backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

11

Tanya Dokter
Simpan

Berbagai Penyebab Nyeri dan Sakit pada Pangkal Paha

Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri · General Practitioner · Integrated Therapeutic


Ditulis oleh Novita Joseph · Tanggal diperbarui 05/08/2022

Berbagai Penyebab Nyeri dan Sakit pada Pangkal Paha

Pangkal paha, alias paha bagian ujung atas, sering terasa nyeri dan sakit jika Anda melakukan banyak aktivitas pada tubuh. Kondisi ini umum disebut sebagai groin pain dan biasa menyerang atlet yang fokus berolahraga pada bagian kaki. Lalu, apa penyebab utama pangkal paha sakit? Adakah cara untuk mencegah dan mengobatinya?

Mengenal groin pain atau nyeri pangkal paha

Groin pain atau kondisi nyeri pada pangkal paha, terjadi ketika paha bagian dalam (selangkangan) mendapat tekanan yang kuat. Akibatnya tidak jarang, dapat membuat otot-otot sekitar paha menjadi tegang atau bahkan robek.

Pangkal paha yang sakit ini, akan menyebabkan rasa sakit dan memengaruhi kemampuan Anda saat berjalan. Selain itu, dalam beberapa kasus, terdapat pula akibat dari risiko otot yang terlalu aktif, paha terbentur benda keras, atau karena terlalu berlebihan dalam beraktivitas yang juga bisa menjadi pemicu rasa sakit pada paha bagian atas.

Proses pengobatan paha yang sakit ini, awalnya harus melalui  diagnosis oleh dokter, yang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan melalui sinar X-ray guna mengecek kondisi tulang. Setelahnya, dokter bisa menyarankan pembedahan atau melakukan fisioterapi, tergantung pada kondisi sakit yang Anda alami.

Penyebab pangkal paha sakit

Penyebab umum nyeri pangkal paha lainnya adalah hernia inguinalis. Hernia inguinalis terjadi saat jaringan internal bergerak melalui titik lemah pada otot pangkal paha. Hal ini bisa membuat adanya benjolan di daerah selangkangan yang menyebabkan rasa sakit. Sedangkan kondisi batu ginjal atau patah tulang juga bisa menyebabkan nyeri pada pangkal paha.  Ada beberapa faktor risiko umum yang dapat menyebabkan pangkal paha sakit:

  • Otot, tendon, atau ligamen yang ketarik saat berolahraga
  • Anda memiliki riwayat hernia atau memiliki kelemahan pada otot dinding perut
  • Mengalami cedera atau penyakit pada sendi panggul
  • Apabila Anda tidak memiliki faktor risiko di atas, bukan berarti Anda tidak akan mengalami gejala groin pain. Faktor-faktor di atas merupakan faktor umum yang biasa menyebabkan paha bagian atas terasa nyeri atau sakit. Anda tetap harus berdiskusi dengan dokter guna mendiagnosis masalah pada pangkal paha. Akan tetapi berbagai kondisi lain bisa terjadi, mengingat mengingat nyeri di pangkal paha bisa disebabkan oleh organ di sekitarnya. Kondisi tersebut bisa terjadi oleh beberapa penyebab, di antaranya:

    • Infeksi saluran kencing
    • Adanya peradangan pada testis atau epididimis
    • Batu ginjal
    • Cara mencegah dan mengobati pangkal paha yang sakit (groin pain)

      1. Pemanasan sebelum olahraga

      Lakukan pemanasan dengan peregangan otot pangkal paha sebelum berolahraga. Peregangan dapat meningkatkan jangkauan gerak Anda dan mengurangi efek nyeri pada otot. 

      2. Jangan diforsir

      Tingkatkan intensitas dan gerakan olaraga secara bertahap. Kalau tubuh Anda sudah biasa dan terasa bugar, Anda bisa melakukan olahraga sesering mungkin dan  risiko cedera. Hindari mengangkat benda yang terlalu berat untuk Anad. Jangan memaksakan diri.

      3. Jangan hanya olahraga sesekali saja

      Cobalah berolahraga secara teratur dan jangan hanya pada akhir pekan saja. Jangan lupa gunakan teknik dan peralatan olahraga yang tepat. Berikut sebagai contoh:

      • Saat olahraga, pakai sepatu sesuai olahraga yang Anda lakukan. Menggunakan sepatu olahraga yang salah dapat memicu cidera pada bagian kaki dan paha Anda.
      • Banyak-banyaklah untuk minum air tiap hari guna mencegah otot terasa kram dan kaku.

      Catatan

      Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



      Ditinjau secara medis oleh

      dr. Tania Savitri

      General Practitioner · Integrated Therapeutic


      Ditulis oleh Novita Joseph · Tanggal diperbarui 05/08/2022

      ad iconIklan

      Apakah artikel ini membantu?

      ad iconIklan
      ad iconIklan