Sebagai salah satu negara dengan kasus malaria yang tinggi, deteksi dini sangat penting dilakukan untuk mengendalikan penyebaran malaria di Indonesia. Mengingat beberapa layanan kesehatan mungkin tidak bisa mendeteksi malaria melalui pemeriksaan berbasis laboratorium, RDT bisa menjadi solusinya.
- RDT (rapid diagnostic test) adalah salah satu metode diagnosis malaria dengan cara mendeteksi parasit di dalam sampel darah.
- Kelebihan metode ini adalah dapat dilakukan di wilayah yang tidak memiliki laboratorium memadai, biayanya relatif terjangkau, dan memberikan hasil lebih cepat.
- Kekurangan rapid diagnostic test adalah keterbatasan beberapa alat yang mungkin hanya bisa mendeteksi jenis malaria parasit tertentu, terutama P. falciparum.
- RDT dilakukan dengan cara mengambil sampel darah pada jari pasien. Setelah itu, sampel darah akan dimasukkan ke dalam wadah khusus. Positif malaria ditandai dengan dua garis pada bagian result window di wadah tersebut.


























