Seperti Apa Prosedur Operasi Hernia?

Oleh

Operasi hernia adalah tindakan medis yang dilakukan untuk mengobati penyakit hernia kronis yang tidak kunjung sembuh dalam waktu yang lama. Penyakit hernia sendiri merupakan penyakit yang terjadi ketika organ atau jaringan tubuh menonjol keluar dari dinding-dinding otot yang melindungi.

Pada keadaan yang normal, organ-organ tubuh – khususnya organ bagian perut – terlindungi oleh jaringan otot yang kuat. Namun pada seseorang yang mengalami hernia, jaringan otot tersebut melemah akibat berbagai hal, kemudian menyebabkan penyakit hernia.

Lalu bagaimana sebenarnya proses operasi hernia yang dilakukan? Bagaimana tahapan prosedurnya?

Operasi hernia dengan metode terbuka atau konvensional

Operasi hernia dengan cara operasi terbuka adalah metode yang paling sering dilakukan di Indonesia. Secara umum operasi terbuka untuk mengobati hernia dilakukan dengan cara menyayat bagian perut yang diperkirakan mengalami hernia kemudian mengembalikan posisi jaringan atau organ yang mencuat dari dinding otot. Dalam prosesnya, operasi terbuka ini terbagi menjadi dua jenis tahapan yaitu:

  • Herniorafi adalah operasi hernia yang dilakukan dengan cara mendorong jaringan atau organ yang mencuat ke posisi semula kemudian menjahit jaringan yang masih sehat dan kuat untuk menopang organ yang mengalami hernia tersebut.
  • Hernioplasti adalah operasi hernia yang juga bertujuan untuk mengembalikan posisi organ yang mencuat namun menutupnya dengan bahan sintetis – yang dapat menyatu dengan jaringan tubuh – yang kemudian dijahit bersama dengan jaringan tubuh yang masih sehat. Biasanya tindakan ini dilakukan jika hernia yang terjadi cukup parah.

Kebanyakan orang yang melakukan operasi terbuka biasanya bisa langsung pulang ke rumah di hari yang sama dan harus melewati waktu pemulihan sekitar 3 minggu. Untuk melakukan aktivitas fisik yang berat, Anda harus menunggu waktu pemulihan selama 6 minggu.

Operasi hernia dengan metode laparaskopi

Berbeda dengan proses operasi hernia terbuka, operasi dengan menggunakan metode laparaskopi hanya membutuhkan sayatan operasi yang kecil. Sayatan yang dilakukan dalam proses operasi ini bertujuan untuk memasukan udara ke dalam organ perut dan pipa kecil – disebut dengan laraskop. Namun sama seperti operasi terbuka, pasien akan dibius total agar tidak merasakan sakit saat dioperasi.

Pipa kecil atau laraskop disertai dengan kamera dan berfungsi untuk memperlihatkan kondisi jaringan yang mengalami hernia. Ketika dokter sudah menemukan bagian tubuh yang mengalami hernia, maka alat bedah kecil akan dimasukkn ke dalam sayatan lalu operasi untuk memperbaiki hernia pun dilakukan. Setelah operasi selesai maka sayatan akan ditutup dengan jahitan kecil.

Masa penyembuhan pasien yang melakukan operasi dengan laraskopi lebih cepat dibandingkan masa penyembuhan pada operasi terbuka. Dalam hal ini, masa pemulihan yang dibutuhkan hanya sekitar 1-2 minggu. Beberapa studi juga menyatakan bahwa prosedur operasi hernia dengan laraskopi menimbulkan rasa nyeri yang lebih sedikit daripada proses operasi terbuka.

Operasi hernia mana yang lebih efektif?

Dalam menentukan operasi mana yang akan dilakukan, maka hal ini tergantung dengan kondisi dan kebutuhan dari pasien yang menderita hernia. Masing-masing pasien yang mengalami hernia, mempunyai pengalaman serta ciri khas yang berbeda, karena itu penanganannya akan berbeda.

Penyakit hernia yang berjenis strangulata – kondisi organ terjepit suatu jaringan – akan menimbulkan gejala nyeri dan sakit yang parah, sehingga dianjurkan untuk melakukan operasi hernia terbuka. Selain itu, operasi terbuka juga disarankan bagi orang yang mengalami hernia inguinalis.

Sedangkan operasi hernia menggunakan laraskopi sebaiknya tidak dilakukan oleh pasien yang mengalami hernia strangulata, mempunyai penyakit kelainan darah, alergi dengan obat anestesi, sedang meminum obat anti penggumpalan darah, memiliki riwayat operasi di bagian perut atau panggul, wanita yang sedang hamil, atau pasien dengan hernia yang parah. Oleh karena itu, pasien harus melakukan pemeriksaan medis yang lengkap serta berdiskusi dengan dokter ahli untuk menentukan operasi hernia mana yang cocok dilakukan pada dirinya.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca