Seperti Apa Tahap Pemulihan Tubuh Pasca Operasi Besar?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Cepat atau tidaknya proses pemulihan pasca operasi sebenarnya tergantung dengan berbagai hal, termasuk kondisi pasien masing-masing dan jenis tindakan medis apa yang dilakukan. Ada beberapa tahapan pemulihan pasca operasi yang harus dijalani pasien, sampai ia diizinkan untuk pulang dan melakukan rawat jalan. Lalu, apa saja tahapan pemulihan pasca operasi tersebut?

Berbagai tahap pemulihan pasca operasi

Anda mungkin tidak akan merasakan sakit beberapa saat setelah keluar dari ruang operasi. Hal ini disebabkan karena obat bius masih bekerja di dalam tubuh. namun, tak perlu waktu yang lama, efek samping obat tersebut akan hilang dan proses pemulihan pasca operasi pun dimulai dari sini.

1.Efek samping obat anestesi mulai mereda

Setelah tindakan selesai dilakukan oleh tim medis di dalam ruang operasi, sebenarnya Anda tidak akan langsung di bawa ke ruang perawatan. Namun, Anda akan dipindahkan ke dalam ruangan transisi. Di sini, kondisi fisik Anda akan dipantau. Sebagian besar pasien akan mulai sadar, ketika berada di ruangan ini.

Bila Anda telah sadar sepenuhnya dan tidak mengalami komplikasi apapun setelah operasi, maka tim medis akan segera memindahkan Anda ke ruang perawatan.

2. Sakit kembali muncul sementara

Saat di ruang perawatan, maka efek samping obat bius biasanya telah hilang sepenuhnya. Saat itu, Anda akan mulai merasakan sakit di area tubuh yang dioperasi. Di tahapan ini, tentu Anda akan diberikan obat penghilang rasa sakit untuk meredakan nyeri yang muncul.

Tetapi, Anda juga harus menahan diri untuk tidak melakukan gerakan apapun, sebab hal tersebut akan meningkatkan rasa sakit. Bahkan batuk atau gerakan kecil saja bisa menyebabkan luka operasi Anda bertambah sakit. Oleh karena itu, Anda biasanya diminta untuk beristirahat total ketika masa pemulihan ini.

3. Luka bekas jahitan akan mulai pulih

Setelah beberapa hari, rasa nyeri pada bekas luka operasi Anda akan menghilang secara perlahan. Namun, Anda akan memasuki masa di mana Anda mungkin mengalami komplikasi akibat tindakan medis yang sebelumnya dilakukan.

Beberapa komplikasi yang dapat terjadi seperti perdarahan atau pembengkakan di area luka operasi. Hal ini bisa terjadi akibat infeksi pada luka. Oleh karena itu, biasanya tim medis Anda akan mengganti perban luka secara berkala untuk menghindari infeksi.

4. Boleh kembali ke rumah dan istirahat

Jika dalam 3-6 hari pasien tidak mengalami masalah apapun setelah operasi, maka pemulihan dapat dilakukan di rumah. Tetapi hal ini memang tergantung dengan masing-masing kondisi pasien dan hanya dokter Anda yang bisa memutuskan apakah Anda dapat melanjutkan pemulihan di rumah atau tidak.

Apabila Anda diizinkan untuk pulang, maka tanyakan pada dokter Anda terkait pantangan dan anjuran yang harus Anda lakukan selama pemulihan di rumah.

Komplikasi kesehatan yang mungkin terjadi ketika masa pemulihan di rumah

Meski sudah di rumah, namun tetap saja kondisi fisik Anda harus diperhatikan dan anjuran dokter sebaiknya dilakukan. Hindari berbagai hal yang mungkin akan menyebabkan Anda mengalami komplikasi setelah operasi. Berikut adalah hal-hal yang mungkin terjadi saat pemulihan pasca operasi di rumah:

  • Sulit bernapas
  • Demam tinggi, hingga mencapai lebih dari 39 derajat celcius
  • Kotoran berwarna hitam
  • Nyeri pada bagian tubuh yang dioperasi
  • Perdarahan atau pembengkakan pada luka operasi
  • Mengalami diare, sembelit, mual, atau muntah
  • Tidak nafsu makan dan sulit menelan

Bila Anda mengalami salah satu atau lebih dari gejala tersebut, maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui kondisi Anda lebih lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa Anda sadari dapat berdampak negatif pada kesehatan mulut dan gigi. Begini cara mengakalinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
perlukah lansia minum susu

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
bahaya makanan asin

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit