Haruskah Diopname Ketika Kena Demam Berdarah, Atau Boleh Dirawat di Rumah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Demam berdarah dengue (DBD) adalah salah satu penyakit yang cukup sering mewabah di Indonesia, terutama di daerah yang panas dan lembap.  Biasanya orang yang kena DBD dianjurkan untuk menjalani rawat inap atau opname di rumah sakit. Namun, sebenarnya apakah semua pasien DBD harus rawat inap atau ada yang boleh rawat jalan dan istirahat di rumah? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Mengenal gejala-gejala demam berdarah

Waspadai berbagai gejala demam berdarah berikut ini. Bila Anda atau orang terdekat menunjukkan gejala-gejala ini, segera periksa ke dokter.

  • Sakit kepala
  • Nyeri otot, sendi, dan tulang
  • Mual atau muntah
  • Demam
  • Muncul memar, ruam, atau bintik kemerahan
  • Sulit bernapas
  • Perdarahan

Selain memeriksa gejala, tenaga kesehatan di Puskesmas atau rumah sakit biasanya akan melakukan tes darah. Hasil tes darah tersebut akan dibacakan oleh dokter untuk menegakkan diagnosis apakah benar Anda terkena DBD.

Kapan pasien DBD harus rawat inap?

Pada dasarnya, tidak ada obat untuk menyembuhkan DBD. Pasalnya, penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang hingga saat ini belum ditemukan penawarnya. Perawatan yang diberikan pada pasien DBD hanya untuk mengendalikan gejala dan kondisi pasien sampai pulih kembali.

Karena itu, dokter mungkin saja mengizinkan Anda untuk rawat jalan di rumah. Akan tetapi, kalau Anda mengalami demam berdarah serius, dokter pasti meminta Anda untuk rawat inap di rumah sakit. Ingat, hanya dokter yang bisa menentukan pilihan ini setelah mengevaluasi kondisi dan hasil tes darah Anda.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), rawat inap sangat diperlukan bagi orang yang terkena demam berdarah serius. Masalahnya, pasien DBD akan melewati masa-masa kritis selama 24 hingga 48 jam lamanya. Masa-masa ini yang akan menentukan peluang pasien untuk bertahan hidup. Bila pada saat ini pasien tidak ditangani dengan tepat, akibatnya bisa fatal.

Sedangkan kalau pasien demam berdarah serius dirawat di rumah, ia tidak akan mendapatkan bantuan medis yang memadai. Bantuan yang hanya tersedia di rumah sakit antara lain cairan infus yang mengandung elektrolit, pemantauan tekanan darah, hingga transfusi darah kalau pasien mengalami perdarahan. Selain itu, dokter dan perawat juga selalu siap sedia di rumah sakit untuk memantau serta membantu meningkatkan kondisi Anda.

Tanda-tanda demam berdarah serius

Jangan menyepelekan berbagai ciri-ciri demam berdarah serius. Penyakit ini bisa menyebabkan kematian bila terlambat ditangani atau tidak ditangani dengan benar. Karena itu, pasien DBD harus rawat inap kalau penyakitnya sudah parah.

Segera cari bantuan medis darurat kalau pasien mengalami berbagai tanda demam berdarah serius berikut ini.

  • Sakit perut yang parah
  • Muntah terus-menerus
  • Napas memburu
  • Perdarahan di gusi
  • Tubuh sangat lemas
  • Muntah darah
  • Suhu tubuh tidak stabil (demam naik-turun)

Yang perlu dicatat kalau pasien mau rawat jalan

Sekali lagi, hanya dokter yang bisa menentukan apakah kondisi Anda cukup stabil untuk rawat jalan. Kalau dokter sudah membolehkan pasien untuk rawat jalan, Anda harus menjaga keseimbangan cairan tubuhnya. Jangan sampai pasien kekurangan cairan. Pasalnya, menjaga asupan cairan dalam tubuh sangat penting untuk memastikan kondisi pasien DBD tetap stabil.

Anda juga sebaiknya terus memantau suhu tubuh pasien dengan termometer. Kalau suhu tubuhnya mulai naik-turun, segera hubungi dokter. Selain itu, pastikan pasien mengonsumsi makanan yang mudah dicerna.

Selain, itu jangan memaksakan diri untuk rawat jalan di rumah apabila keadaannya memang tidak memungkinkan. Misalnya tidak ada orang yang bisa mendampingi dan menjaga pasien sepanjang hari. Atau pasien selalu menolak minum dan makan apa pun. Sebaiknya pasien dengan kondisi seperti ini diopname saja supaya pihak rumah sakit bisa mengawasi serta membantu pasien lebih cepat pulih.

Karena dalam beberapa kasus pasien DBD memang lebih baik rawat inap, sebaiknya Anda mempersiapkan diri menghadapi penyakit ini. Caranya dengan melakukan langkah-langkah pencegahan DBD, langsung ke dokter jika mengalami gejala, serta melengkapi perlindungan diri terhadap penyakit demam berdarah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Vagina Anda luka? Jangan digaruk atau dibersihkan dengan sembarang sabun. Apa penyebab lecet dan luka di vagina? Dan bagaimana mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Wanita Berbulu Lebat Nafsu Seksnya Tinggi?

Yang jelas, bulu alias rambut halus yang lebat ini diakibatkan tingginya hormon testosteron. Tapi apakah ini berarti nafsu seksualnya juga lebih tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Kesehatan Seksual, Tips Seks 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya pakai earphone saat tidur

Waspada Bahaya Infeksi Telinga Akibat Pakai Earphone Saat Tidur

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit