home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Tidak Boleh Langsung Duduk Setelah Berlari?

Kenapa Tidak Boleh Langsung Duduk Setelah Berlari?

Setelah berolahraga, tubuh membutuhkan istirahat. Namun banyak orang yang melarang langsung duduk setelah olahraga berat, terutama lari. Apa alasannya?

Kenapa tidak boleh langsung duduk setelah olahraga lari?

Lari, terutama sprint (lari cepat) dan jogging, termasuk olahraga high impact yang membuat kedua kaki hampir tidak menyentuh tanah atau hanya menyentuh tanah dalam sekejap.

Olahraga high impact cenderung lebih melelahkan karena membutuhkan energi yang sangat besar dan karena itu membakar lebih banyak kalori. Olahraga satu ini bahkan bisa memperkuat otot dan tulang lebih baik dibanding olahraga lain yang berdampak lebih ringan pada tubuh (low impact exercise). Lantas, kenapa kita tidak boleh langsung duduk setelah olahraga high impact seperti berlari?

Duduk memang bisa mengusir lelah dan mengembalikan detak jantung supaya normal dan teratur. Namun menurut Dennis Cardone, pimpinan kedokteran olahraga di NYU Langine Orthopaedics, Anda tidak boleh langsung duduk setelah olahraga high impact seperti lari karena tubuh baru saja memompa darah dan oksigen ke seluruh tubuh, termasuk bagian otot yang terpakai.

Langsung duduk setelah lari justru akan membuat darah menumpuk di bagian bawah tubuh sehingga memperlambat aliran darah kembali ke jantung dan otak. Kondisi ini bisa memicu tekanan darah merosot sangat rendah yang menyebabkan sensasi pusing berputar yang hebat, bahkan hingga pingsan. Efek lainnya yang mungkin terjadi setelah Anda langsung duduk setelah lari adalah otot-otot kaku terasa kaku dan dan terasa seperti ditarik. Tak jarang kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri.

Selain lari, Anda juga tidak disarankan untuk langsung duduk setelah olahraga lompat tali, jumping jacks, dan squat jumps. Ketiga olahraga di atas sama-sama termasuk olahraga high impact yang menyalurkan aliran darah beroksigen dalam jumlah banyak ke seluruh tubuh.

Yang perlu dilakukan setelah berolahraga high impact

Oleh karena itu, jangan langsung duduk atau berhenti mendadak setelah berlari. Tubuh membutuhkan waktu secara bertahap untuk mengembalikan detak jantung kembali normal. Mulailah perlahan menghentikan sesi olahraga Anda dengan melakukan pendinginan dan peregangan untuk mencegah terjadinya cedera. Salah satu cara pendinginan yang paling disarankan adalah berjalan kaki santai. Lakukan selama 10 hingga 20 menit sebelum Anda memutuskan benar-benar berhenti untuk rebahan atau duduk.

Dengan berjalan kaki, tubuh masih tetap memompa darah melalui otot-otot yang terpakai sekaligus membersihkan semua sisa metabolisme yang berlebihan saat Anda berolahraga. Sisa metabolisme tubuh yang berlebih saat olahraga itulah yang sering membuat Anda mengalami pegal-pegal setelah berolahraga. Ketika tubuh tetap bergerak pun, jantung akan pelan-pelan menurunkan tekanan darah hingga dapat kembali normal.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Exactly What to Do (and Not to Do) After Running a Half Marathon

https://www.shape.com/fitness/cardio/half-marathon-running-recovery-tips accessed on April 13th 2018

5 Ways to Cool Down After a Workout

https://www.mensjournal.com/health-fitness/5-ways-to-cool-down-after-a-workout/ accessed on April 13th 2018

The Best Cooldown to Do After a Run

https://www.self.com/gallery/the-best-cool-down-to-do-after-a-run accessed on April 13th 2018

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x