Sakit Kepala Juga Perlu Ke Dokter, Ini Pertimbangannya

Sakit kepala merupakan keluhan umum yang dihadapi hampir semua orang. Biasanya memang bukan menandakan suatu kondisi yang kritis. Namun, tak berarti Anda boleh menyepelekannya. Pada beberapa kasus sakit kepala bisa menjadi gejala dari masalah kesehatan yang mengharuskan Anda periksa ke dokter. Untuk memahaminya lebih jauh, simak ulasannya berikut ini.

Kenali berbagai jenis sakit kepala

Sebelum Anda tahu kapan harus periksa ke dokter, sebaiknya kenali lebih dahulu sakit kepala yang Anda rasakan. 

Berdasarkan penyebabnya, sakit kepala terbagi menjadi dua, yaitu sakit kepala primer dan sekunder. 

Sakit kepala primer terjadi karena aktivitas kimia di otak, saraf atau pembuluh darah, meliputi:

  • Sakit kepala tension (sakit seperti kepala diikat kencang dan menegang)
  • Migraine (sakit kepala berulang, biasanya pada satu sisi kepala)
  • Sakit kepala cluster (nyeri parah pada satu sisi kepala, disertai keluarnya cairan dari hidung, mata merah, dan berair)

Sementara sakit kepala sekunder, dipicu oleh berbagai faktor lain, seperti merokok, minum alkohol, stres, atau kurang tidur. 

Sakit kepala ini jadi peringatan untuk periksa ke dokter

Sakit kepala biasanya bisa diatasi dengan perawatan di rumah. Mulai dari minum obat paracetamol atau ibuprofen, kompres air panas, istirahat, memberi pijatan di kepala, atau terapi relaksasi. Walaupun mudah diatasi, bukan berarti Anda boleh bersikap tak acuh, “Ah, gampang nanti juga sembuh.”

Sakit kepala yang muncul ternyata bisa menjadi peringatan bagi Anda untuk segera periksa ke dokter. 

Berikut beberapa tanda bahwa sakit kepala yang Anda hadapi perlu diperiksa lebih lanjut.

  • Sakit kepala tidak kunjung membaik, bahkan sampai mengganggu aktivitas.
  • Sakit kepala berulang, sebanyak 3 kali sehari tanpa penyebab yang jelas.
  • Sakit kepala terjadi diiringi gejala lain, seperti mual, muntah, penglihatan kabur, kejang, nyeri hingga bagian leher, atau kesulitan menjaga keseimbangan. 
  • Pernah mengalami trauma di kepala atau memiliki masalah kesehatan lainnya, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi).

anemia ke dokter apa

Tes kesehatan untuk mengetahui penyebab sakit kepala

Jangan menunda untuk periksa ke dokter jika sakit kepala dan tanda yang sudah disebutkan sebelumnya terjadi pada Anda. Untuk mengetahui penyebab sakit kepala dan kondisi kesehatan secara keseluruhan, dokter bisa melakukan berbagai tes kesehatan, meliputi:

  • Tes fisik. Dokter akan menanyakan berbagai gejala terkait sakit kepala yang Anda alami, riwayat kesehatan, dan gaya hidup.
  • Tes darah. Tes lanjutan untuk mengetahui adanya infeksi pada tubuh yang mungkin menyebabkan sakit kepala.
  • CT scan. Tes ini dilakukan untuk melihat gambaran bagian tubuh tertentu yang bermasalah.
  • MRI ( Magnetic resonance imaging). Tes ini bertujuan untuk mengetahui gambaran lebih detail dari otak dan sumsum tulang belakang.
  • EEG (electroencephalogram). Tes ini dilakukan untuk merekam sinyal listrik di otak. Biasanya, tes ini direkomendasikan jika sakit kepala terjadi disertai kejang.

Dengan periksa ke dokter dan mengetahui penyebab sakit kepala yang dialami, Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Pasalnya, sakit kepala yang memerlukan tes kesehatan lanjutan biasanya terjadi karena adanya penyakit lain, seperti:

  • Infeksi virus dan bakteri, seperti sinusitis, flu, atau infeksi telinga.
  • Masalah pada otak, seperti ensefalitis (peradangan pada otak), meningitis (infeksi selaput otak), stroke, aneurisma, dan tumor otak.
  • Masalah kesehatan lainnya, seperti hipertensi, glaukoma, gangguan tiroid, dan dehidrasi.

Saran saya, jika memang sakit kepala yang Anda alami sudah mengganggu kegiatan sehari-hari, sebaiknya segera periksa ke ke dokter. 

Baca Juga:

dr. Chrisendy Hakim Dokter Umum

dr. Chrisendy Hakim adalah seorang general practitioner yang berpraktik di Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

dr. Chris memiliki passion yang sangat besar dalam promosi kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan dr. Chris yang dikenal aktif bekerja sama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dengan menjadi pembicara, shooting sebagai Host, serta menjadi Event Organizer di berbagai event seminar kesehatan awam di kota-kota besar se-Indonesia.

dr. Chris juga sering diundang sebagai moderator di symposium dan workshop untuk kalangan dokter, dan juga aktif berperan serta dalam beberapa organisasi dan komunitas kesehatan.

Prinsip yang dipegang dr. Chris yaitu pengobatan dokter akan lebih optimal apabila diiringi dengan kesadaran masyarakat itu sendiri dalam upaya pencegahan terhadap penyakit.

Selain itu dr. Chris juga memiliki ketertarikan di bidang kesehatan ibu dan anak karena setiap insan yang terlahir di dunia ini pasti dimulai dari sang ibu. Jadi alangkah baiknya kita memberikan pelayanan kesehatan maupun penyuluhan yang optimal  dan holistik untuk para wanita yang kelak juga akan menjadi ibu bagi sang anak supaya kualitas hidupnya dapat ditingkatkan sehingga dapat optimal dalam mengasuh sang anak. Kemudian, kesehatan sang anak juga penting kita perhatikan secara komprehensif karena seorang anak merupakan generasi penerus bangsa dan negara kita tercinta.

Selengkapnya
Artikel Terbaru