Agar Terhindar dari Rabies, Terapkan 4 Langkah Pencegahan Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Rabies termasuk salah satu penyakit mematikan yang ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Oleh karena itu, ayo cari tahu cara mencegah rabies agar terhindar dari bahayanya.

Apa itu rabies?

anjing rabies

Rabies adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dari gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi. Virus RNA dari keluarga rhabdovirus yang berpindah ke manusia nantinya akan menyerang sistem saraf pusat. Biasanya virus memasuki sistem saraf perifer secara langsung dan kemudian berpindah ke otak.

Ketika virus berada di dalam sistem saraf, otak akan mengalami peradangan. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan koma dan kematian. Selain menyerang sistem saraf, virus juga bisa menggandakan diri di dalam jaringan otot. Akibatnya, Anda bisa mengalami kelumpuhan.

Virus rabies terdapat di dalam air liur hewan. Jika air liur hewan yang terinfeksi masuk dan mengenai luka terbuka yang Anda miliki melalui selaput lendir seperti mata atau mulut, Anda berisiko terserang rabies.

Lantas, hewan apa saja yang bisa memiliki virus rabies? Umumnya, semua hewan berdarah panas bisa memiliki virus rabies. Namun, biasanya virus rabies paling sering ditemukan pada satwa liar seperti rubah, kelelawar, dan anjing serta kucing yang tidak divaksinasi. Di Indonesia sendiri, anjing menjadi hewan yang paling banyak menularkan virus rabies.

Berbagai cara mencegah rabies

rabies pada manusia

Rabies termasuk penyakit yang sangat bisa dicegah. Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah rabies:

1. Memvaksin hewan peliharaan

Hewan peliharaan seperti kucing atau anjing harus divaksin. Hal ini dilakukan agar virus rabies tidak menyerang hewan kesayangan Anda. Biasanya semua anjing dan kucing yang berusia lebih dari empat bulan wajib divaksin rabies. Vaksin juga umumnya perlu diulang selama satu tahun sekali atau sesuai anjuran dokter hewan.

2. Jangan biarkan hewan peliharaan berkeliaran di luar sendirian

Meski hewan peliharaan juga berhak menghirup udara bebas tetapi demi keamanan Anda jangan membiarkannya berkeliaran sendiri di luar rumah. Pasalnya, hewan peliharaan yang dibiarkan berkeliaran sendiri di luar rumah bisa saja berinteraksi dengan hewan lain yang memiliki rabies.

Akibatnya, tanpa sepengetahuan Anda, hewan tertular rabies dan berisiko menularkannya pada Anda. Oleh karena itu, selalu awasi hewan peliharaan Anda demi kesehatannya dan juga Anda sebagai pemilik.

3. Jangan memelihara hewan liar sembarangan

Berbagai hewan liar yang sangat rentan membawa virus rabies. Oleh karena itu, jangan asal mengambil dan memeliharanya. Meski hewan terlihat ramah tetapi nalurinya tetaplah liar. Hewan bisa saja menggigit dan mencakar Anda kapan pun dirinya merasa terancam. Jika Anda ingin memeliharanya, sebaiknya periksakan terlebih dahulu pada dokter hewan.

4. Hindari kontak langsung dengan satwa liar

Sebaiknya, hindari kontak langsung dengan satwa liar baik dalam keadaan hidup maupun mati. Usahakan untuk tidak menyentuh hewan liar apa pun dengan tangan kosong. Apalagi jika Anda memberinya makan langsung dari tangan. Selain itu, jika hewan menunjukkan perilaku tidak wajar sebaiknya Anda juga menjauhinya karena kemungkinan memiliki virus rabies.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rabies (Penyakit Anjing Gila)

Rabies adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan hewan yang terinfeksi virus. Cari tahu gejala, penyebab, serta pengobatan rabies di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Penyakit Infeksi, Infeksi Virus 22 September 2016 . Waktu baca 10 menit

Cegah Kematian, Kenali Gejala Rabies pada Manusia dari Awal!

Semua orang di manapun bisa terserang rabies, tapi lebih dari 95% kematian manusia akibat rabies terjadi di Asia & Afrika. Cari tahu cara mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Penyakit Infeksi, Infeksi Virus 30 Agustus 2016 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vaksin rabies

Cegah Bahaya Rabies dengan Vaksin, Kapan Harus Melakukannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 12 November 2018 . Waktu baca 6 menit
hewan peliharaan sakit

Psstt… Hewan Peliharaan Kesayangan Bisa Ketularan Penyakit dari Anda!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 26 September 2018 . Waktu baca 4 menit
mulut berbusa

3 Penyebab Mulut Berbusa yang Perlu Anda Waspadai

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Maret 2018 . Waktu baca 5 menit
anjing rabies

Waspadai Penularan Rabies dari Hewan, Ini Ciri-Ciri Anjing yang Terinfeksi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 5 September 2017 . Waktu baca 5 menit