Tips Memilih Pelembap untuk Kulit Eksim

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 18 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Salah satu keluhan utama pada penderita eksim, yaitu kondisi kulit yang sangat kering. Kulit kering dapat menyebabkan eksim menjadi lebih parah dan peradangan pada kulit berpotensi untuk muncul. Untuk mengatasi kulit kering, penderita eksim memerlukan pelembap atau moisturizer yang tepat. Lalu, apa pelembap yang tepat untuk penderita kulit eksim?

Memilih pelembap untuk kulit eksim

Eksim atau dermatitis atopik adalah ketika timbul bercak-bercak kulit yang meradang, gatal, merah, dan kasar. Kondisi kulit ini bersifat jangka panjang dan kronis, serta belum ada obat untuk menyembuhkannya. Namun, dengan perawatan yang tepat, peradangan dan gatal dapat dicegah.

Salah satu cara yang bisa dilakukan dalam merawat kulit eksim adalah menjaga kelembapan kulit. Oleh karena itu, pelembap sangat dibutuhkan untuk penderita kulit jenis ini.

Namun, pelembap untuk kulit eksim pun tidak sama dengan jenis kulit lainnya. Salah menggunakan pelembap justru dapat membuat eksim semakin parah.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih pelembap untuk kulit eksim:

  • Cari pelembap krim atau salep

Pada umumnya, terdapat tiga jenis pelembap, yaitu lotion, krim, dan ointment atau salep. Tidak semua jenis pelembap dapat memberi kelembaban yang dibutuhkan untuk penderita eksim.

Pilihlah produk pelembap yang mengandung lebih banyak minyak. Semakin banyak minyak, maka semakin baik untuk mengatasi kulit kering pada penderita eksim.

Adapun dari ketiga jenis tersebut, pelembap berbentuk krim dan salep lebih banyak mengandung minyak, sehingga efektif untuk melembapkan kulit penderita eksim.

  • Pilih produk Hypoallergenic 

Untuk mengurangi risiko terjadinya iritasi atau peradangan pada kulit eksim, pilihlah produk yang bertuliskan HypoallergenicLabel hypoallergenic berarti produk tersebut cenderung menyebabkan lebih sedikit reaksi alergi dibandingkan dengan produk lainnya.

  • Cek kandungan pada label kemasan

Meski berlabel hypoallergenic, bukan berarti Anda sepenuhnya bebas dari reaksi alergi. Bila Anda memiliki alergi pada zat tertentu, ada baiknya Anda melihat kembali kandungan yang ada di dalamnya. Cek terlebih dahulu apakah pelembap tersebut mengandung suatu zat tertentu yang membuat alergi Anda kambuh, yang pada akhirnya dapat memperparah eksim Anda.

  • Hindari pelembap dengan pewangi

Sebelum membeli pelembap, pilihlah yang bertuliskan “Fragrance Free” atau bebas pewangi, “Perfume Free” atau bebas parfum, dan “Dye Free” atau bebas pewarna.

Selain itu, hindari pilih pelembap untuk kulit eksim yang bertuliskan “unscented” atau tidak beraroma. Biasanya meski produk tersebut tidak beraroma, tetapi masih mengandung sedikit zat pewangi.

Zat pewangi dan pewarna merupakan salah satu zat kimia yang dapat merusak kulit eksim. Bukannya menjadi lembap, kulit Anda justru bisa iritasi.

  • Pilih produk dengan bahan dasar dari tumbuhan

Bila zat kimia tertentu dapat merusak kulit eksim, maka pilihlah pelembap yang mengandung bahan-bahan alami dari tumbuhan. Bahan-bahan alami ini cenderung cocok pada kulit sensitif, termasuk pada eksim.

Pilih juga produk pelembab yang mengandung antiinflamasi untuk mencegah peradangan pada kulit Anda. Beberapa bahan alami yang bisa Anda pilih, seperti minyak rosehip, minyak zaitun, chamomile, minyak almond, minyak safflower, oatmeal, dan lainnya.

Cara menggunakan pelembap untuk kulit eksim

Saat menggunakan pelembab, ada beberapa hal perlu Anda perhatikan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut ini ketentuan menggunakan pelembap untuk kulit eksim.

  • Bila Anda membeli produk pelembap yang baru, cobalah terlebih dahulu produk tersebut. Usapkan sedikit di area bawah lengan atau di lipatan siku. Jangan cuci area tersebut selama 24-48 jam dan perhatikan apakah muncul reaksi alergi atau tidak.
  • Bila pelembap Anda menggunakan wadah berbentuk pot atau toples, jangan ambil langsung dengan tangan, tetapi pakai alat tertentu yang bersih sehingga pelembab Anda tidak menjadi kotor.
  • Oleskan pelembap secara tebal segera setelah mandi. Hal ini penting untuk mengunci kelembapan pada kulit Anda. Bila tidak segera, kulit Anda justru akan kering.
  • Gunakan juga pelembap setiap habis mencuci tangan atau bersentuhan dengan air.
  • Gosokkan secara lembut pelembap di tangan Anda, kemudian oleskan ke tubuh yang akan Anda lembapkan.
  • Hindari mengoleskan pelembap dengan gerakan ke atas ke bawah atau dalam lingkaran. Oleskan pelembap secara satu arah.
  • Pelembap akan sangat cepat terserap ke kulit. Jadi, meski terasa lengket, biarkan saja hingga pelembab tersebut menyerap ke kulit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Dermatitis pada Bayi dan Gejala yang Paling Umum Muncul

Bayi termasuk kelompok usia yang paling banyak mengalami dermatitis. Seperti apa gejala dermatitis pada bayi dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dermatologi, Health Centers 12 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Pilihan Obat dan Terapi untuk Mengatasi Eksim yang Kambuh

Peradangan oleh eksim bisa menyebabkan kulit menjadi kering atau luka terbuka yang basah. Apa saja jenis obat yang tepat untuk eksim kering dan basah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dermatologi, Health Centers 7 April 2020 . Waktu baca 8 menit

Macam-macam Dermatitis Menurut Penyebab dan Gejalanya

Peradangan kulit akibat dermatitis muncul dalam berbagai jenis. Bagaimana perbedaan gejala, penyebab, dan pengobatan macam-macam dermatitis?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dermatologi, Health Centers 7 April 2020 . Waktu baca 7 menit

4 Penyakit yang Menimbulkan Bentol Berair pada Kulit Bayi

Bentol berair pada kulit bayi tidak hanya terjadi akibat lecet saja. Namun, pada juga muncul akibat masalah kesehatan tertentu. Apa saja? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 14 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

moisturizer dulu atau sunscreen

Moisturizer Dulu Atau Sunscreen? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 14 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
ruam susu bayi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
bahan alami untuk mengusir kulit kepala gatal

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
Ciri-ciri dan gejala eksim

Kenali dan Waspadai Ciri-Ciri Eksim Berdasarkan Tahapan Penyakitnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 13 April 2020 . Waktu baca 7 menit