10 Gejala Kanker Paru yang Tidak Boleh Diabaikan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Kanker paru adalah penyakit yang diam-diam mematikan, serta merupakan jenis kanker dengan angka kematian tertinggi menurut World Health Organization (WHO). Selain mencari tahu penyebab dari kanker paru agar dapat melakukan pencegahan, Anda juga perlu memahami setiap gejala yang mungkin muncul. Oleh sebab itu, Anda perlu memerhatikan setiap kondisi yang berpotensi menjadi gejala kanker paru. 

Gejala-gejala kanker paru yang umum terjadi

Berikut ini adalah beberapa gejala kanker paru, baik gejala awal maupun gejala yang dialami pasien saat sudah berada pada stadium akhir.

1. Batuk yang tidak dapat disembuhkan

Salah satu gejala kanker paru-paru yang paling umum dan banyak dialami adalah batuk kering atau batuk berdahak. Namun, berbeda dari batuk biasa, gejala dari penyakit kanker paru-paru ini tidak segera membaik. Bahkan, batuk ini akan terjadi sepanjang hari hingga Anda tidur di malam hari.

Batuk yang menjadi ciri-ciri dari kanker paru-paru ini juga tidak membaik meski telah diobati. Apabila Anda mengalami kondisi seperti yang telah dijelaskan, sebaiknya segera temui dokter untuk memeriksakan paru-paru atau melakukan X-ray.

2. Batuk darah

Ciri kanker paru-paru yang perlu Anda waspadai adalah batuk darah. Menurut Medline Plus, tanda dari kanker paru-paru adalah adanya darah pada dahak. Darah tersebut biasanya berasal dari paru-paru. Jika Anda mengalami kondisi ini, jangan pernah menyepelekannya. Segera kunjungi dokter dan periksakan kondisi kesehatan Anda.

3. Sesak napas saat beraktivitas normal

Salah satu gejala kanker paru-paru stadium awal adalah sesak napas yang muncul meski Anda baru melakukan aktivitas normal. Selain terasa sesak, napas Anda mungkin juga berbunyi. Kondisi ini biasanya terjadi karena tumor menghalangi saluran pernapasan atau cairan di sekitar paru meningkat, sehingga menekan paru-paru.

Anda mungkin sering mengabaikan gejala ini karena menganggapnya sebagai hal yang normal. Oleh karena itu, jika Anda mengalami kondisi ini, segera lakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan untuk mengetahui apakah Anda mengalami kanker paru.

4. Nyeri pada dada

Meski tumor kanker paru yang muncul di tengah paru tidak menimbulkan rasa sakit, jenis kanker paru tertentu yang terjadi pada dinding dada dan bagian luar paru dapat menyebabkan rasa sakit. Kanker paru berpotensi menimbulkan rasa sakit pada dada, bahu atau punggung sebagai salah satu gejala awal.

Rasa tidak nyaman akibat nyeri di dada ini mungkin disebabkan kelenjar getah bening atau metastatis pada dinding dada, pleura (lapisan di sekitar paru) atau rusuk yang membengkak.

5. Napas bersuara (mengi)

Gejala lain dari kanker paru-paru yang juga tidak boleh diabaikan adalah mengi, yaitu saat napas Anda mengeluarkan suara. Biasanya, kondisi ini terjadi saat paru-paru berkontraksi, tersumbat, atau meradang.

Memang benar bahwa mengi bisa menjadi pertanda dari kondisi kesehatan lain, misalnya alergi atau asma. Namun, Anda tetap tidak boleh mengabaikannya. Jika kondisi ini tak kunjung membaik, tak ada salahnya untuk memeriksakan kondisi kesehatan Anda.

Jika memang Anda didiagnosis mengalami kanker paru, dokter bisa membantu melakukan pengobatan terhadap kanker paru yang dialami.

6. Suara mengalami perubahan

Ciri-ciri dari kanker paru-paru stadium awal adalah suara yang berubah, biasanya menjadi lebih serak. Hal ini sering Anda sepelekan, sebab suara memang sering kali berubah saat sedang demam atau saat bangun tidur.

Namun, jika Anda merasakan perubahan pada suara di saat-saat yang tidak wajar jangan menyepelekan kondisi ini. Suara yang mendadak serak tanpa alasan perlu segera diperiksakan ke dokter. Apalagi jika kondisi Anda tidak segera membaik.

Pasalnya, kondisi ini bisa saja terjadi akibat kanker paru. Ya, tumor kanker paru dapat mempengaruhi kotak suara Anda, sehingga menimbulkan ciri seperti perubahan pada suara.

7. Bahu terasa sakit

Anda mungkin tidak menyangka bahwa bahu yang terasa sakit mungkin saja menjadi salah satu gejala dari kanker paru. Hal ini mungkin terjadi saat tumor terbentuk di bagian atas paru, karena tumor tersebut tentu akan menekan dan menjepit berbagai saraf yang ada di sekitar paru, termasuk bahu, lengan, tulang belakang, hingga kepala.

Untuk membedakan dengan sakit bahu biasa, Anda perlu memahami kebiasaan Anda. Jika Anda sering melakukan aktivitas seperti memanggul tas ransel dengan satu bahu, mungkin wajar saat bahu terasa sakit. Akan tetapi, saat sakit bahu tersebut muncul tanpa sebab, Anda perlu curiga dan segera memeriksakan diri ke dokter.

8. Berat badan menurun

Jika Anda sengaja mengubah pola makan untuk memiliki berat badan ideal dan berat badan menurun, itu hal yang wajar. Namun,  penurunan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba dan tanpa sebab yang jelas tentu bukan pertanda yang baik.

Kondisi ini juga termasuk sebagai salah satu tanda atau gejala awal dari kanker yang juga perlu Anda perhatikan. Umumnya, orang yang mengalami kanker paru-paru sering kehilangan berat badan dalam waktu singkat, sebab sel kanker menggunakan semua energi dan nutrisi di dalam tubuhnya.

Jangan abaikan perubahan pada berat badan Anda, terutama bila terjadi saat Anda tidak mengubah pola makan atau gaya hidup. Lebih baik segera periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter. 

9. Nyeri pada tulang

Gejala lain dari kanker paru-paru adalah nyeri pada tulang. Banyak orang yang salah menyangka bahwa nyeri pada tulang adalah bagian dari proses penuaan. Oleh sebab itu, saat mengalaminya, orang cenderung menyepelekannya. Padahal, mengalami nyeri tulang di usia dini bukan termasuk hal yang wajar.

Maka itu, penting untuk kenali tanda dan gejala awal dari kanker paru-paru yang satu ini. Biasanya, nyeri tulang yang disebabkan oleh kanker paru terpusat di bagian punggung, bahu, lengan, atau leher walaupun jarang terjadi.

Nyeri akibat  kanker paru sering kali memburuk saat Anda beristirahat atau pada malam hari. Maka dari itu, jangan abaikan rasa sakit pada bagian tubuh Anda dan segera periksakan ke dokter.

10. Sakit kepala yang terus menerus

Salah satu kondisi yang juga bisa menjadi gejala dari kanker paru adalah sakit kepala. Biasanya, kondisi ini mengindikasikan bahwa kanker paru sudah menyebar hingga ke otak. Hal ini terjadi saat tumor menekan saraf yang melalui bagian dada. Tekanan ini dapat mengakibatkan sakit kepala.

Jika Anda merasakan salah satu kondisi yang menjadi gejala dari kanker paru yang telah disebutkan di atas, tak ada salahnya untuk memeriksakan kesehatan Anda ke dokter. Jika Anda dinyatakan sehat, tetaplah terapkan pola hidup sehat untuk mencegah kanker paru.

Salah satu upaya yang bisa Anda lakukan adalah berhenti merokok. Pasalnya, kebiasaan tersebut memberikan potensi yang cukup besar kepada Anda untuk mengalami salah satu penyakit yang dapat membahayakan nyawa ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Masalah pencernaan bisa sangat mengganggu dan menyusahkan. Berbagai pengobatan pun Anda coba. Nah, sudahkah Anda menggunakan minyak esensial?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 13 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Menjadi Social Smoker Ternyata Sama Bahayanya dengan Perokok Aktif

Istilah social smoker yaitu sebutan bagi yang hanya merokok saat bersosialisasi. Namun, apa Anda tahu dampak kesehatannya sama saja seperti perokok aktif?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 13 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Manusia Hidup dengan Sebelah Paru, Kok Bisa?

Banyak sebab kerusakan pada paru yang haruskan manusia merelakan sebelah parunya dibuang dan ternyata masih bisa hidup dengan itu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berita Luar Negeri, Berita 25 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
hemodialisis

Hemodialisis, Prosedur Cuci Darah untuk Penyakit Gagal Ginjal

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 11 menit
stadium kanker ovarium 4 bisa sembuh

Memahami Lebih Jauh Mengenai Stadium Kanker Ovarium

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 20 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit
menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Juli 2020 . Waktu baca 10 menit