal berakhir, darah yang mengalir ke kaki tidak dapat dikembalikan dengan segera ke jantung. Ini karena otot sudah rileks sehingga tak lagi membantu memompa darah. Akibatnya, Anda akan merasa pusing karena pasokan darah ke otak berkurang.

Selain itu, habis main futsal dan Anda tak lagi beraktivitas, maka detak jantung serta sirkulasi akan menurun padahal pembuluh darah masih melebar. Berbagai kombinasi kondisi ini akhirnya membuat Anda merasa pusing untuk sementara waktu.

Satu hal lagi, pusing setelah futsal juga bisa terjadi ketika Anda tidak mengasup karbohidrat dan protein yang cukup sebelum berolahraga. Akibatnya, kadar gula darah pun terlalu rendah. Kondisi ini pada akhirnya juga membuat Anda pusing setelah futsal.

Lakukan pendinginan sebelum berhenti bermain

pendinginan setelah olahraga

Untuk mencegah pusing setelah futsal, Anda bisa berhenti pelan-pelan. Jangan langsung berhenti setelah main futsal. Hal ini dilakukan agar tubuh berkesempatan untuk mengembalikan kondisinya menjadi normal, tidak kaget.

Maka itu, hal yang perlu Anda lakukan ialah melakukan pendinginan sederhana untuk membantu otot memompa darah kembali ke jantung. Dengan begitu, aliran darah ke otak akan tetap lancar dan tercukupi.

Berjalan-jalan santai selama kurang lebih 5 menit dan melenturkan otot yang tegang bisa membantu menjaga denyut jantung dan sirkulasi secara bertahap.

Cara mudah mencegah pusing setelah futsal

Selain pendinginan, cara lain yang bisa dilakukan untuk membantu mencegah pusing setelah futsal yaitu makan cukup karbohidrat dan protein sebelum memulai latihan. Dengan begitu, Anda punya cukup cadangan energi dan gula darah di dalam tubuh. Anda bisa makan camilan tiga jam sebelum berolahraga untuk membantu mencegah pusing baik saat maupun setelah olahraga.

Selain itu, pastikan untuk tetap mengonsumsi cairan setiap 10 hingga 20 menit latihan. Hal ini dilakukan agar Anda tidak mengalami dehidrasi yang juga bisa membuat kepala seperti berkunang-kunang. Setelah itu, kembalikan juga cairan tubuh dan mineral yang hilang dengan minum minuman yang mengandung elektrolit.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Feeling Lightheaded after Exercise? Use the Heart in Your Legs! https://ispyphysiology.com/2015/06/03/feeling-lightheaded-after-exercise-use-the-heart-in-your-legs/ accessed on November 29th 2018

I’m Feeling Dizzy After My Workouts

https://www.livestrong.com/article/449131-im-feeling-dizzy-after-my-workouts/ accessed on November 29th 2018

Dizziness After Exercising

https://www.livestrong.com/article/382060-dizziness-after-exercising/ accessed on November 29th 2018

Is it okay to feel lightheaded and dizzy after physical activity?

https://goaskalice.columbia.edu/answered-questions/it-okay-feel-lightheaded-and-dizzy-after-physical-activity accessed on November 29th 2018

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui 19/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x