4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 06/03/2017
Bagikan sekarang

Sarang nyamuk, nyatanya dengan mudahnya bisa ditemukan di sekitar rumah Anda. Tanpa Anda sadari, nyamuk yang dapat berkembang biak dengan mudah akan menyebabkan masalah tersendiri bagi kesehatan, khususnya terserang demam berdarah.

Pernahkah Anda menyadari, kalau sarang nyamuk yang ada di dekat Anda ternyata difasilitasi oleh Anda? Seperti membiarkan terbuka wadah atau tempat berisi air yang mudah dibuat tempat bertelur, atau Anda malas merapikan baju yang menumpuk bergantung di belakang pintu. Hal-hal tersebut sebetulnya yang memancing nyamuk bersarang di lingkungan Anda. Yuk, simak beberapa cara mencegah sarang nyamuk menjadi berkembang biak di lingkungan Anda.

Hal yang wajib dilakukan untuk mencegah sarang nyamuk berkembang biak

1. Tutup dan musnahkan semua lubang yang terdapat air

Sifat nyamuk yang paling umum adalah, suka bertelur di genangan air yang bersih. Nah, yang paling mengkhawatirkan adalah, ketika di sekitar pekarangan rumah Anda terdapat nampan, kendi ataupun lubang-lubang di tanah yang berisi air. Hal tersebut merupakan surga bagi para nyamuk untuk berkembang biak.

Nyamuk akan lebih mudah berkembang biak ketika musim hujan, di mana tempat atau posisi cekung yang terisi air hujan yang jatuh menetes akan mudah dijadikan sarang bagi nyamuk-nyamuk. Untuk mencegahnya, jika Anda menemukan genangan air di tanah, segera timbun dan tutupi dengan tanah. Bila ada tempat atau nampan yang terisi air, silahkan tutup atau kosongkan air tersebut agar tidak menjadi sarang nyamuk.

2. Jangan suka menggantung baju atau menumpuk barang

Sarang nyamuk jika diperhatikan akan banyak ditemukan, dimana terdapat tumpukan baju atau barang-barang padat dalam jumlah banyak. Nyamuk sifatnya memang menyukai tempat yang lembab dan gelap. Bahkan jika Anda telah menyemprotkan cairan serangga, hal tersebut masih tidak akan menjangkau keseluruhan sela di lemari Anda.

Cara mencegah yang harus Anda lakukan adalah, hindari barang-barang atau baju berlebihan menumpuk jadi satu. Jika ingin dipakai, jangan lupa kebaskan dahulu baju tersebut. Biasakan menutup lemari, dan jauhkan barang-barang Anda yang menumpuk ke tempat yang agak jauh.

3. Potong dan bersihkan tanaman liar di pekarangan rumah Anda

Pekarangan yang ditumbuhi tanaman atau rumput hijau memang sedap dipandang. Tapi tahukah Anda, sarang nyamuk ternyata banyak berada di rumput lebat, panjang, dan tidak terawat? Seperti yang telah dibahas tadi, ketika hujan, tidak semua air terserap ke dalam tanah, kadang masih tersisa terbawa tanaman-tanaman yang tumbuh liar lainnya. Nah, dari situlah nyamuk akan bebas menelurkan ribuan anak untuk membuat penyakit kepada manusia.

Babat rata dan rapikan perkarangan atau tanaman liar di sekitar rumah, jangan lupa juga tutupi lubang-lubang sekitarnya, ratakan dengan tanah. Baiknya, Anda bisa menanam tanaman sepreti lavender, jeruk atau serai yang sekiranya dibenci oleh nyamuk.

4. Tutup jendela di malam hari dan bakar minyak atau alat pengusir nyamuk

Sarang nyamuk di rumah Anda, akan menjadikan nyamuk lebih mudah berkelana mencari makanan di rumah Anda. Coba lapisi celah atau lubang kecil di rumah Anda menggunakan kawat kasa halus, agar nyamuk tidak mudah masuk. Jangan lupa tutup jendela dan pintu di malam hari, karena nyamuk aktif pada malam hari.

Sebelum tidur, oleskan krim anti nyamuk pada tubuh Anda. Bila Anda memiliki bayi, tutup tempat tidur dengan alat penghalang nyamuk. Anda juga bisa membakar serai dan obat nyamuk sebelum tidur.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020