Berbagai Cara Mudah Mengatasi Saraf Kejepit, Tanpa Harus Operasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Saraf kejepit adalah salah satu kondisi saraf yang mendapat tekanan lebih di sekitar jaringannya. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit, kebas, kesemutan, dan lemah fisik. Banyak pendapat yang menyatakan bahwa keluhan saraf terjepit hanya dapat diatasi dengan operasi, tidak bisa hanya dengan obat saraf  kejepit.  Adakah cara lain yang bisa menjadi obat saraf kejepit?

Penyebab dan gejala saraf terjepit

Saraf terjepit adalah kondisi yang dapat terjadi di seluruh tubuh. Kondisi ini muncul saat disk hernia terjadi di tulang belakang Anda. Misalnya terjadi ketika adanya tekanan pada akar saraf, yang mana ini menyebabkan rasa sakit yang menyebar ke bagian belakang kaki Anda. Hal ini juga bisa terjadi pada tangan, yang mana bisa terasa sakit dan mati rasa di tangan dan jari.  Ini biasa disebut sebagai carpal tunnel syndrome.

Dengan istirahat dan perawatan lainnya,, kebanyakan orang bisa pulih dari kondisi saraf yang terjepit ini dalam kurun waktu beberapa hari atau minggu. Terkadang, pembedahan diperlukan untuk menghilangkan rasa sakit dari saraf yang terjepit.

Cara atau obat saraf kejepit

Minum obat pereda nyeri

Rasa nyeri merupakan rasa yang umum ketika Anda sedang mengalami kondisi saraf kejepit. Untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut, ada baiknya Anda konsumsi beberapa obat,yakni obat anti-inflamasi non steroid (OAINS).

Obat yang bisa Anda konsumsi antara lain ibuprofen dan naproxen, yang dapat membantu mengatasi peradangan atau rasa nyeri yang ditimbulkan oleh saraf yang terjepit tersebut. Obat anti-inflamasi lainnya bisa muncul seperti obat kortikosteroid. Obat ini, punya manfaat untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan yang terjadi.

Istirahat

Ketika mencari obat saraf kejepit, biasanya dokter akan menganjurkan Anda untuk menghentikan aktivitas yang menyebabkan atau memperparah nyeri saraf.

Namun, bergantung juga pada lokasi saraf mana yang terjepit, Anda mungkin memerlukan belat atau penjepit untuk melemaskan area tersebut. Sedangkan jika sebelumnya Anda memang memiliki carpal tunnel syndrome. Biasanya dokter Anda mungkin menyarankan untuk mengenakan belat di siang hari dan juga di malam hari karena pergelangan tangan akan melentur dan meluas saat Anda tertidur.

Melakukan terapi fisik

Seorang terapis fisik dapat mengajarkan latihan yang memperkuat dan meregangkan otot di area yang terkena dampak untuk mengurangi tekanan pada saraf.  Terapis mungkin juga akan merekomendasikan cara lain agar Anda tidak mengalami saraf yang terjepit lagi.

Operasi

Jika saraf terjepit tidak membaik setelah beberapa minggu sampai beberapa bulan dengan perawatan di atas,  dokter Anda mungkin merekomendasikan operasi untuk menekan saraf. Jenis operasi yang dilakukan juga tidak selalu sama, tergantung lokasi saraf terjepit.

Operasi saraf yang terjepit mungkin memerlukan pengambilan taji tulang atau bagian dari disk hernia di tulang belakang. Ini ditujukan untuk  memutuskan ligamen karpal untuk memungkinkan lebih banyak ruang agar saraf melewati pergelangan tangan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Saraf Kejepit yang Menyerang Lutut, Bisa Diatasi dengan 5 Cara Ini

Saraf kejepit bisa menyerang lutut Anda. Lantas, apa saja perawatan untuk meredakan gejala saraf kejepit di lutut? Baca selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 5 November 2019 . Waktu baca 3 menit

Atasi Gejala Saraf Kejepit di Leher yang Mengganggu dengan 5 Cara Ini

Mengatasi saraf kejepit di leher tidak hanya dengan minum obat. Yuk, tengok berbagai cara untuk mengatasi kondisi ini pada ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Tips Sehat 29 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Terbiasa Menggunakan Pakaian Ketat Ternyata Berbahaya bagi Kesehatan, Lho

Banyak orang yang tidak sadar bahwa bahaya dari penggunaan pakaian ketat dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mereka, apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 26 Agustus 2019 . Waktu baca 5 menit

Gaya Renang yang Aman untuk Penderita Saraf Kejepit

Penyakit saraf kejepit memang membatasi gerak tubuh. Namun, ada gaya renang yang cukup aman sehingga disarankan untuk penderita penyakit saraf kejepit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rehabilitasi medik

Mengenal Rehabilitasi Medik dan Berbagai Terapi di Dalamnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
saraf terjepit gairah seksual

Apakah Penyakit Saraf Terjepit Akan Mengurangi Gairah Seksual Penderitanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit
gejala saraf leher kejepit

Berbagai Gejala Saraf Leher Terjepit yang Mungkin Tidak Anda Sadari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 20 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
mengatasi saraf terjepit hamil

Jangan Biarkan Saraf Terjepit Mengganggu Kehamilan, Ini 5 Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18 November 2019 . Waktu baca 4 menit