Meski di Rumah Saja, Ini Pentingnya Minum yang Cukup Selama Puasa

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Di saat bulan puasa, tidak minum air dari fajar hingga terbenamnya matahari bisa menimbulkan risiko dehidrasi. Padahal, tubuh perlu terhidrasi, termasuk saat puasa dan di rumah saja. Untuk mencegah terjadinya dehidrasi, simak manfaat air putih dan pentingnya minum selama puasa berikut ini agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi.

Manfaat minum air putih selama puasa

Hampir seluruh bagian tubuh mengandalkan asupan air untuk berfungsi dengan baik. Karena itu, selama bulan puasa, Anda tetap harus minum air putih dalam jumlah yang cukup agar membantu tubuh tetap terhidrasi. Selain mengatasi haus, pentingnya air bagi tubuh adalah:

Di sisi lain, apabila tubuh mengeluarkan atau menggunakan lebih banyak air daripada yang diterima, dapat terjadi dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Dampak ringan dari dehidrasi adalah:

  • Kehausan
  • Mudah lelah
  • Konsentrasi menurun
  • Pusing
  • Mengurangi daya ingat 

Gejala-gejala dehidrasi di atas dapat mengganggu puasa dan aktivitas harian selama di rumah saja. Oleh karena itu, kebutuhan cairan tubuh harus tetap terpenuhi dengan baik dengan pola minum air yang baru selama menjalankan puasa saat Ramadan.

Anjuran minum selama puasa

Pada umumnya, yang dianjurkan adalah untuk minum sebelum merasa haus. Namun, hal ini tentu tidak dapat dilakukan saat berpuasa. Mengenai kebutuhan air yang harus dikonsumsi, tidak ada perbedaan ketika tidak berpuasa dan saat berpuasa. Minum 8 gelas air mineral sehari atau sebanyak 2 liter, akan menjaga tubuh dari kekurangan cairan. 

Pola minum air selama berpuasa dapat dilakukan pembagian 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas antara berbuka dan sahur, dan 2 gelas lagi saat sahur. Jangan lupa ajak keluarga Anda untuk mengikuti pola minum ini selama puasa Ramadan.

Selain itu, untuk membantu agar tidak lupa memenuhi kebutuhan air minum selama bulan puasa, ada beberapa tips sederhana yang bisa Anda ikuti, yakni:

Buat tujuan untuk minum 8 gelas per hari

Saat Ramadan,  jadikan minum 8 gelas per hari sebagai sebuah tujuan yang harus dipenuhi di malam hari. Ini cara mudah untuk membantu mengingatkan diri bahwa tubuh memerlukan cairan pengganti yang hilang dan agar tetap fit selama berpuasa.

Buat pengingat

Pengingat berfungsi untuk memastikan agar Anda tidak lupa minum di malam hari selama puasa. Pengingat dapat dibuat dengan menggunakan fitur jam pada handphone. Buat beberapa pengingat agar Anda tidak lupa untuk minum setelah berbuka hingga sahur usai.

Gelas atau botol minum yang mudah dijangkau

Ada baiknya Anda juga menyediakan air minum kemasan botol di tempat yang mudah terjangkau, seperti di ruang keluarga, di ruang kerja dan di kamar. Dengan begitu Anda akan tetap ingat dan kebutuhan air harian tercukupi dari waktu berbuka sampai sahur.

Pastikan juga stok air galon di rumah tetap terpenuhi. Pilih air minum berkualitas yang menyediakan layanan antar galon ke rumah, sehingga Anda tidak perlu meninggalkan rumah untuk mengganti galon yang habis.

Jenis air yang bisa dikonsumsi selama bulan puasa

Minum air putih membantu tubuh agar terhidrasi. Tak hanya itu, kandungan dan kualitas air juga penting untuk diperhatikan karena memengaruhi kesehatan tubuh secara umum.

Terdapat beberapa jenis air minum yang tersedia di pasaran, salah satunya air mineral. Faktanya mineral memang dibutuhkan oleh tubuh, namun tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.

Kita memperoleh mineral utamanya dari makanan, dan mengonsumsi air mineral dapat membantu mencukupi kebutuhan mineral bagi tubuh. Kandungan yang ada di dalam mineral juga memiliki banyak manfaat, seperti mendukung pembentukan sel dan enzim,mencegah karies gigi, serta membantu  memperbaiki sistem imunitas.

Pastikan air minum Anda di rumah adalah air mineral yang berkualitas baik. Tidak semua air itu sama, Anda perlu cek kembali kondisi sumber airnya dan bagaimana proses pengolahannya. Air mineral yang berasal dari sumber air alami, yang ekosistem di sekitarnya terlindungi, akan menjaga kekayaan dan kealamian mineralnya.

Proses pengolahan air harus terhindar dari sentuhan langsung tangan manusia, serta melewati serangkaian uji kualitas sebelum didistribusikan. Proses yang kompleks ini dilakukan untuk menjamin kualitas mineral alami dalam air tetap terjaga, hingga siap dikonsumsi oleh konsumen

Jangan tergoda pilih air minum hanya karena murah, ya. Untuk keluarga, pilih air mineral berkualitas, agar manfaat yang didapat lebih maksimal untuk kesehatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Menyiasati Jadwal Minum Obat saat Puasa Ramadan

    Puasa di bulan Ramadan wajib bagi umat muslim. Keharusan minum obat secara rutin bisa disiasati agar tetap bisa menjalankan puasa dengan tenang.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Hari Raya, Ramadan 19 April 2020 . Waktu baca 4 menit

    4 Dampak Luar Biasa Mineral bagi Tubuh

    Mineral bagi tubuh menuai dampak positif, seperti menjaga konsentrasi saat bekerja. Tapi ketahuilah cara memilih air mineral yang tepat untuk keluarga.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Konten Bersponsor
    dampak air mineral bagi tubuh
    Hidup Sehat, Tips Sehat 27 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

    Mengulik 5 Kandungan Mineral yang Istimewa untuk Tubuh

    Terdapat 5 kandungan mineral yang berkhasiat baik untuk tubuh, di antaranya kalsium, kalium, natrium, magnesium, dan selenium. Semua ini ada di air mineral.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Konten Bersponsor
    Hidup Sehat, Fakta Unik 27 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

    Perut Berbunyi Bikin Malu? Ini 5 Cara Mengatasinya

    Perut yang tahu-tahu bersuara saat suasana sedang hening tentu membuat Anda harus menahan malu. Ini dia tips mengatasi perut bunyi yang bisa Anda ikuti.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Hidup Sehat, Tips Sehat 22 Agustus 2019 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Konten Bersponsor
    menu takjil untuk anak

    Agar Tak Bosan di Rumah, Ini Menu Takjil yang Bisa Dimasak Bersama Si Kecil

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 21 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
    Konten Bersponsor
    Frekuensi sikat gigi saat puasa dan pemilihan pasta gigi yang tepat dapat menjaga kesegaran mulut dan meminimalisasi bau mulut saat puasa

    Agar Mulut Tak Bau, Haruskah Sikat Gigi Lebih Sering Selama Puasa?

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 13 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
    minuman isotonik saat puasa

    Perlukah Konsumsi Minuman Isotonik Saat Puasa?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 12 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
    lemas saat puasa

    4 Tips Mengatasi Lemas Saat Puasa yang Mudah Dilakukan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 6 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit