Menguak Efektivitas Vitamin Minyak Ikan untuk Menangkal Risiko Skizofrenia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menurut WHO, penyakit skizofrenia diidap oleh lebih dari 21 juta orang dari berbagai belahan dunia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2014, 400 ribu orang Indonesia terdiagnosis skizofrenia. Seperti banyak gangguan mental lainnya, skizofrenia bisa diobati dengan psikoterapi dan obat resep dokter. Vitamin minyak ikan dipercaya dapat mengurangi risiko skizofrenia pada orang-orang yang rentan.

Siapa saja yang rentan mengidap skizofrenia?

Skizofrenia adalah gangguan jiwa yang membuat seseorang sulit membedakan mana dunia nyata dengan dunia khayalan. Ini karena gejala penyakit skizofrenia sering mencakup pengalaman psikotik, seperti mendengar suara-suara tak berwujud, halusinasi, atau delusi.

Setiap orang berisiko untuk mengalami skizofrenia. Hingga saat ini penyebab skizofrenia belum diketahui pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga berpengaruh dalam perkembangan kondisi ini, genetik, trauma, cacat lahir yang menyebabkan kerusakan saraf otak atau ketidakseimbangan hormon otak, dan/atau penyalahgunaan narkoba.

Skizofrenia biasanya dimulai pada akhir masa remaja atau dewasa awal, antara usia 16 sampai 30 tahun.

6 Manfaat Minyak Ikan Untuk Kesehatan Tubuh

Vitamin minyak ikan dapat mengurangi risiko skizofrenia

Dilansir Medical News Today, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications melaporkan bahwa mengonsumsi vitamin minyak ikan secara teratur selama tiga bulan bisa mengurangi risiko gangguan psikosis dan skizofrenia pada mereka yang berusia muda dan memang sudah berisiko mengalami penyakit ini.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Melbourne ini melibatkan 81 peserta penelitian berusia 13-25 tahun yang berisiko memiliki penyakit skizofrenia dan psikosis. Para peserta dibagi jadi dua kelompok, 41 orang diberikan suplemen minyak ikan yang dikonsumsi selama tiga bulan. Sedangkan peserta penelitian yang tersisa diberikan plasebo (obat kosong).

Setelah satu tahun, jumlah peserta penelitian menjadi 76 orang. Dari 41 orang yang diberikan suplemen minyak ikan hanya dua orang yang mengembangkan gangguan psikosis dan skizofrenia. Sedangkan angka untuk kelompok plasebo jauh lebih tinggi, yaitu 11 orang dari 40 orang. Hasil penelitian ini bahkan tetap sama meskipun sudah berjalan selama tujuh tahun.

Mengapa demikian?

Minyak ikan dihasilkan dari berbagai jenis ikan seperti tuna, makarel, salmon, dan sarden. Minyak ikan dipercaya memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan karena tinggu kandungan asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 merupakan asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Oleh karena itu, Anda bisa mendapatkan asupan omega-3 dari memakan ikan atau minum vitamin minyak ikan.

Dalam minyak ikan terkandung dua asam lemak tak jenuh ganda, yaitu asam dokosaheksanoat (DHA) dan ekosapentanoat (EPA). Suplemen minyak ikan juga biasanya mengandung sedikit kandungan vitamin E untuk mencegah kerusakan produk. Beberapa produk minyak ikan juga dikombinasikan dengan kalsium, zat besi, atau vitamin A, B1, B2, B3, C, atau D dan dikemas sebagai suplemen multivitamin. Satu suplemen minyak ikan bisanya mengandung dosis 500-1000mg EPA dan DHA.

EPA berfungsi menghasilkan senyawa kimia eicosanoid dalam tubuh yang berperan menjaga kekebalan tubuh dan mengendalikan peradangan. EPA juga diketahui membantu meringankan gejala depresi. Sementara itu, DHA merupakan salah satu komponen utama yang membangun 8% dari berat otak, sehingga jenis asam lemak ini sangat diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan otak. DHA dapat mencegah kerusakan fungsi otak, seperti demensia.

Menjaga kesehatan otak dipercaya dapat mencjadi salah satu langkah perubahan gaya hidup sehat untuk menekan risiko perkembangan gangguan jiwa pada orang-orang yang berisiko. Selain dari vitamin minyak ikan dan mengonsumsi daging ikan segar, asam omega-3 dapat Anda temukan dalam minyak sayuran, sayuran berdaun hijau gelap, serta biji-bijian dan kacang-kacangan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

ISK diakibatkan oleh bakteri yang biasanya lebih sering menyerang perempuan. Cari tahu obat dan cara alami sembuhkan infeksi saluran kencing.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Urologi Lainnya 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Suka menggerak-gerakan kaki saat tidur? Tidak nyaman jika tubuh berdiam diri? Mungkin Anda mengidap restless leg syndrome. Mari simak penjelasannya.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Poliuria membuat Anda sering buang air kecil sehingga bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Ini cara mudah mengatasi sering buang air kecil akibat poliuria.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ingus

Memahami dari Mana Asal Ingus dan Ciri-Ciri Ingus yang Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 5 menit
sarang nyamuk

4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit
bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit