Kelopak Mata Berkedut Tiba-tiba, Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 November 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pernah merasakan otot di kelopak mata bergerak secara berulang-ulang tanpa bisa dikendalikan? Kondisi ini dinamakan kedutan kelopak mata, yang bisa terjadi di kelopak mata bagian atas maupun bawah. Intensitas kedutannya biasanya tidak selalu sama, terkadang tergolong ringan tapi bisa juga cukup kuat sampai terasa mengganggu. Lantas, apa penyebabnya, ya?

Apa saja penyebab kedutan kelopak mata?

Kedutan pada kelopak mata cukup sulit untuk diprediksi. Terkadang hanya terjadi sesekali saja, selama beberapa hari, atau kambuh kembali setelah hilang beberapa minggu. Meski terasa cukup mengganggu, kelopak mata yang kedutan ini sebenarnya tidak berbahaya.

Berikut berbagai penyebab kelopak mata kedutan di atas maupun di bawah:

  • Konsumsi alkohol, kafein, dan merokok
  • Iritasi mata
  • Sensitivitas atau peka terhadap cahaya silau
  • Kelelahan
  • Stres
  • Aktivitas fisik berlebihan
  • Paparan angin
  • Alergi

Selain itu, ada beragam kondisi lain yang dapat mengakibatan kedutan kelopak mata, seperti:

  • Blepharitis (peradangan kelopak mata)
  • Abrasi kornea
  • Mata kering
  • Konjungtivitis
  • Entropion (kelopak mata ke dalam)
  • Glaukoma
  • Trikiasis (bulu mata tumbuh ke dalam)
  • Uveitis (peradangan di lapisan tengah mata)

Efek samping dari konsumsi obat-obatan juga bisa menjadi penyebab mengapa Anda kerap mengeluhkan kedutan pada kelopak mata. Khususnya obat untuk penyakit epilepsi dan psikosis.

Jika kedutan dirasa semakin memburuk dari hari ke hari, Anda mungkin mengalami blepharospasm. Berbeda dengan kedutan kelopak mata yang umum, blepharopasm ditandai saat kedutan pada mata sudah kronis dan sulit dikendalikan.

Kapan harus ke dokter?

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kedutan kelopak mata bukan merupakan kondisi yang membahayakan. Namun dalam beberapa kasus yang terbilang jarang, kedutan pada kelopak mata bisa menunjukkan adanya gangguan yang cukup serius pada otak dan sistem saraf.

Kondisi ini biasanya tidak terjadi sendiri, melainkan disertai dengan gejala lain. Segera temui dokter bila Anda mengalami kedutan kelopak mata yang disertai dengan satu atau beberapa gejala berikut ini:

  • Mata merah, bengkak, dan mengeluarkan kotoran yang tidak wajar
  • Kelopak mata bagian atas turun
  • Kelopak mata menutup setiap kali mata berkedut
  • Kedutan pada kelopak mata terus berlanjut selama beberapa minggu
  • Kedutan mulai memengaruhi bagian wajah lainnya
  • Mati rasa pada area mata atau wajah

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kelopak Mata Anda Kering? 4 Kondisi Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Kelopak mata terdiri dari lapisan kulit yang sangat tipis. Saat kulit ini kering, kelopak mata Anda dapat menjadi kasar hingga bersisik. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 Agustus 2019 . Waktu baca 3 menit

Bagaimana Membedakan Kedutan Mata Biasa dan Akibat Penyakit Saraf Mata?

Hampir semua orang pernah kedutan di mata. Meskipun normal terjadi, kedutan mata juga bisa menjadi tanda adanya penyakit pada saraf mata. Apa bedanya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 4 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Mata Seperti Melihat Kilatan Cahaya, Apa Sebabnya?

Pernahkah Anda merasakan seperti melihat kilatan cahaya di mata, padahal tidak ada benda apa pun yang membuat Anda silau? Kira-kira apa penyebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Penyebab Muncul Bintik-Bintik Cokelat (Freckles) di Mata, Plus Tanda-Tandanya

Freckles di kulit adalah hal yang biasa. Namun, bagaimana jika freckles juga ternyata muncul di mata? Yuk kenali penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 16 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
cara mengobati kalazion benjolan di mata

6 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
tangan terkena pemutih pakaian

Bagaimana Mengatasi Mata Perih yang Terkena Pemutih Baju?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit
mengatasi kelopak mata kering

3 Perawatan di Rumah yang Bisa Dicoba untuk Mengatasi Kelopak Mata Kering

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 17 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit