LIPI Uji Obat Herbal COVID-19 dari Daun Ketepeng dan Benalu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Hingga saat ini, masih belum ada formula obat atau vaksin COVID-19 di Indonesia. Namun begitu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sedang menggarap obat herbal COVID-19 dari dua tanaman yakni daun ketepeng (Cassia alata) dan benalu (Dendrophthoe sp.).

Dua kandidat obat herbal coronavirus yang sedang diuji coba LIPI tersebut menjadi harapan Indonesia dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Proses awal penelitian obat herbal COVID-19

Obat herbal coronavirus indonesia
Sumber: Humas LIPI

Dalam upaya melawan COVID-19, pemerintah Indonesia membentuk konsorsium (perkumpulan) berisi ilmuwan dari beberapa lembaga penelitian dan universitas. Dalam konsorsium ini, Pusat Penelitian Kimia LIPI ditunjuk untuk mengembangkan obat herbal COVID-19.

Bekerjasama dengan Departemen Mikrobiologi FKUI dan Kyoto University, LIPI kemudian mengembangkan obat antivirus COVID-19 dari daun ketepeng badak dan benalu.

Ketepeng adalah tanaman herbal yang terdaftar dalam formularium ramuan obat tradisional Indonesia di Kementerian Kesehatan.

Daun ketepeng telah diteliti dan terbukti memiliki beberapa khasiat salah satunya sebagai anti-parasit (cacing kremi) dan obat kulit. Benalu pernah dilakukan pengujian pada hewan sebagai obat anti-kanker.

Daun ketepeng juga terbukti aktif menghambat pertumbuhan virus dengue penyebab demam berdarah. Pengujian daun ketepeng terhadap virus dengue telah melewati uji praklinis pada tikus mencit dan berhasil menurunkan jumlah virus, meningkatkan jumlah trombosit, serta memperbaiki kadar komponen sistem imunitas.

COVID-19 Outbreak updates
Country: Indonesia
Data

1,314,634

Confirmed

1,121,411

Recovered

35,518

Death
Distribution Map

Penelitian tersebut dilakukan oleh Marissa Angelina, peneliti bidang farmasi kimia, Pusat Penelitian LIPI, yang saat ini sedang mengembangkan obat herbal COVID-19.

Marissa mengatakan kedua tumbuhan herbal Indonesia ini berpotensi dikembangkan menjadi obat herbal infeksi coronavirus.

“Daun ketepeng dan benalu memiliki senyawa yang diprediksi berperan aktif sebagai antivirus,” jelas Marissa. 

LIPI mulai meneliti khasiat dua bahan herbal ini terhadap virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 sejak awal Maret 2020. 

“Kami melakukan pengujian simulasi in silico dengan protein yang terdapat pada virus SARS-CoV-2,” tutur Marissa. 

In silico adalah riset studi penemuan obat menggunakan pemodelan komputer dengan program khusus. Dengan pemodelan tersebut, peneliti melakukan percobaan interaksi antara kandidat obat dengan genetika virus.

COVID-19

Dari simulasi tersebut, peneliti melihat senyawa dalam tanaman herbal daun ketapang dan benalu aktif menghambat pertumbuhan virus penyebab COVID-19.

“Secara pengujian in silico dan pengujian toksisitas keamanan, kita sudah mengerjakan. Namun, untuk pengujian aktivitas SARS-CoV-2 pada hewan belum bisa kita kerjakan karena kultur virusnya belum tersedia,” terang Marissa.

Harapan melanjutkan uji klinis obat herbal COVID-19 ke manusia

Obat herbal coronavirus indonesia

Formulasi kandidat obat herbal COVID-19 yang sedang dikembangkan ini selanjutnya harus melalui tahapan uji praklinis. Pada fase ini, peneliti biasanya akan melihat efek obat pada hewan. Hanya saja, pengujian tahap ini belum bisa dilakukan karena kultur virus belum tersedia.

Selain itu, Marissa berharap kandidat obat herbal COVID-19 ini bisa langsung melakukan uji klinis ke manusia tanpa praklinis ke hewan. Hal itu mengingat kondisi pandemi ini sangat membutuhkan obat yang mampu membantu petugas medis melawan COVID-19

“Kita berharap bisa langsung melakukan uji klinis karena obat ini sudah aman. Kandungan kimianya sudah kita ketahui dan kita juga telah melakukan isolasi kandungan senyawa kimia tersebut,” kata Marissa.

Akselerasi pengujian ke tahap uji klinis butuh izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan. Berita artikel coronavirus tentang obat herbal COVID-19 ini tentu saja menjadi angin segar untuk penyelesaian pandemi di Indonesia.

Jalan Panjang Indonesia dalam Membuat Vaksin COVID-19

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan berikut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Vaksinasi COVID-19 Tahap 2 Dimulai, Siapa Saja Targetnya?

Pemerintah Indonesia mulai melakukan vaksinasi COVID-19 tahap 2 pada kelompok lansia dan petugas layanan publik. Bagaimana pelaksanaannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Digital Fatigue, Kelelahan Karena Penggunaan Media Digital

Meningkatnya penggunaan media digital perlu diwaspadai karena bisa menimbulkan masalah baru yang disebut sebagai digital fatigue. Apa itu?

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kesehatan Mental 16 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Benarkah Ramuan Herbal Danshen Goji Bisa Atasi Macam-macam Penyakit?

Tertarik mulai terapi herbal dengan danshen goji? Simak dulu penjelasan medis seputar khasiat dan efek samping danshen goji berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 16 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

WHO Investigasi Asal Muasal COVID-19, Bagaimana Perkembangannya?

Setahun sejak kemunculannya, belum diketahui benar bagaimana asal muasal virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 ini. Berikut temuan terbarunya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 16 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Vaksin covid-19

Antisipasi dan Data Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi COVID-19 di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Alergi vaksin covid-19

Setelah Vaksinasi COVID-19 Berjalan, Kapan Indonesia Mencapai Herd Immunity?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Harimau dan Kasus Hewan Peliharaan yang Tertular COVID-19

Bayi Harimau Mati Diduga COVID-19, Bisakah Hewan Peliharaan Tertular Virus Corona?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
adaptogen adalah

Mengenal Khasiat Adaptogen, Zat Penangkal Stres di Dalam Tanaman Herbal

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit