Pembengkakan Jantung (Penyakit Kardiomegali) Bisa Sembuh Apa Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 1 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kalau Anda membaca tulisan ini, besar kemungkinan Anda sudah terdiagnosis dengan kardiomegali, yaitu penyakit pembengkakan jantung. Mungkin saat mendengar pernyataan dokter terkait kondisi kesehatan Anda, rasa cemas dan takut seketika muncul. Pasalnya, kardiomegali adalah salah satu jenis penyakit jantung kronis. Lalu, apakah kardiomegali atau pembengkakan jantung bisa disembuhkan? Mungkinkah kambuh kembali di suatu saat nanti? Ini dia jawabannya. 

Apakah pembengkakan jantung dapat disembuhkan?

Kardiomegali adalah kondisi di mana jantung membesar akibat berbagai hal. Kebanyakan penyebabnya berasal dari gangguan fungsi jantung lainnya. Bahkan bisa dibilang kardiomegali merupakan komplikasi dari penyakit jantung.

Pertanyaan yang mungkin terlintas pertama kali ketika didiagnosis penyakit ini yaitu apakah kardiomegali bisa disembuhkan? Pada sebagian kasus, ukuran jantung bisa dikembalikan seperti semula. Namun, dalam beberapa kasus jantung tidak akan mengempis kembali pada bentuk awalnya, hanya bisa diperkecil atau sedikit diperbaiki.

Seperti apa pengobatan terhadap orang yang mengalami kardiomegali?

Meskipun bentuk jantung Anda tidak dapat dikembalikan seperti sedia kala, Anda tetap bisa menjalani hidup yang normal, kok. Pengobatan yang dilakukan biasanya bertujuan untuk mengoreksi atau memperbaiki penyebab  kardiomegali.

Contohnya, bila kondisi perbesaran jantung ini akibat tekanan darah tinggi. Maka tekanan darah tinggi yang akan diobati. Namun, karena tekanan darah tinggi tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dikendalikan, maka dokter akan memberikan pengobatan yang membuat tekanan darah Anda terkendali. Beberapa pengobatan yang biasanya diberikan pada orang yang mengalami kardiomegali adalah sebagai berikut. 

Obat-obatan

Jika pembengkakan jantung ini diakibatkan oleh otot jantung yang tidak bekerja dengan baik (kardiomiopati) atau kondisi kelainan jantung lainnya, biasanya dokter akan memberikan pasien beberapa obat seperti:

  • Diuretik, yaitu obat yang berfungsi untuk membantu tubuh mengeluarkan air dan natrium yang tertahan. Biasanya, tumpukan natrium dan air ini juga bisa menyebabkan jantung membesar.
  • Antikoagulan, berfungsi untuk menurunkan risiko penggumpalan darah di pembuluh darah sehingga mencegah serangan jantung atau stroke.
  • Antiaritmia, obat yang berfungsi untuk menjaga jantung tetap berdetak dengan normal.
  • Beta bloker, digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi jantung.

Tindakan medis atau operasi

Jika pembesaran jantung yang terjadi cukup parah, maka operasi atau tindakan medis akan dilakukan. Beberapa tindakan medis yang biasanya dilakukan yaitu:

  • Operasi katup jantung. Jika pembengkakan jantung akibat katup jantung yang tidak berfungsi dengan baik, maka dokter akan memperbaiki katup tersebut.
  • Operasi bypass. Operasi bypass dilakukan jika pembengkakan jantung disebabkan oleh penyakit jantung koroner.
  • Transplantasi jantung. Pada kasus yang cukup parah, maka transplantasi atau cangkok jantung adalah pilihan terakhir untuk mengobati penyakit ini.

serangan jantung tak hanya akibat tumpukan lemak

Apakah kardiomegali bisa menyebabkan serangan jantung?

Berbagai penelitian menyatakan bahwa orang yang ukuran jantungnya membesar akan lebih mudah mengalami serangan jantung. Hal ini sebenarnya diakibatkan oleh jantung yang bengkak sudah tidak bisa lagi menjalani fungsinya dengan normal.

Kerja jantung jadi lebih berat akibat pembengkakan yang terjadi. Kondisi ini yang kemudian membuat seseorang mengalami serangan jantung mendadak atau serangan stroke.

Pembengkakan jantung bisa ditangani dengan perubahan pola hidup

Percuma saja melakukan pengobatan medis kalau Anda tidak menjauhi berbagai risiko penyakit ini. Maka dari itu, pengobatan medis serta penerapan gaya hidup sehat harus dilakukan beriringan dengan perubahan pola hidup.

Tidak sulit, kok. Anda hanya harus memilih-milih makanan yang baik untuk jantung Anda. Misalnya dengan menghindari lemak jahat dan perbanyak asupan serat serta lemak tak jenuh. Pastikan juga Anda selalu melakukan olahraga rutin paling tidak 30 menit sehari. Tak perlu olahraga yang berat, Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti berjalan santai di sekitar rumah atau bersepeda.

Bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi, sebaiknya mulai sekarang hindari konsumsi garam serta makanan kemasan yang mengandung natrium. Makanan-makanan tersebut hanya akan membuat tekanan darah Anda melonjak naik dan tak terkendali. Jika perlu, Anda bisa berkonsultasi pada ahli gizi agar Anda mudah mengatur konsumsi makanan setiap harinya.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Merkuri dan Berbagai Bahayanya untuk Kesehatan Anda

Sebenarnya, seberapa bahaya merkuri untuk kesehatan tubuh Anda? Apakah merkuri hanya ada di pertambangan? Cek selengkapnya di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan, Informasi Kesehatan 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Posisi Tidur yang Aman dan Nyaman Saat Sakit Leher

Posisi tidur yang salah sering kali membuat Anda terbangun dengan leher sakit. Tenang, coba posisi tidur ini untuk meredakan sakit leher Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Jenis Minuman yang Baik dan yang Perlu Dibatasi untuk Asam Lambung

Selain memilih jenis makanan yang dikonsumsi, Anda juga perlu tahu jenis minuman untuk asam lambung agar gejalanya tidak kambuh. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis dan Maag 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat infeksi jamur vagina

Jangan Digaruk! Ini 2 Jenis Obat Infeksi Jamur Vagina untuk Meredakan Gejala

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
jenis pijat

Mengenal Jenis-Jenis Pijat dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
pengertian micellar water adalah

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
fakta soal lutut manusia

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit