Apakah Daging Tumbuh (Polip) Dalam Hidung Berbahaya?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10/04/2020
Bagikan sekarang

Apakah Anda mengalami pilek berkepanjangan? Atau hidung Anda terasa tersumbat dan menjadi susah berrnapas? Mungkin Anda mengalami polip di hidung tanpa Anda ketahui. Apakah polip berbahaya?

Apa itu polip hidung?

Polip hidung adalah jaringan tumbuh yang di dalam lubang hidung atau berupa daging yang berkembang di dalam lubang hidung. Daging yang tumbuh ini tidak berbahaya, bersifat jinak dan bertekstur lunak. Polip di dalam hidung bisa tumbuh pada salah satu lubang maupun di kedua lubang sekaligus yang biasanya disebabkan oleh alergi yang dialami oleh seseorang. Polip yang berukuran kecil tidak menimbulkan gejala apapun. Sedangkan polip yang berukuran besar dapat membahayakan karena menyumbat saluran napas, mengganggu indera penciuman, serta bisa menimbulkan penyakit infeksi.

Siapa yang paling rentan terkena polip hidung?

Diperkirakan polip diderita sebanyak 4 hingga 40 persen dari total populasi. Polip bisa dialami oleh siapa saja namun dari hasil survei diketahui bahwa polip lebih banyak diderita laki-laki dibandingkan dengan perempuan dan pada kelompok dewasa yang berumur 40 tahun. Sementara anak-anak yang berumur 10 tahun atau pun kurang, sangat jarang mengalami hal tersebut. Beberapa obat dan terapi dapat membantu mengatasi polip yang muncul, tetapi terkadang polip akan muncul kembali meskipun terapi sudah berhasil dilakukan.

Apa ciri-ciri dan gejala polip hidung?

Penderita polip hidung biasanya juga mengalami peradangan pada lapisan hidung dan sinus yang sudah berlangsung lebih dari 12 minggu, atau kronis. Jika Anda memiliki polip dengan ukuran yang kecil mungkin tidak menimbulkan gejala. Tetapi bila polip tumbuh membesar maka dapat menimbulkan berbagai gejala seperti:

  • Hidung terus basah, seperti sedang pilek
  • Hidung terasa tersumbat terus-menerus
  • Tidak bisa mencium berbagai bau
  • Menurunkan kemampuan penciuman
  • Nyeri pada wajah
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada bagian gigi atas
  • Dahi terasa tertekan
  • Mendengkur
  • Bersin-bersin
  • Terasa gatal di bagian bawah mata

Kebanyakan orang yang memiliki polip mengalami pilek terus menerus disertai bersin. Sekitar 75% dari mereka juga mengalami penurunan kemampuan penciuman dan tidak bisa mencium bau. Terkadang muncul gejala alergi terhadap aspirin, namun hal ini jarang ditemukan. Polip hidung yang berkepanjangan dan tidak ditangani akan menyebabkan peradangan kronis pada hidung Anda.

Apa penyebab polip hidung?

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebab dari polip yang tumbuh di hidung. Para ahli juga tidak mengetahui dengan jelas apa yang menyebabkan peradangan kronis atau apa yang memicu tumbuhnya daging lunak pada lubang hidung. Peradangan yang terjadi terus menerus tersebut menghasilkan cairan yang diproduksi oleh lapisan lubang hidung. Cairan ini berupa lendir yang kemudian terkumpul sehingga menjadi polip.

Beberapa penelitian menyatakan bahwa polip terjadi pada orang yang memiliki respon sistem kekebalan tubuh yang berbeda jika dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki polip. Dalam beberapa kasus, orang yang memiliki polip, ternyata juga memiliki riwayat asma dan beberapa jenis alergi lainnya.

Apakah saya berisiko mengalami polip?

Walaupun tidak diketahui alasan dan penyebab dari pertumbuhan polip di hidung, tetapi para ahli menyatakan terdapat beberapa faktor risiko yang mungkin meningkatkan kemungkinan untuk memiliki polip di hidung, yaitu:

  • Asma, penyakit yang menyebabkan peradangan pada saluran napas
  • Sensitif terhadap aspirin juga dapat meningkatkan risiko untuk memiliki polip
  • Cystic fibrosis yaitu kelainan genetik yang menghasilkan lendir yang berlebihan dari hidung
  • Memiliki keluarga yang pernah mengalami atau memiliki polip di hidung.

Apa akibat yang akan timbul jika saya memiliki polip di hidung?

Polip hidung menyebabkan beberapa masalah dan gangguan kesehatan, seperti menyumbat saluran pernapasan karena berada di lubang hidung, menimbulkan infeksi sinus, sleep apnea yaitu gangguan pernapasan saat tidur.

Bagaimana caranya mencegah hal tersebut?

  • Menjaga kelembaban di rumah Anda dengan humidifier
  • Menjaga kebersihan, dengan cara mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dengan teratur dan sesering mungkin. Hal ini akan mencegah bakteri dan virus menempel pada tubuh.
  • Menghindari benda atau sesuatu hal yang menyebabkan alergi, seperti bahan kimia, debu, dan sebagainya.
  • Melakukan pengobatan untuk mengobati asma dan alergi, untuk mencegah peradangan yang lebih parah terjadi.
  • Membilas lubang hidung dengan obat khusus, hal ini akan membantu menurunkan risiko alergi dan iritasi pada lubang hidung.

Jika saya memiliki polip hidung, apa yang harus saya lakukan?

Bila Anda mengalami beberapa gejala yang telah disebutkan sebelumnya, lebih baik untuk memeriksakan diri ke dokter. Pengobatan untuk mengobati sinus biasanya dilakukan dengan pemberian obat yang bisa membuat polip mengecil bahkan hilang dan melakukan operasi pengangkatan polip.

BACA JUGA

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

    Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

    3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

    Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Monika Nanda
    Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

    7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

    Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

    Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

    Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    resep membuat bakwan

    4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

    Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
    panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

    Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
    diagnosis hiv

    Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020