Berbagai Penyebab Nyeri dan Sakit Pada Pangkal Paha

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017
Bagikan sekarang

Pangkal paha, alias paha bagian ujung atas, sering terasa nyeri dan sakit jika Anda melakukan banyak aktivitas pada tubuh. Kondisi ini sebetulnya umum disebut sebagai groin pain, biasa menyerang atlet dengan olahraga fokus pada bagian kaki. Lalu, apa penyebab utama pangkal paha sakit? Adakah cara untuk mencegah dan mengobatinya?

Mengenal groin pain atau nyeri pangkal paha

Groin pain atau kondisi nyeri pada pangkal paha, terjadi ketika paha bagian dalam (selangkangan) mendapat tekanan yang kuat. Akibatnya tidak jarang, dapat membuat otot-otot sekitar paha menjadi tegang atau bahkan robek.

Pangkal paha yang sakit ini, akan menyebabkan rasa sakit dan memengaruhi kemampuan Anda saat berjalan. Selain itu, dalam beberapa kasus, terdapat pula akibat dari risiko otot yang terlalu aktif, paha terbentur benda keras, atau karena terlalu berlebihan dalam beraktivitas yang juga bisa menjadi pemicu rasa sakit pada paha bagian atas.

Proses pengobatan paha yang sakit ini,awalnya harus melalui  diagnosis oleh dokter, yang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan melalui sinar X-ray guna mengecek kondisi tulang. Setelahnya, dokter bisa menyarankan pembedahan atau melakukan fisioterapi, tergantung pada kondisi sakit  yang Anda alami.

Penyebab pangkal paha sakit

Penyebab umum nyeri pangkal paha lainnya adalah hernia inguinalis. Hernia inguinalis terjadi saat jaringan internal bergerak melalui titik lemah pada otot pangkal paha. Hal ini bisa membuat adanya benjolan di daerah selangkangan yang menyebabkan rasa sakit. Sedangkan kondisi batu ginjal atau patah tulang juga bisa menyebabkan nyeri pada pangkal paha.  Ada beberapa faktor risiko umum yang dapat menyebabkan pangkal paha sakit:

  • Otot, tendon, atau ligamen yang “tertarik” saat berolahraga
  • Anda memiliki riwayat hernia atau memiliki kelemahan pada otot dinding perut
  • Mengalami cedera atau penyakit pada sendi panggul

Apabila Anda tidak memiliki faktor risiko di atas, bukan berarti Anda tidak akan mengalami gejala groin pain. Faktor-faktor di atas merupakan faktor umum yang biasa menyebabkan paha bagian atas terasa nyeri atau sakit. Anda tetap harus berdiskusi dengan dokter guna mendiagnosis masalah pada pangkal paha. Akan tetapi berbagai kondisi lain bisa terjadi, mengingat mengingat nyeri di pangkal paha bisa disebabkan oleh organ di sekitarnya. Kondisi tersebut bisa terjadi oleh beberapa penyebab, di antaranya:

Cara mencegah dan mengobati pangkal paha yang sakit (groin pain)

1. Pemanasan sebelum olahraga

Lakukan pemanasan dengan peregangan otot pangkal paha sebelum berolahraga. Peregangan dapat meningkatkan jangkauan gerak Anda dan mengurangi efek nyeri pada otot. 

2. Jangan diforsir

Tingkatkan intensitas dan gerakan olaraga secara bertahap. Kalau tubuh Anda sudah biasa dan terasa bugar, Anda bisa melakukan olahraga sesering mungkin dan  risiko cedera. Hindari mengangkat benda yang terlalu berat untuk Anad. Jangan memaksakan diri.

3. Jangan hanya olahraga sesekali saja

Cobalah berolahraga secara teratur dan jangan hanya pada akhir pekan saja. Jangan lupa gunakan teknik dan peralatan olahraga yang tepat. Berikut sebagai contoh:

  • Saat olahraga, pakai sepatu sesuai olahraga yang Anda lakukan. Menggunakan sepatu olahraga yang salah dapat memicu cidera pada bagian kaki dan paha Anda.
  • Banyak-banyaklah untuk minum air tiap hari guna mencegah otot terasa kram dan kaku.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

makan di luar rumah saat pandemi

Amankah Makan di Luar Rumah di Tengah Pandemi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020